January 02, 2020

Ketahui Gejala Penyakit Jantung Koroner Beserta Pengobatannya

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan kondisi yang terjadi akibat adanya sumbatan pada pembuluh darah koroner (pembuluh yang berfungsi untuk memberi suplai darah ke otot jantung). Akibatnya, suplai darah menuju otot jantung akan berkurang atau yang paling parah, bisa berhenti. Jika sumbatan yang terjadi tidak diatasi sesegera mungkin, maka akan semakin banyak otot jantung yang mengalami kerusakan dan menyebabkan jantung tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan penanganan cepat dan tepat. 

Menurut penelitian, penyakit jantung koroner merupakan salah satu jenis penyakit jantung yang memiliki tingkat kematian tertinggi di dunia karena baik anak kecil hingga dewasa berisiko mengalami penyakit ini. Di Indonesia sendiri, terdapat sekitar 35% kematian yang disebabkan oleh penyakit ini dan 5-9% berusia diatas 20 tahun. 

Penyumbatan pembuluh darah juga bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti kolesterol tinggi, merokok, kegemukan, hipertensi hingga diabetes.

Gejala penyakit jantung koroner  
Setiap orang bisa mengalami penyakit jantung koroner, sehingga mengetahui gejala   penyakit ini sangat penting untuk mendeteksi sedini mungkin. Berikut gejala yang harus Anda waspadai:

1. Nyeri dada atau dada seperti tertindih 
Nyeri dada menjadi salah satu gejala yang paling umum terjadi pada penyakit jantung. Biasanya kondisi ini disebabkan oleh kurangnya asupan darah kaya oksigen ke otot jantung sehingga dada terasa berat atau seperti tertindih. Rasa nyeri pada dada biasanya terjadi dan sangat terasa ketika Anda sedang melakukan aktivitas, misalnya saat berolahraga serta saat Anda sedang mengalami stres emosional. 

2. Sesak napas
Jantung yang tidak berfungsi dengan baik, yakni memompa darah menuju paru-paru yang mengakibatkan Anda sulit bernapas. Tidak hanya itu, banyaknya cairan yang terdapat pada paru-paru akan membuat kondisi ini semakin parah, terlebih bila terjadi bersamaan dengan nyeri dada. 

3. Rasa mudah lelah
Mudah lelah merupakan efek yang ditimbulkan dari fungsi jantung yang tidak normal. Biasanya mudah lelah disertai dengan pusing terjadi akibat sirkulasi darah yang terganggu. 

4. Keringat dingin, mual, dan muntah
Saat pembuluh darah menyempit, secara tidak langsung otot-otot pada jantung akan kekurangan oksigen sehingga menyebabkan iskemia. Iskemia sendiri merupakan kondisi yang memicu terjadinya keringat secara berlebih serta mual dan muntah. 


Pemeriksaan penyakit jantung koroner 
1. Treadmill
Aktivitas fisik membuat jantung memompa lebih keras dan cepat. Oleh karena itu pemeriksaan treadmill dilakukan untuk mengetahui cara kerja jantung saat Anda melakukan aktivitas fisik, sehingga pemeriksaan treadmill sangat membantu untuk mengungkap adanya masalah aliran darah dalam jantung. 

2. Rekam Jantung (EKG)
Rekam jantung atau EKG (Ekokardiogram) merupakan salah satu pemeriksaan penyakit jantung koroner yang menggunakan alat gelombang suara. Dengan alat ini, biasanya dokter di Siloam Hospitals juga bisa mendeteksi penyakit jantung lainnya. 

3. CT Coronary Angiography
Jenis pemeriksaan yang menggunakan sinar-X ini dilakukan khusus untuk penyakit jantung koroner guna melihat pembuluh darah arteri. Dengan melakukan pemeriksaan jenis ini, dokter akan lebih mudah untuk mendiagnosis gangguan dan tingkat kerusakan pembuluh darah. 

4. Kateterisasi jantung untuk melihat secara pasti adanya sumbatan di pembuluh darah koroner. 

Untuk meminimalisir terjadinya penyakit jantung koroner, Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan jantung secara rutin. Anda bisa menghubungi call center 1-500-181 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran rawat jalan Siloam Hospitals.

dr. Nancy Virginia, Sp.JP
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah
Siloam Hospitals Bekasi Timur

Related News