September 10, 2019

Sering Menggunakan Hand Sanitizer, Berbahaya atau Tidak?


handwashSering kali Anda berada di tempat yang tidak memungkinkan Anda menemukan wastafel untuk mencuci tangan. Anda pun dimudahkan dengan kehadiran hand sanitizer (pembersih tangan). Namun, apakah penggunaannya aman?

Dapat menyebabkan kekebalan terhadap bakteri

Sampai saat ini, tidak ada studi yang menyebutkan bahwa hand sanitizer maupun produk antimikroba lainnya adalah berbahaya. Namun, secara teori, produk tersebut mampu menyebabkan resistansi atau kekebalan terhadap bakteri tertentu jika digunakan terlalu sering dan berlebihan. Maka itu, selalu utamakan membersihkan tangan dengan mencucinya di wastafel, dibandingkan terus-menerus menggunakan hand sanitizer.

Kemampuan membunuh kuman

Salah satu kelebihan hand sanitizer terletak pada kemampuannya membunuh sel mikroba. Untuk virus, hand sanitizer mampu menghancurkan lapisan luar virus. Walaupun demikian, para ahli tetap menganjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air, terlebih jika Anda memiliki kotoran yang membekas dan menjejak di tangan Anda.

Bukan pilihan utama

Hal yang perlu diperhatikan adalah hand sanitizer tidak dapat menggantikan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air. Aktivitas mencuci tangan secara teratur masih menjadi salah satu cara efektif melawan keberadaan kuman penyebab penyakit di tangan. Bahkan, Anda disarankan wajib mencuci tangan dengan sabun dan air jika sudah menggunakan hand sanitizer sebanyak empat hingga lima kali.

Memilih produk yang tepat

Jika mencuci tangan dengan air dan sabun  memiliki aturan terbaiknya, begitu juga dalam memilih hand sanitizer. Pilihlah yang memiliki konsentrasi alkohol sebesar 60-90%, karena itu adalah komposisi efektif untuk membunuh dan mengurangi kuman, bakteri, dan virus di tangan Anda secara cepat dan mudah.

Efektif dalam kondisi tertentu

Bagaimanapun hand sanitizer tetap diperlukan dalam kondisi tertentu, terutama saat di rumah sakit dan tempat yang tidak memungkinkan Anda menemukan wastafel. Hand sanitizer dapat berperan jadi pembersih tangan utama dalam kondisi tersebut.

Membersihkan tangan, baik dengan cara mencuci di wastafel maupun menggunakan hand sanitizier adalah metode untuk menyingkirkan mikroba berbahaya dari tangan. Keduanya adalah aktivitas baik dalam mencegah pertumbuhan kuman penyebab penyakit. Namun, jangan lupa untuk bijak melakukannya, yaitu tahu kapan harus mengutamakan cuci tangan dengan air dan sabun, dan kapan menggunakan hand sanitizer.


Onne Myrna DB
Infection Control Specialist
Siloam Hospitals Group

Related News