Kenali Golden Period pada Stroke, Waktu Penanganan Darurat
Kesehatan Tubuh

Kenali Golden Period pada Stroke, Waktu Penanganan Darurat

20 Januari 2026 3 menit waktu baca
Mengenal Golden Period pada Stroke, Waktu Penanganan Darurat

 

Stroke tergolong dalam kondisi medis darurat yang membutuhkan penanganan segera. Kondisi ini sangat berbahaya, namun peluang kesembuhan stroke dapat optimal jika tim medis bisa memanfaatkan golden period pada stroke sebaik mungkin, dengan memberikan penanganan yang tepat dan cepat. Lantas, apa yang dimaksud dengan golden period dalam penanganan stroke? Pahami lebih jauh dalam artikel di bawah ini.

 

Apa Itu Golden Period pada Stroke?

 

Stroke adalah kondisi ketika pembuluh darah di otak mengalami penyumbatan atau pecah. Akibatnya, suplai darah yang kaya oksigen dan nutrisi ke otak menjadi terhambat, sehingga otak tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

 

Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pergerakan, pendengaran, berbicara, makan, dan hampir seluruh proses vital tubuh. Itulah mengapa penanganan stroke selama golden period sangat penting untuk meminimalkan terjadinya gangguan-gangguan tersebut.

 

Meski stroke adalah salah satu penyakit yang cukup umum terjadi, banyak orang belum mengetahui istilah golden period dalam stroke. Padahal, momen ini cukup penting diperhatikan agar penderita bisa terhindar dari komplikasi lebih serius.

 

Dalam dunia medis, golden period pada stroke berlangsung pada 4,5 jam pertama dari gejala stroke muncul. Apabila pada rentang waktu tersebut penderita tidak mendapatkan penanganan, maka risiko kerusakan otak permanen akan meningkat.

 

Golden period adalah waktu yang tepat untuk mengurangi risiko cacat permanen hingga kematian pada penderita. Pasalnya, orang dengan serangan stroke memerlukan oksigen dan nutrisi secepatnya untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Bahkan, akibatnya akan sangat fatal meski hanya terlambat 1 detik saja.

 

Tindakan Tepat untuk Menangani Stroke

 

Golden period stroke adalah waktu yang sangat berharga bagi pasien. Hal ini dikarenakan penanganan stroke dalam rentang waktu 4,5 jam tersebut, risiko kematian dan cacat permanen dapat dikurangi. Peluang kesembuhannya pun semakin tinggi.

 

Apabila ingin hasil yang maksimal, tim medis perlu mengikuti standar penanganan internasional untuk serangan stroke, yaitu kurang dari 30 menit sejak serangan terjadi. Semakin cepat pemberian obat, maka semakin baik pula hasilnya bagi pasien.

 

Selama masa golden period pada stroke, pasien harus menerima obat stroke yang disuntikkan ke dalam tubuh. Apabila suntikan tersebut dinilai kurang efektif, maka dokter perlu melakukan trombektomi.

 

Trombektomi adalah terapi stroke yang dilakukan menggunakan prosedur kateterisasi pembuluh darah. Prosedur ini bertujuan mengeluarkan darah beku dari pembuluh darah otak yang tersumbat. Dengan begitu, aliran darah akan kembali lancar.

 

Terapi stroke ini biasanya membutuhkan waktu selama 60–90 menit. Trombektomi harus dilakukan dengan segera karena hasilnya tidak akan optimal jika sudah lewat 8–12 jam sejak serangan stroke pertama.

 

Trombektomi merupakan terapi yang efektif untuk penderita serangan stroke karena tidak memerlukan obat pengencer darah dosis tinggi. Dengan begitu, risiko perdarahan pada penderita stroke juga bisa diminimalkan.

 

Pertolongan Pertama pada Stroke

 

Untuk dapat melakukan pertolongan pertama pada stroke, Anda perlu memahami tanda-tanda dan gejalanya terlebih dahulu. Dalam dunia medis, gejala stroke dapat dikenali melalui metode FAST, berikut masing-masing penjelasannya:

 

  • Face (wajah) : Salah satu sisi wajah terlihat tidak simetris.

  • Arms (lengan): Salah satu lengan terasa mati rasa atau lemas. Apabila mengangkat tangan, salah satu di antaranya akan terlihat lebih turun dari lengan satunya.

  • Speech (bicara): Kemampuan berbicara menurun/pelo atau hilang.

  • Time (waktu): Jika seseorang mengalami ketiga tanda tersebut, maka diharapkan untuk segera mencari pertolongan medis.

 

Sementara itu, beberapa langkah yang dapat dilakukan pada pertolongan pertama gejala stroke adalah sebagai berikut:

 

  1. Memperhatikan gejala yang muncul berdasarkan FAST dan kondisi penyertalainnya, seperti pusing, penglihatan terganggu secara tiba-tiba, atau nyeri kepala yang hebat.

  2. Memeriksa pernapasan pasien dan minta pasien untuk mengatur pernapasan dengan baik.

  3. Memperbaiki posisi pasien. Jika memungkinkan, ubah posisi pasien menjadi berbaring atau membaringkan satu sisi tubuh dengan bagian kepala sedikit diangkat.

  4. Segera bawa pasien ke rumah sakit atau hubungi ambulans.

 

Itulah informasi seputar golden period pada stroke yang penting untuk diketahui. Penting untuk dipahami bahwa informasi di atas hanya ditujukan sebagai edukasi dan tidak dapat menggantikan saran medis dari dokter. 

 

Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala stroke, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Neurologi di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan sesuai. Penting diingat, kecepatan dalam mendapatkan perawatan medis juga berpengaruh besar terhadap tingkat pemulihan pasien.

 

Oleh karena itu, jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala stroke, segera hubungi emergensi stroke 1-500-911 untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Siloam Hospitals Group memiliki layanan Stroke Ready Hospitals yang siaga selama 24 jam untuk memberikan penanganan yang cepat dan tepat.

 

Stroke Ready Article Banner

message

ArticleDetail