March 28, 2019

Gangguan Kesehatan Akibat Duduk Terlalu Lama


resiko duduk lamaPernahkah Anda menghitung berapa lama atau berapa jam yang Anda habiskan dalam sehari untuk duduk? Bekerja menyelesaikan pekerjaan di depan komputer, menyetir kendaraan pribadi, menghabiskan waktunya berjam-jam dalam kemacetan di kendaraan umum, hingga menghabiskan waktu luang dengan duduk berlama-lama di depan televisi. Jika dihitung-hitung, waktu yang kita sediakan dalam sehari untuk aktivitas gerak bisa jadi sangat minim. Rutinitas sehari-hari tetap berjalan seperti biasa tanpa terpikir gangguan kesehatan yang sedang mengintai.

Duduk terlalu lama berjam-jam dapat berakibat buruk bagi kesehatan diri, apalagi jika kita jarang mengonsumsi makanan sehat dan kurang olahraga. Seperti apa gangguan kesehatan yang dapat menyerang seseorang karena duduk terlalu lama?

Berlama-lama duduk dapat memicu Anda untuk terus makan hingga tak sadar berat badan sudah bertambah banyak. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko obesitas atau berat badan berlebih, terlebih lagi jika Anda tidak mengimbanginya dengan olahraga teratur. 

Melemahnya otot juga merupakan gangguan kesehatan yang bisa datang akibat frekuensi duduk yang berlebihan. Aktivitas gerak seperti berdiri, berjalan, dan menggerakkan anggota tubuh bisa mengencangkan otot, terutama otot perut. Sebaliknya, selama duduk otot tak terpakai sehingga dapat melemah. Mobilitas otot pinggang pun dapat berkurang karena kaku akibat terlalu lama duduk dan terbatasnya gerak. 

Selanjutnya, duduk dengan waktu yang lama juga dapat mengakibatkan gangguan leher dan tulang belakang. Hal ini terjadi karena duduk terlalu lama menambah tekanan pada tulang belakang dan cakram yang menyusun tulang belakang. Selain itu, posisi duduk yang tidak benar juga dapat memperburuk kondisi ini.

Gangguan kaki juga dapat terjadi karena duduk terlalu lama menghambat sirkulasi darah di kaki. Kondisi ini menyebabkan darah berkumpul di sekitar pergelangan kaki, yang dapat berakibat pada bengkak pergelangan kaki, varises, dan bahkan gumpalan darah yang berbahaya. 

Asupan darah serta oksigen sangat minim didapatkan oleh otak saat Anda duduk, apalagi dalam waktu yang lama. Kondisi ini dapat berakibat pada penurunan kemampuan otak. Saat otak tidak mendapatkan kedua asupan di atas, fungsinya melambat sehingga Anda akan sulit untuk fokus dan merasa cepat lelah. 

Jika Anda termasuk orang yang banyak duduk terutama dalam pekerjaan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi gangguan kesehatan yang mungkin terjadi akibat duduk terlalu lama. Mulailah membiasakan diri melakukan gerakan atau aktivitas fisik ringan di sela-sela pekerjaan Anda, misalnya setiap beberapa jam beranjak dari tempat duduk untuk ke kamar kecil atau ke pantry untuk mengisi botol minum, berjalan di sekitar kantor sambil berinteraksi dengan rekan kerja, memilih menggunakan tangga dibandingkan lift agar tubuh aktif bergerak, dan melakukan peregangan tubuh setiap 2-3 jam sekali selama 5-10 menit.


Related News