January 11, 2021

Terapi Musik untuk Pemulihan Pasien Stroke

Pasien yang mengalami stroke menderita luka di otak yang memengaruhi kemampuan berbahasa dan gerak tubuh. Kondisi ini biasanya diperparah dengan komplikasi lain yang mengikuti, antara lain kelemahan dan kelumpuhan otot, kehilangan koordinasi tubuh, mudah marah, depresi, kebingungan, dan lainnya yang berakibat pada penurunan kualitas hidup.

Selain pengobatan medis secara umum, kondisi tersebut dapat dibantu penangananannya dengan terapi musik. Terapi musik yang dilakukan secara tepat oleh terapis musik ahli akan bermanfaat bagi pasien stroke, terutama dalam mengembangkan koordinasi gerak tubuh.

Manfaat Terapi Musik
Bagi pasien stroke, terapi musik memiliki sejumlah manfaat yang berkaitan dengan peningkatan gerak tubuh, antara lain:
- Meningkatkan kemampuan ingatan.
- Meningkatkan mood dan relaksasi.
- Menstimulasi otak dan koordinasi gerak tubuh.
- Membantu pengalihan rasa sakit atau nyeri yang dialami pasien.

Dalam banyak studi ditemukan bahwa fungsi otak dan motorik pasien stroke lebih meningkat ketika diberikan terapi musik dalam program rehabilitasi stroke. Tidak hanya itu, pasien stroke juga memiliki suasana hati dan konsentrasi lebih baik sehabis menerima terapi musik. Karenanya, hingga kini banyak fasilitas kesehatan yang telah memasukkan program terapi musik sebagai salah satu rencana pemulihan pasien stroke.

Peran Terapi Musik
Dalam prosesnya, biasanya terapis musik akan menerapkan sejumlah teknik terapi sesuai kondisi dan kebutuhan pasien stroke, khususnya dalam hal melatih dan meningkatkan gerak tubuh. Salah satunya adalah Rhythmic Auditory Stimulation (RAS) atau stimulasi pendengaran ritmik yang mengandalkan hubungan antara ritme dan gerakan akan membantu stimulasi otak dan gerakan tubuh pasien.

Cara tersebut akan membantu pasien stroke dalam peningkatan kognitifnya, seperti melatih memori, fokus, dan pemecahan masalah. Pasien stroke akan merespons musik dengan bernyanyi dan melakukan gerakan yang mendorong pemulihan komunikasi.

Selain itu, terapi musik yang memanfaatkan musik ritmis juga membantu pasien meningkatkan kontrol otot sehingga mendorong gerakan tubuh. Biasanya pasien akan diajak memainkan drum untuk melatihan gerak lengan atau berjalan mengikuti irama musik yang melatih otot.

Peran penting terapi musik bagi pasien stroke seperti yang diuraikan di atas telah terbukti secara ilmiah. Banyak penelitian yang menunjukkan hubungan positif antara kesejahteraan pasien stroke dan terapi musik, terutama bagi pasien pasca stroke.

Mereka yang menjalani terapi musik memiliki kontrol lebih baik terhadap perasaan depresi, gelisah, dan cemas dibanding yang tidak menerima terapi musik. Oleh karena itu, terapi musik banyak direkomendasikan bagi pasien stroke di tengah menjalani pengobatan medis secara umum. 

Layanan terapi musik telah tersedia di Siloam Hospitals Lippo Village. Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Siloam Hospitals Lippo Village, unit rehabilitasi medik lantai 1 lewat nomor telepon (021) 8064 6900.

Jessica Hariwijaya, S.Sn., NMT
Terapis musik
Siloam Hospitals Lippo Village
https://appointment.siloamhospitals.com/?md=sch

Related News