Mengenal 4 Stadium Wasir dan Cara Mengobatinya
Kesehatan Tubuh

Mengenal 4 Stadium Wasir dan Cara Mengobatinya

20 Mei 2025 3 menit waktu baca
stadium wasir

Wasir adalah pembengkakan pembuluh darah di ujung usus besar (rektum) atau anus, yang berbentuk seperti benjolan. Sering disebut juga sebagai ambeien, wasir diklasifikasikan menjadi 4 tingkat berdasarkan tingkat keparahannya, yaitu stadium I–IV. Masing-masing stadium wasir memiliki gejala dan cara pengobatan yang berbeda. Mari simak lebih lanjut mengenai stadium wasir melalui ulasan di bawah ini.

 

Mengenal Stadium Wasir

 

Sebelumnya, perlu dipahami bahwa ada dua jenis wasir atau ambeien, yaitu wasir eksternal (terjadi di kulit sekitar anus) dan wasir internal (terjadi di bagian rektum). Klasifikasi stadium wasir ini digunakan untuk membagi derajat keparahan wasir internal. Stadium wasir internal diperkenalkan oleh John Cedric Goligher, sehingga memiliki nama lain klasifikasi Goligher.

 

Berikut adalah masing-masing penjelasan tentang tingkatan stadium wasir internal beserta gejala dan cara mengobatinya:

 

1. Wasir Stadium I

 

Wasir stadium I merupakan kondisi yang lebih ringan dibandingkan stadium lainnya. Stadium ini ditandai dengan keluarnya darah dari anus, namun benjolan masih di dalam anus. Terkadang,  darah keluar dari anus dengan sendirinya, dan tidak disertai rasa nyeri.

 

Seseorang dengan wasir stadium I dianjurkan untuk meningkatkan asupan serat dan air dalam pola makan sehari-hari, guna mencegah sembelit yang menyebabkan seseorang mengejan terlalu keras yang berakibat memperparah gejala wasir.

 

Di samping mengubah pola makan, pasien biasanya diberikan resep obat untuk mengurangi pembengkakan. Obat tersebut umumnya berbentuk oles atau dimasukkan ke dalam anus. Selain itu, dokter juga mungkin meresepkan obat antinyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen, untuk mengurangi nyeri pada pasien.

 

2. Wasir Stadium II

 

Pada wasir stadium II, gejala yang biasanya muncul adalah keluar darah dan benjolan dari anus saat mengejan. Namun, ketika penderita berhenti mengejan, benjolan tersebut akan langsung masuk kembali ke dalam anus dengan sendirinya.

 

Pengobatan untuk stadium ambeien ini biasanya dilakukan melalui prosedur tanpa operasi. Misalnya, perawatan rubber band ligation (RBL), yaitu prosedur yang dilakukan dengan mengikat benjolan di wasir menggunakan karet gelang khusus, untuk menghambat aliran darah ke wasir. Alhasil, wasir pun mengecil karena jaringannya mati, dan pada akhirnya lepas dari anus.

 

Alternatif lainnya adalah prosedur laser dengan sinar inframerah, agar jaringan wasir terbakar dan aliran darah ke wasir berkurang. Lalu, ada juga prosedur skleroterapi, yaitu penyuntikan cairan khusus pada area yang bengkak.

 

3. Wasir Stadium III

 

Pada stadium wasir ini, benjolan keluar dari anus tidak hanya saat penderita mengejan, tetapi juga saat penderita melakukan aktivitasnya sehari-hari. Di samping itu, benjolan wasir juga tidak dapat masuk dengan sendirinya, sehingga perlu didorong dengan jari. 

 

Untuk mengobati wasir stadium III, dokter biasanya dapat menyarankan prosedur operasi maupun tanpa operasi. Jika masih memungkinkan, dokter mungkin akan merencanakan prosedur seperti penanganan wasir stadium II. Namun, jika gejala sudah cukup berat, dokter dapat merencanakan prosedur operasi ambeien (hemoroidektomi), yaitu pemotongan jaringan wasir menggunakan pisau bedah.

 

Selain prosedur hemoroidektomi, dokter juga dapat menyarankan prosedur hemorrhoidopexy. Prosedur ini bertujuan untuk mengangkat jaringan wasir menggunakan alat khusus menyerupai staples sehingga dokter tidak perlu membuat sayatan. Prosedur hemorrhoidopexy menimbulkan nyeri yang lebih ringan, dan masa pemulihannya pun lebih cepat dibanding hemoroidektomi.

 

4. Wasir Stadium IV

 

Stadium wasir yang terakhir adalah stadium IV. Pada kondisi ini, benjolan wasir sudah keluar dari anus, dan tidak dapat dimasukkan meski sudah didorong menggunakan jari. Benjolan tersebut biasanya mengeluarkan darah, dan semakin membengkak seiring waktu. Pengobatan wasir stadium IV sama dengan wasir stadium III dengan gejala berat, yakni melalui operasi hemoroidektomi atau hemorrhoidopexy.

 

Jika Anda mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas, segera kunjungi dokter. Dalam hal ini, Anda dapat berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Bedah di Siloam Hospitals terdekat guna mendapatkan penanganan yang tepat.


Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mempermudah Anda dalam membuat janji temu dengan dokter terkait serta memeriksa riwayat kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-widjoyo-spb

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Widjoyo, SpB

Bedah Umum

Spesialis Bedah


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-roland-octavianus-karema-spb

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Roland Octavianus Karema, SpB

Bedah Umum

Spesialis Bedah


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ade-chandra-spb

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ade Chandra, SpB

Bedah Umum

Spesialis Bedah


Siloam Hospitals Denpasar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail