Apa itu Lupus Nefritis? Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Apa itu Lupus Nefritis? Ketahui Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

02 Juni 2025 4 menit waktu baca
Kesehatan ginjal

Lupus nefritis (lupus nephritis) adalah salah satu jenis penyakit autoimun yang menyerang ginjal akibat dari systemic lupus erythematosus (SLE) atau lebih sering disebut lupus. Di mana sistem kekebalan tubuh menargetkan dan menyerang ginjal.

 

Kasus ini juga pernah dialami oleh penyanyi terkenal Selena Gomez, yang melakukan transplantasi ginjal di tahun 2017. Lantas, apa itu lupus nefritis? Bagaimana gejala dan pengobatannya? Mari simak dalam ulasan berikut ini.

 

Apa itu Lupus Nefritis?

 

Lupus, atau dalam istilah medis disebut dengan systemic lupus erythematosus (SLE) adalah salah satu jenis penyakit autoimun yang dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh, seperti kulit, sendi, ginjal, dan organ dalam lainnya. Lupus nefritis adalah salah satu komplikasi serius dari lupus yang berdampak pada ginjal.

 

Lupus nefritis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan ginjal. Di mana peradangan ini menyebabkan kerusakan pada glomerulus (pembuluh darah kecil dalam ginjal yang berfungsi menyaring darah). Jika dibiarkan tanpa pengobatan, lupus nefritis dapat menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal dan berakhir pada kondisi gagal ginjal.

 

Diketahui 60% pasien lupus dapat mengalami nefritis lupus. Di tahap awal, nefritis lupus menyebabkan inflamasi pada ginjal. Ketika peradangan terjadi, ginjal mengalami penurunan fungsi untuk penyaringan dan dapat menyebabkan protein keluar melalui urine.

 

Tubuh yang kekurangan protein dapat ditandai dengan bengkak pada wajah dan tungkai. Apabila tidak segera ditangani, nefritis lupus dapat berujung pada gagal ginjal.

 

Penyebab Lupus Nefritis

 

Belum diketahui secara pasti penyebab sistem imun menyerang sel-sel ginjal. Namun, terdapat beberapa faktor risiko yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami lupus nefritis, di antaranya:

 

Faktor genetik: Lupus nefritis dapat terjadi pada seseorang yang telah didiagnosis dengan lupus sistemik atau memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit lupus.

Jenis kelamin: Lupus sistemik lebih sering menyerang wanita, akan tetapi pria lebih sering mengalami lupus nefritis daripada wanita.

Usia: Lupus nefritis biasanya terjadi pada usia 20–40 tahun.

Etnis: Orang Afrika-Amerika, Asia, dan Latin memiliki risiko lebih tinggi terkena lupus nefritis.

Obesitas: Peradangan yang terjadi akibat obesitas dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami lupus nefritis.

Paparan zat kimia: Beberapa zat kimia, seperti logam berat, dapat merusak sel-sel ginjal dan meningkatkan risiko lupus nefritis.

 

Selain faktor di atas, aktivitas merokok juga diketahui dapat memicu respons inflamasi dan merusak sel-sel ginjal yang meningkatkan risiko penyakit lupus nefritis. Selain itu, orang dengan penyakit lupus sistemik yang tidak terkontrol juga berisiko lebih tinggi terkena penyakit ini.

 

Gejala Lupus Nefritis

 

Gejala yang dialami oleh seseorang dengan lupus nefritis bisa bervariasi, namun beberapa gejala yang umum terjadi mirip dengan gangguan ginjal, antara lain:

 

1. Perubahan Urine

 

Seseorang dengan lupus nefritis dapat mengalami penurunan jumlah urine, urine berwarna gelap, urine berbusa, rasa sakit saat buang air kecil, bahkan terdapat darah dalam urine (hematuria).

 

2. Pembengkakan

 

Seseorang dengan lupus nefritis dapat mengalami pembengkakan pada kaki, tangan, wajah, atau bagian tubuh lainnya akibat penumpukan cairan.

