Hubungan Investor

PT Siloam International Hospitals Tbk (“Perseroan”, “Siloam Hospitals”) mengoperasikan jaringan rumah sakit swasta terbesar di Indonesia.

Berawal dari PT Sentralindo Wirasta pada tahun 1996, Perseroan per 31 Desember 2019 mengelola dan mengoperasikan 37* rumah sakit terdiri dari 13 rumah sakit di Kawasan Jabodetabek dan 24 rumah sakit yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara. Dari 37 rumah sakit yang beroperasi, 26 rumah sakit di antaranya sudah melayani pasien BPJS Kesehatan (Program Asuransi Nasional), dan dalam waktu dekat akan semakin bertambah lebih banyak lagi.

Perseroan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada September 2013, sebagai PT Siloam International Hospitals Tbk dengan kode SILO.

Siloam Hospitals telah memperluas Centers of Excellence dengan mendirikan Parkinson’s & Movement Disorder Center di Rumah Sakit Umum Siloam Kebon Jeruk. Investasi berkelanjutan, baik dalam teknologi maupun staf medis, mendukung tujuan strategis untuk menawarkan rangkaian komprehensif layanan medis spesialis dan umum termasuk prosedur bedah yang kompleks, layanan laboratorium, layanan radiologi dan imaging, layanan diagnostik dan darurat. Pada akhir 2019, Siloam Hospitals memiliki 16 Cath Labs, 16 MRI, 37 CT-Scan, 1 Gamma Knife, 3 Akselerator Linier, dan 1 Cyclotron dalam suatu jaringan yang terintegrasi.

Siloam Hospitals Lippo Karawaci, Rumah Sakit Umum Siloam Kebon Jeruk, dan Rumah Sakit Umum Siloam Bali telah diakreditasi oleh Joint Commission International (JCI), sementara BIMC Nusa Dua diakreditasi oleh Australian Council on Healthcare Standards (ACHS). Lebih lanjut, Perseroan akan mensertifikasi lebih banyak rumah sakitnya di masa yang akan datang.

Pada akhir tahun 2019, Siloam Hospitals memiliki kapasitas 7.628 tempat tidur didukung oleh 3.184 dokter, di mana 2.533 diantaranya adalah spesialis, serta 7.660 perawat, teknisi kesehatan dan staff pendukung yang dapat menyediakan perawatan kesehatan berkualitas.