Kesehatan Tubuh
Deteksi Kanker Prostat Lebih Akurat dengan Robotic Prostate Biopsy

Table of Contents
Berdasarkan data Global Cancer Statistics (2018), diperkirakan sebanyak 1,2 juta kasus dan 359.000 kematian di seluruh dunia diakibatkan oleh kanker prostat. Sementara di Indonesia, kanker prostat menempati urutan keempat sebagai penyakit dengan kasus cukup tinggi mencapai sekitar 25.012 penderita.
Karena kurangnya kepedulian masyarakat, sebagian besar pasien yang melakukan pengobatan di Indonesia telah memasuki stadium lanjut. Padahal kanker prostat yang ditangani sejak awal akan memiliki peluang sembuh lebih besar. Kanker prostat yang didiagnosis pada stadium awal melalui deteksi dini dapat memperbesar angka harapan hidup pasiennya selama 10 tahun atau di atas 90%. Maka itu, skrining rutin kanker prostat perlu ditingkatkan dan diinformasikan kepada masyarakat agar lebih peduli.
Deteksi Lebih Akurat dengan Robotic Prostate Biopsy
Saat ini telah tersedia robotic prostate biopsy yaitu metode pengambilan sampel jaringan prostat secara nonivasif yang lebih akurat dalam mendeteksi kanker prostat. Teknologi ini juga membantu dokter untuk mendapatkan sampel jaringan di bagian manapun di kelenjar prostat dengan tingkat presisi tinggi.
Dalam praktiknya, teknologi tersebut juga memiliki durasi lebih singkat dibandingkan biopsi tanpa robotik pada umumnya. Kondisi ini tentu berdampak baik terutama selama pandemi karena dapat mempersingkat waktu operasi sehingga kontak antara pasien dan tenaga medis di ruang tindakan menjadi minim.
Manfaat & Keunggulan Robotic Prostate Biopsy
Untuk mencapai keakuratan yang tinggi, teknologi robotic prostate biopsy ditunjang oleh sejumlah keunggulan antara lain:
- Gerakan pemindaian dapat membuat irisan gambar 2D yang terdistribusi secara merata untuk rekonstruksi 3D.
- Panduan jarum dapat secara otomatis disejajarkan pada target dan dikunci untuk biopsi.
- Deformasi prostat karena interaksi dengan probe dapat diminimalkan karena gerakan yang sama dapat digunakan untuk memindai dan menyelaraskan probe untuk biopsi.
Dengan keunggulan-keunggulan ini, robotic prostate biopsy dapat meningkatkan keakuratan pengambilan sampel dan angka deteksi diagnosis kanker prostat secara signifikan.
Oleh karena itu cocok direkomendasikan kepada pasien kanker prostat dengan kondisi tertentu seperti:
- Pasien kanker prostat dalam pengawasan aktif.
- Memiliki PSA (prostate specific antigen) tinggi dan DRE (digital rectal examination) normal.
- Riwayat biopsi prostat (tanpa robot) dengan hasil jinak tapi PSA tetap tinggi.
Itulah penjelasan seputar robotic prostate biopsy yang dapat mendeteksi kanker prostat lebih akurat. Apabila Anda atau orang terdekat membutuhkan bantuan profesional maka segeralah berkonsultasi dengan dokter di Siloam Hospitals terdekat.
Siloam Hospitals merupakan layanan kesehatan dengan standar berkualitas di Indonesia. Rumah sakit kami juga menyediakan berbagai paket medical check up untuk mendukung pemeriksaan kesehatan tubuh Anda. Karena itu, segera cek jadwal dokter terkait dan buat janji temu terlebih dahulu melalui fitur Cari Dokter.
Jika ingin melakukan konsultasi secara online dari rumah, Anda bisa menggunakan fitur yang tersedia di aplikasi MySiloam. Mari unduh aplikasinya dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
Prof. dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, SpU (K), FICRS, PhD
Urologi
Subspesialis Urologi Onkologi
Siloam Hospitals ASRI
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini







