Kesehatan Tubuh
Lamanya Masa Penyembuhan Pascaoperasi Tulang Belakang

Table of Contents
Lamanya masa penyembuhan pascaoperasi tulang belakang dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah jenis operasi yang dilakukan. Selain itu, tingkat keparahan, usia, tingkat aktivitas, serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan juga turut memengaruhi proses penyembuhan pascaoperasi.
Jenis operasi tulang belakang yang tidak terlalu invasif, mungkin hanya memerlukan waktu beberapa minggu untuk sembuh, namun sebagian operasi lainnya yang lebih invasif biasanya membutuhkan waktu pemulihan lebih lama. Ketahui informasi selengkapnya tentang masa penyembuhan pascaoperasi tulang belakang melalui ulasan di bawah ini.
Masa Penyembuhan Pascaoperasi Tulang Belakang
Berapa lama pemulihan pascaoperasi tulang belakang? Pasien yang baru menjalani operasi tulang belakang biasanya akan diminta untuk meneruskan rawat inap di rumah sakit selama 1–3 hari setelah operasi agar memiliki waktu memulihkan diri sembari dokter melakukan pemantauan secara berkala untuk mengetahui kemungkinan munculnya efek samping atau komplikasi setelah operasi.
Selain itu, pasien juga akan menjalani fisioterapi (terapi fisik) dengan dokter rehabilitasi medik, fisioterapis, atau terapis okupasi selama di rumah sakit. Terapi ini bertujuan untuk membantu pasien melatih cara bergerak dan melakukan aktivitas sehari-hari dengan aman.
Namun, pada beberapa kondisi, seperti operasi yang lebih kompleks biasanya memerlukan waktu rawat inap lebih lama. Lebih lanjut lagi, berikut adalah penjelasan mengenai masa penyembuhan pascaoperasi tulang belakang berdasarkan jenisnya.
1. Discectomy
Discectomy atau disektomi adalah jenis operasi tulang belakang yang melibatkan pemotongan bagian cakram tulang belakang untuk memberikan ruang lebih bagi saraf tulang belakang. Dengan begitu, tekanan pada saraf tulang belakang dapat berkurang.
Masa penyembuhan setelah operasi tulang belakang ini umumnya membutuhkan waktu lebih singkat. Tiga hari setelah operasi, pasien disarankan untuk jalan dalam jarak yang pendek-pendek dan menghindari mengangkat beban atau duduk dalam waktu yang lama. Kebanyakan pasien membutuhkan waktu 2–3 minggu setelah operasi untuk melakukan aktivitas terbatas dan 6–8 minggu sesudah operasi untuk melakukan berbagai aktivitas lainnya.
2. Spinal Laminectomy atau Spinal Decompression
Selama prosedur laminektomi tulang belakang atau dekompresi tulang belakang, dokter akan mengangkat 1 bagian tulang belakang untuk meringankan tekanan pada saraf yang terdampak. Sebagian besar pasien membutuhkan waktu selama kurang lebih 4–6 minggu setelah prosedur laminektomi atau dekompresi untuk mendapatkan kembali kemampuan mobilitasnya.
Sedangkan, waktu yang diperlukan untuk pulih sepenuhnya adalah sekitar 12 minggu. Kendati begitu, masa pemulihan bisa lebih lama bila pasien menjalani dua prosedur sekaligus (laminektomi dan dekompresi).
3. Kyphoplasty dan Vertebroplasty
Pada prosedur kyphoplasty, dokter akan memasukkan dan mengembangkan balon untuk memperluas area tulang belakang yang mengalami kompresi atau penekanan ke tinggi normalnya sebelum menyuntikkan semen tulang ke dalam area fraktur pada vertebra tulang belakang untuk memperkuat tulang.
Sementara pada vertebroplasty, prosedurnya hanyalah memasukkan semen ke tulang belakang. Masa penyembuhan pascaoperasi tulang belakang ini biasanya membutuhkan waktu lebih singkat. Umumnya, sebagian besar pasien memerlukan waktu 2–3 minggu setelah operasi untuk mengembalikan fungsi tubuhnya dengan baik, namun diperlukan 4–6 minggu hingga benar-benar pulih sepenuhnya.
4. Nucleoplasty
Nucleoplasty adalah prosedur operasi tulang belakang minimal invasif yang dilakukan dengan mengangkat sebagian jaringan dari diskus yang mengalami herniasi (pergeseran) untuk mengurangi tekanan pada saraf agar tidak lagi menimbulkan rasa nyeri dan pasien bisa beraktivitas kembali.
Masa pemulihan operasi tulang belakang ini biasanya memerlukan waktu 2–3 minggu sampai pasien mendapatkan kembali fungsi tubuhnya. Namun, sampai pasien sembuh total, biasanya diperlukan waktu 12 minggu.
5. Spinal Fusion
Spinal fusion atau fusi tulang belakang biasanya dilakukan bila diskus tulang belakang sudah tidak bisa diselamatkan.Pada prosedur ini, dokter akan menggabungkan dua atau lebih tulang belakang untuk mencegah pergeseran di antara tulang sehingga tidak menyebabkan rasa nyeri. Salah satu cara untuk menggabungkan tulang-tulang tersebut adalah dengan menggunakan plat metal.
Dibandingkan dengan operasi tulang belakang lainnya, masa pemulihan setelah prosedur fusi tulang belakang membutuhkan waktu lebih lama, mungkin selama 6–8 minggu hingga pasien bisa kembali melakukan aktivitas sehari-hari, dan dibutuhkan waktu 6–12 bulan hingga pasien dapat menjalani aktivitas normal tanpa rasa sakit.
6. Artificial Disk Replacement
Ketika diskus tulang belakang mengalami kerusakan, maka dokter akan menggantinya dengan diskus sintetis ke dalam tulang belakang melalui prosedur pembedahan yang dikenal sebagai artificial disk replacement. Masa pemulihan operasi tulang belakang ini biasanya membutuhkan waktu 12 minggu atau lebih lama dan memerlukan waktu kurang lebih 6 bulan hingga pasien pulih total.
Perawatan Pascaoperasi Tulang Belakang
Sebelum menjalani operasi, dokter akan berdiskusi dengan pasien mengenai jenis, langkah-langkah prosedur, manfaat, tujuan, risiko, dan kemungkinan komplikasi dari operasi tersebut. Hasil dari diskusi tersebut bisa menjadi bagian dari perawatan yang harus dilakukan pasien setelah menjalani operasi tulang belakang untuk membantu mendukung proses pemulihan.
Secara umum, beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung masa penyembuhan pascaoperasi tulang belakang adalah sebagai berikut:
-
Menghentikan kebiasaan merokok.
-
Membatasi atau menghindari minuman beralkohol.
-
Menjaga berat badan ideal.
-
Istirahat yang cukup.
-
Mengikuti sesi terapi sesuai jadwal.
-
Sering berjalan santai. Pasalnya, pergerakan tubuh sangat penting dilakukan setelah seseorang menjalani operasi. Berjalan dapat membantu meningkatkan sirkulasi atau peredaran darah, mencegah efek samping atau komplikasi pascaoperasi, mengurangi nyeri otot, serta meningkatkan kekuatan tubuh.
-
Melakukan pemeriksaan jantung, paru-paru, dan pembuluh darah secara rutin.
Di samping itu, pasien juga disarankan untuk menghindari beberapa hal selama masa penyembuhan pascaoperasi tulang belakang. Hal tersebut, di antaranya:
-
Duduk terlalu lama. Bila diharuskan duduk dalam waktu lama, cobalah sesekali berjalan beberapa langkah untuk meningkatkan fleksibilitas dan mobilitas tubuh.
-
Mengangkat beban berat.
-
Berkendara.
-
Terlalu lama berada di dalam mobil. Bila diharuskan melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan mobil, usahakan keluar mobil setidaknya 30 menit sekali untuk berjalan santai selama beberapa menit lalu melanjutkan perjalanan kembali.
Selain menjalani perawatan pascaoperasi tulang belakang, pasien juga tetap harus mewaspadai munculnya efek samping, misalnya infeksi pada luka operasi. Bila merasakan gejala yang tidak biasa pada area operasi, segera kunjungi Dokter Spesialis Tulang (Ortopedi) di Siloam Hospitals.
Selain itu, untuk menunjang perawatan pascaoperasi tulang belakang di rumah, Siloam Hospitals juga menyediakan paket Coordinated Care - Homecare yang bisa Anda pesan melalui aplikasi MySiloam. Coordinated Care - Homecare merupakan paket pendampingan aktivitas sehari-hari di rumah oleh perawat, dengan mendapatkan pemantauan berkala dari dokter umum, serta konsultasi by call dengan dokter spesialis jika diperlukan.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Ambon
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Bagus Sasongko, SpBS, M.Kes, FN-TB, FINSS
Bedah Saraf
Spesialis Bedah Saraf
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Fisioterapi (1x kunjungan) - Homecare
Rehabilitasi Medis Homecare
Rp399.000
TERPOPULER
Fisioterapi (6x kunjungan) - Homecare
Rehabilitasi Medis Homecare
Rp3.300.000
TERPOPULER
Kunjungan Dokter Umum - Homecare
Kunjungan Dokter Umum
Rp650.000
TERPOPULER
Non Live In Coordinated Care Weekly (Advance) - Homecare
Coordinated Care
Rp25.000.000
Live In Coordinated Care Weekly (Advance) - Homecare
Coordinated Care
Rp27.500.000







