Kesehatan Tubuh
Mengenal Retainer Gigi, Manfaat, Jenis, dan Cara Merawatnya

Table of Contents
Setelah pemakaian behel, biasanya dokter akan memberikan retainer gigi sebagai perawatan lanjutan untuk menjaga susunan gigi. Pemilihan retainer perlu dilakukan dengan tepat agar tetap nyaman digunakan sehari-hari. Selain itu, cara membersihkannya pun tidak boleh sembarangan.
Apabila berencana menggunakan retainer gigi, alangkah baiknya untuk menyimak penjelasan lebih lanjut tentang jenis-jenis, fungsi, dan perawatannya di bawah ini.
Apa itu Retainer Gigi?
Retainer gigi adalah alat yang digunakan sebagai perawatan lanjutan setelah pemakaian behel atau kawat gigi. Pada dasarnya, fungsi retainer gigi adalah menjaga susunan gigi yang telah diperbaiki dengan behel agar tidak berantakan kembali setelah behel dilepas.
Di samping itu, retainer juga membantu merapatkan gigi yang bercelah atau renggang, memperbaiki posisi dan bentuk rahang, serta membantu hentikan kebiasaan buruk yang tidak baik untuk kesehatan gigi, seperti gemeretak gigi.
Manfaat Retainer Gigi
Adapun beberapa manfaat penggunaan retainer setelah pelepasan behel gigi adalah sebagai berikut:
-
Menjaga gigi tetap sejajar. Perawatan kawat gigi membuat seluruh struktur gigi, mulai dari tulang, otot dan jaringan gusi perlu beradaptasi dengan posisi barunya. Tanpa adanya retainer, gigi yang sudah diluruskan sebelumnya berisiko miring atau bergeser lagi.
-
Melindungi gigi dari lidah. Ketika sedang makan atau berbicara, lidah dapat mengenai gigi yang masih perlu beradaptasi dengan posisi barunya. Tanpa adanya retainer, dorongan dari lidah tersebut dapat menyebabkan susunan gigi kembali bergeser.
-
Menghindari clenching, yaitu kondisi ketika rahang atas dan bawah saling menekan. Jika dilakukan terlalu sering, clenching dapat menyebabkan susunan gigi berantakan. Itulah sebabnya, dibutuhkan retainer setelah melepaskan behel.
Jenis-Jenis Retainer Gigi
Umumnya, retainer dibuat dengan bahan plastik atau logam yang dibuat secara khusus menyesuaikan bentuk mulut dan gigi masing-masing orang. Alat ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu yang bisa dilepas (removable) dan tidak bisa dilepas (permanen). Berikut masing-masing penjelasannya.
A. Permanen
Retainer permanen terbuat dari kawat yang disesuaikan bentuknya dengan susunan gigi yang sudah diperbaiki. Alat ini biasanya disarankan bagi anak kecil yang masih sulit mengikuti petunjuk pemakaian retainer, sehingga tidak perlu lepas pasang.
Kelebihannya, retainer permanen tidak terlihat, tidak memengaruhi pelafalan saat berbicara, tidak mudah hilang, serta tahan lama. Sayangnya, kawat ini dapat menyebabkan iritasi pada lidah.
Selain itu, pengguna juga perlu membersihkan retainer secara rutin. Pasalnya, alat ini dapat memicu penumpukan plak, sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit gusi bengkak.
B. Removable
Retainer removable adalah jenis retainer yang dapat dilepas pasang misalnya saat makan atau menggosok gigi. Berdasarkan bahannya, jenis retainer ini terbagi menjadi dua, yaitu plastik transparan dan Hawley.
Retainer plastik terbuat dari bahan plastik. Sedangkan retainer Hawley dibuat menggunakan kawat logam tipis dan akrilik. Retainer Hawley diketahui lebih awet dan dapat disesuaikan dengan kondisi gigi, namun penggunaannya dapat memengaruhi pelafalan saat berbicara, serta berisiko menyebabkan iritasi.
Sementara itu, retainer plastik transparan lebih nyaman dipakai karena bahannya yang lebih tipis, tidak memengaruhi pelafalan saat berbicara, dan tidak terlihat sebab warnanya transparan. Sayangnya, retainer ini tidak dapat diperbaiki jika terjadi retak dan bisa berubah bentuk ketika terkena suhu panas yang tinggi.
Secara umum, jenis retainer removable memang lebih fleksibel karena dapat dilepas pasang. Namun, di sisi lain, retainer ini membutuhkan kedisiplinan yang lebih tinggi dari penggunanya..
Prosedur Retainer Gigi
Prosedur pemasangan retainer permanen akan dilakukan oleh dokter. Sementara, untuk retainer yang bisa dilepas pasang (removable), biasanya dokter akan memberikan instruksi detail mengenai cara memakai dan melepaskannya.
Pada umumnya, cara menggunakan retainer gigi removable adalah sebagai berikut:
-
Pegang retainer dengan benar, yaitu memosisikan titik lengkung menghadap ke depan.
-
Pasang retainer secara perlahan, mulai dengan meletakkannya di atas deretan gigi.
-
Dorong retainer sesuai dengan tempatnya.
Berapa Lama Pemakaian Retainer Gigi?
Retainer digunakan setelah melepas kawat gigi. Pada umumnya, penggunaan alat ini memerlukan waktu sekitar 6–12 bulan. Namun, durasi tersebut mungkin akan disesuaikan lagi dengan kondisi gigi masing-masing orang, bisa lebih singkat atau lebih lama.
Jika menggunakan retainer permanen, maka tidak perlu dilepas pasang setiap harinya. Sementara, pemakaian retainer removable biasanya disarankan untuk memakainya selama 12–23 jam per hari.
Cara Merawat Retainer Gigi
Perawatan retainer gigi tidak boleh diabaikan, mengingat bahwa alat ini rentan menjadi tempat pertumbuhan bakteri, penumpukan plak, serta karang gigi. Cara membersihkan retainer gigi berbeda-beda, tergantung dari jenisnya.
Untuk retainer permanen, cara membersihkannya bisa menggunakan flossing atau benang gigi, seperti saat membersihkan sela-sela gigi. Sedangkan cara untuk membersihkan retainer removable adalah sebagai berikut:
-
Gunakan air hangat dan sabun berbahan ringan atau yang tidak mudah menyebabkan iritasi. Hindari menggunakan pasta gigi.
-
Untuk membersihkan bagian dalamnya, Anda bisa menggunakan sikat gigi berbulu lembut atau cotton bud.
-
Jika ada, gunakan larutan khusus yang diberikan oleh dokter gigi.
Sebagai upaya lebih lanjut terhadap perawatan retainer gigi atau perawatan gigi secara keseluruhan, Anda dapat mengunjungi Siloam Hospitals terdekat di kota Anda untuk melakukan pemeriksaan gigi secara rutin, setidaknya 6 bulan sekali dengan dokter spesialis gigi.
Selain itu, Siloam Hospitals juga menyediakan paket Medical Check Up Perawatan Gigi lainnya yang bisa dipilih sesuai kebutuhan Anda guna menjaga kesehatan gigi. Pemesanan paket Medical Check Up Perawatan Gigi dapat dilakukan secara mudah melalui aplikasi MySiloam. Mari unduh aplikasinya dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
drg. Besar Riyanto, SpKG
Kedokteran Gigi
Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
drg. Rudy, SpKG, SH, FISQua, FICD
Kedokteran Gigi
Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Mataram
Tersedia :
Tersedia hari ini







