Manfaat Ring Jantung pada Pasien Penyakit Jantung Koroner
Kesehatan Tubuh

Manfaat Ring Jantung pada Pasien Penyakit Jantung Koroner

12 Agustus 2025 3 menit waktu baca
Manfaat Ring Jantung pada Pasien Penyakit Jantung Koroner

Pernah mendengar tentang kematian mendadak akibat serangan jantung? Ya, serangan jantung atau juga dikenal dengan penyakit jantung koroner sering kali disebut sebagai silent killer disease karena penderita tidak mempunyai gejala penyakit atau tanda bahaya sebelumnya, namun dapat secara tiba-tiba mengalami serangan jantung akut hingga mengalami kematian mendadak.

 

Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar tahun 2018, di Indonesia terdapat 1,5% atau 15 dari 1.000 penduduk Indonesia yang menderita penyakit jantung koroner. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 17,9 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular pada tahun 2019 atau mewakili 32% dari seluruh angka kematian global. Dari angka tersebut, 85% disebabkan oleh serangan jantung dan stroke.

 

Gejala Penyakit Jantung Koroner

 

Menangani serangan jantung seperti berpacu dengan waktu, harus segera ditangani. Prinsipnya adalah time is muscle. Setiap detik golden period yang terlewati berarti kerusakan otot jantung semakin terjadi dan harapan untuk kembali sehat dapat terlewatkan, bahkan bisa berakibat fatal yaitu kematian. Berikut beberapa gejala yang umum dirasakan saat seseorang mengalami serangan jantung koroner:

 

  • Rasa seperti tertekan benda berat di bagian dada kiri
  • Sakit hingga ke ulu hati
  • Napas pendek
  • Mual, muntah, keringat dingin, hingga hilang kesadaran (pada serangan lebih berat)

 

Saat serangan terjadi, pasien dalam waktu kurang dari dua jam setelah gejala awal sudah harus berada di rumah sakit dengan fasilitas khusus untuk pelayanan jantung.

 

Pemicu Penyakit Jantung Koroner

 

Fakta yang cukup mengkhawatirkan mengenai penderita penyakit jantung koroner adalah meningkatnya jumlah penderita usia produktif. Dulu, rata-rata usia pasien jantung koroner adalah 50–60 tahun tetapi sekarang mulai usia 40-an sudah banyak yang mengalaminya. Ironisnya, beberapa kali terdapat juga pasien yang baru berusia 30 tahun. Kondisi tersebut ditengarai oleh gaya hidup modern seperti, mengonsumsi makanan cepat saji yang tidak sehat, minum minuman beralkohol, dan merokok. Selain itu, tingginya tuntutan pekerjaan yang memicu stres dan kurang berolahraga juga bisa menjadi faktor penyebab penyakit jantung koroner.

 

Penanganan Penyakit Jantung Koroner dengan Pemasangan Ring Jantung

 

Tindakan kateterisasi jantung kian akrab di telinga seiring dengan makin seringnya prosedur tersebut dilakukan untuk mendiagnosis, mengevaluasi, ataupun sebagai penanganan gangguan pembuluh koroner jantung. Ditambah lagi, tingkat akurasi pemeriksaan dengan teknik minimal invasif (non-operasi) untuk mendiagnosis penyakit jantung koroner memiliki angka lebih tinggi dibandingkan dengan pemeriksaan lainnya. Selain itu, tindakan pemasangan stent atau Percutaneous Coronary Intervention (PCI) dan bedah bypass koroner (Coronary Artery Bypass Grafting atau CABG) mutlak harus berdasarkan hasil pemeriksaan kateterisasi jantung.

 

Pemasangan stent atau PCI banyak dikenal oleh masyarakat awam dengan istilah pemasangan ring jantung. Ring jantung terbuat dari campuran platinum kromium kobalt berbentuk tabung kecil seperti jaring kawat atau jala. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah ahli intervensi akan menempatkan ring secara permanen di dalam pembuluh darah koroner yang bermasalah. Umumnya, terdapat lapisan obat pada ring jantung yang berfungsi untuk mencegah terbentuknya jaringan parut pada pembuluh darah. Pemasangan ring jantung berfungsi untuk melancarkan aliran darah dan oksigen dengan cara memperbesar rongga pembuluh darah yang mengalami penyempitan atau penyumbatan. Perlu diketahui pula, pemasangan ring jantung tidak dilakukan pada semua pasien dengan penyakit jantung koroner.

 Stent jantung

 

Sebagai langkah untuk memberikan pelayanan jantung yang berkualitas, saat ini Siloam Hospitals Surabaya telah memiliki satu lagi alat kateterisasi generasi terbaru 7. Alat terbaru ini memiliki keunggulan antara lain pemberian dosis radiasi 30% lebih rendah, gambar yang lebih jelas sehingga mempermudah dokter melakukan tindakan dan patient safety meningkat. Siloam Hospitals Surabaya saat ini telah menjadi salah satu rumah sakit rujukan dari kota-kota di Jawa Timur dan Indonesia Timur untuk penanganan masalah jantung dan pembuluh darah. Hingga saat ini, lebih dari 1.800 pasien telah melakukn tindakan kateterisasi jantung di Siloam Hospitals Surabaya.

 

Selain kelengkapan fasilitas medis dan dokter spesialis, Siloam Hospitals juga menyediakan kemudahan akses secara online untuk melakukan pembelian paket-paket pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan dasar dan lanjutan untuk pasien jantung, booking jadwal konsultasi dokter spesialis pilihan, dan kebutuhan kesehatan lainnya. Anda dapat mengakses aplikasi MySiloam untuk kemudahan akses layanan kesehatan di Siloam Hospitals terdekat.

 

Digital Booking Radiologi

Dokter Kami
dr-dr-yudi-her-oktaviono-spjp-k-fiha-fica-fascc-fscai

Online & Kunjungi Rumah Sakit

Prof. Dr. dr. Yudi Her Oktaviono, SpJP, Subsp KI (K)

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Surabaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail