Rumah Sakit

4 Cara Kurangi Risiko Radang Tenggorokan

jantung

4 Cara Kurangi Risiko Radang Tenggorokan

4 Cara Kurangi Risiko Radang Tenggorokan - Rumah Sakit Siloam Hospitals

4 Cara Kurangi Risiko Radang Tenggorokan

Rumah Sakit

Wed, 25 Apr 2018

Gejala-gejala seperti sakit menelan, tenggorokan terasa kering, perih dan panas, malas makan, bahkan demam, merupakan tanda seseorang sedang terkena radang tenggorokan. Radang tenggorokan pada hakikatnya terjadi dari reaksi yang dikeluarkan oleh tenggorokan, sebagai akibat dari infeksi kuman (bakteri, virus, dan jamur) atau paparan zat-zat yang menyebabkan iritasi (contoh: asam lambung, alkohol, zat-zat korosif, dan lain-lain).

Radang tenggorkan yang umum menyerang biasanya disebut radang tenggorokan akut. Radang tenggorokan ini kalau ditangani dengan baik bisa sembuh dalam beberapa hari. Malah kadang kalau radangnya tidak terlalu berat dan tubuh kita mampu menyesuaikan diri untuk melawannya, bisa sembuh dengan sendirinya. Tapi, pada kasus radang tenggorokan berat dengan kerusakan yang luas, perlu waktu perawatan yang lebih lama.

Menurut dr. Emanuel Quadarusman, Sp.THT-KL dari Siloam Hospitals Makassar, pengobatan radang tenggorokan harus dilakukan berdasarkan penyebabnya. Jika disebabkan infeksi kuman, maka perlu diberi anti infeksi, menghindari penyebab iritasi, serta pengobatan suportif seperti anti nyeri dan anti radang. Namun, bila radang tenggorokan disebabkan oleh faktor lain, maka sebaiknya diobati berdasarkan penyebabnya.

Radang tenggorokan kronis berlangsung lebih lama daripada radang tenggorokan akut. Gejala-gejalanya sama dengan gejala-gejala radang tenggorokan akut, namun intensitas dan kualitasnya lebih ringan. Proses pengobatannya pun lebih lama, namun seberapa lamanya sangat bervariasi tergantung penyebabnya.

Biasanya radang tenggorokan kronis dipicu faktor-faktor lain diluar tenggorokan. Pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter THT sebenarnya sama saja dengan pemeriksaan pada kasus radang tenggorokan akut, hanya bedanya dokter akan melakukan pemeriksaan yang lebih luas untuk mencari faktor-faktor pemicunya, baik dari lingkungan sekitar maupun dari internal tubuh.

Untuk mengurangi risiko terkena radang tenggorokan, berikut merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu:

  1. Istirahat cukup, berolahraga, dan makan dengan menu makanan yang seimbang
  2. Menjaga higienitas makanan dan alat-alat makan
  3. Menghindari paparan lama dengan orang yang menderita radang tenggorokan
  4. Menghindari paparan dengan zat-zat yang mengiritasi dan menghilangkan sumber infeksi dengan cara mengobati penyakit-penyakit lain yang diderita (sakit lambung, sakit gigi, sinusitis, penyakit paru, dan lain-lain)

Secara umum, pengobatan radang tenggorokan seperti pemberian anti radang, anti nyeri, dan pengobatan suportif lainnya juga hampir sama. Namun, bila ada penyakit lain yang mendasari terjadinya radang tenggorokan kronis, maka penyakit tersebut juga harus diobati.

Cari tahu juga informasi dan tips kesehatan lainnya di media sosial kami.

Instagram: @siloamhospitals

Facebook Page: Siloam Hospitals

rumah sakit

unit gawat darurat

rumah sakit indonesia

rumah sakit terbesar

rumah sakit terbaik

rumah sakit kanker

rumah sakit jakarta

rumah sakit bagus

rumah sakit otak

rumah sakit jantung

jantung

penyakit jantung

perwatan jantung

gejala jantung

dokter jantung

tips sehat