 

3. Tekanan Darah Tinggi

 

Lupus nefritis dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah (hipertensi) yang tidak terkontrol.

 

4. Nyeri di Area Ginjal

 

Seseorang dengan lupus nefritis dapat merasakan nyeri di area ginjal.

 

5. Merasa Lelah yang Berlebih

 

Seseorang dengan lupus nefritis dapat merasakan kelelahan yang berlebihan, bahkan setelah beristirahat yang cukup.

 

6. Mual dan Muntah

 

Seseorang dengan lupus nefritis dapat merasakan mual dan muntah akibat penumpukan racun dalam tubuh.

 

7. Kurang Nafsu Makan

 

Seseorang dengan lupus nefritis dapat mengalami kurang nafsu makan dan berat badan yang menurun.

 

8. Kulit dan Rambut yang Rapuh

 

Seseorang dengan lupus nefritis dapat mengalami kerontokan rambut dan kulit yang kering serta rapuh.

 

Diagnosis dan Pengobatan Nefritis Lupus

 

Dokter akan melakukan diagnosis lupus nephritis dengan melakukan wawancara riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan evaluasi gejala yang muncul. Untuk menegakkan diagnosis, diperlukan sejumlah pemeriksaan seperti tes urine, tes darah, tes pencitraan seperti USG, dan biopsi ginjal.

 

Pengobatan Lupus Nefritis

 

Hingga saat ini tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan lupus nefritis. Pengobatan dilakukan untuk meredakan gejala yang muncul, mencegah kekambuhan lupus, dan mencegah kerusakan pada fungsi ginjal.

 

Metode pengobatan yang digunakan pun akan sangat bergantung dari jenis dan tingkat keparahan yang diderita oleh pasien. Pengobatan tersebut meliputi perubahan pola makan dan pemberian obat-obatan untuk mengontrol tekanan darah.

 

Perubahan pola makan dilakukan dengan membatasi jumlah protein dan garam untuk membantu meningkatkan fungsi ginjal. Sementara itu obat tekanan darah diberikan untuk mencegah protein bocor dari ginjal ke dalam urine dan membantu pasien mencegah penumpukan cairan.

 

Komplikasi Lupus Nefritis

 

Komplikasi dari lupus nefritis dapat berujung pada penyakit gagal ginjal. Untuk pasien yang mengalami komplikasi gagal ginjal, pilihan pengobatan yang dapat dilakukan meliputi:

 

1. Hemodialisis

 

Hemodialisis dapat membantu menggantikan fungsi ginjal dengan mengeluarkan cairan dan limbah dari tubuh, menjaga keseimbangan yang tepat dari mineral dalam darah, dan mengatur tekanan darah dengan menyaring darah Anda melalui mesin.

 

2. Transplantasi Ginjal

 

Saat ginjal tidak lagi berfungsi, pasien lupus nefritis dapat menjalani prosedur transplantasi ginjal, yakni menempatkan ginjal yang sehat dari pendonor untuk mengganti ginjal penderita.

 

Itulah penjelasan mengenai penyakit lupus nefritis. Segera konsultasikan dengan dokter apabila Anda merasakan keluhan terkait kesehatan ginjal. Bila perlu, lakukan skrining fungsi ginjal secara rutin untuk memastikan ginjal bekerja optimal. Siloam Hospitals menyediakan pilihan paket skrining ginjal yang bisa Anda pesan dengan mudah.

 

Anda juga dapat mengunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dari dokter secara tepat. Atau gunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait.


Download juga aplikasi MySiloam untuk dapat mengakses semua fitur kesehatan yang Anda butuhkan dengan mudah dan cepat. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-dina-nilasari-phd-sppd-kgh

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Dina Nilasari, PhD, SpPD-KGH

Penyakit Dalam

Subspesialis Ginjal Hipertensi


Siloam Hospitals Kebon Jeruk

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Sabtu, 30 Mei 2026

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail