Mitos & Fakta Penyakit Lupus, Bisakah Disembuhkan?
Kesehatan Tubuh

Mitos & Fakta Penyakit Lupus, Bisakah Disembuhkan?

22 Januari 2026 4 menit waktu baca
fakta dan mitos penyakit lupus

Lupus adalah salah satu jenis penyakit autoimun yang sering menyerang wanita, bahkan di usia muda. Penyakit lupus disebabkan oleh kelainan pada sistem imun yang justru menyerang sel sehat dalam tubuh. Lantas, apakah lupus bisa sembuh? Hal ini sering kali menjadi pertanyaan banyak orang. Mari temukan jawabannya dalam ulasan seputar mitos dan fakta penyakit lupus di bawah ini.

 

Lupus Bisa Sembuh, Mitos atau Fakta?

 

Lupus adalah penyakit autoimun yang disebabkan oleh kelainan pada sistem imun tubuh. Normalnya, antibodi seharusnya melindungi tubuh dari serangan zat asing, seperti virus atau bakteri. Namun, pada penderita lupus, antibodi justru menyerang sel sehat sehingga menyebabkan reaksi peradangan.

 

Lantas, apakah lupus bisa disembuhkan? Anggapan bahwa lupus bisa sembuh merupakan sebuah mitos. Salah satu fakta penyakit lupus adalah penyakit ini tidak dapat disembuhkan secara total. Dengan kata lain, penderitanya harus hidup berdampingan dengan lupus seumur hidup.

 

Namun, apakah lupus menular? Lupus bukanlah penyakit menular, sehingga penderitanya tidak bisa menularkan lupus melalui kontak fisik secara langsung atau hal lainnya. Akan tetapi, penyakit ini bisa diturunkan dari keluarga, jadi tetap perlu diwaspadai.

 

Meski lupus adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan, dokter biasanya akan melakukan perawatan untuk mengurangi risiko kambuhnya gejala lupus. Berikut adalah beberapa pengobatan atau perawatan yang dapat dilakukan:

 

  • Mengurangi risiko kerusakan organ dan masalah lain yang mungkin terjadi.
  • Mengurangi risiko nyeri dan pembengkakan karena peradangan.
  • Menekan kerja sistem imun tubuh.
  • Menghindari komplikasi yang bisa terjadi.
  • Mengonsumsi obat antinyeri dan antiinflamasi sesuai anjuran dokter.

 

Selain itu, penderita lupus juga dianjurkan untuk menerapkan gaya hidup sehat, seperti mengatasi stres dengan tepat, rutin berolahraga, menghindari paparan sinar matahari secara langsung, menjaga pola makan sehat, dan rutin mengonsumsi obat dari dokter.

 

Fakta Penyakit Lupus Lainnya

 

Setelah mengetahui salah satu fakta penyakit lupus bahwa kondisi ini tidak dapat disembuhkan, ada beberapa fakta lain yang sekiranya perlu Anda ketahui. Berikut penjelasan lengkapnya.

 

1. Terbagi Menjadi Beberapa Jenis

 

Gejala penyakit lupus berbeda-beda, tergantung dari jenisnya. Hal ini membuat lupus sulit dikenali sejak dini, sehingga banyak pengidap yang tidak menyadarinya. Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis penyakit lupus.

 

SLE (Systemic Lupus Erythematosus)

 

SLE merupakan jenis penyakit lupus yang paling umum terjadi. Kondisi ini dapat memengaruhi berbagai organ tubuh, meliputi kulit, sendi, sistem saraf, jantung, paru-paru, hingga ginjal. Sejumlah gejala SLE di antaranya ruam pada kulit, peradangan sendi, pembengkakan di kaki dan sekitar mata, serta kelelahan.

 

Lupus Neonatus

 

Lupus neonatus adalah jenis lupus yang terjadi pada bayi baru lahir. Kondisi ini cukup jarang terjadi, biasanya disebabkan oleh ibu yang memiliki antibodi autoimun tertentu kemudian disalurkan pada bayi melalui plasenta.

 

Lupus Kulit

 

Gejala utama lupus kulit adalah kemunculan ruam atau luka pada kulit yang sering terpapar sinar matahari, seperti wajah, telinga, leher, dan kaki.

 

Lupus Induksi Obat

 

Lupus induksi obat atau Drug Induced Lupus Erythematosus (DILE) disebabkan oleh penggunaan obat-obatan dalam jangka panjang. Sejumlah obat yang dapat memicu DILE di antaranya obat hipertensi, antimikroba, dan antikonvulsan (antikejang). Kondisi ini biasanya akan mereda setelah penghentian obat.

 

2. Banyak Terjadi pada Wanita

 

Salah satu fakta penyakit lupus adalah penyakit ini lebih sering menyerang wanita, bahkan risikonya 10 kali lipat lebih besar dibandingkan pria. Penyakit ini juga lebih banyak ditemukan pada kelompok usia 18–45 tahun. Meski begitu, anak-anak dan lansia tetap berisiko terkena lupus.

 

3. Sulit Didiagnosis Lebih Awal

 

Fakta penyakit lupus berikutnya adalah dikenal sebagai penyakit seribu wajah. Hal ini dikarenakan gejala lupus cenderung mirip dengan berbagai penyakit lainnya, sehingga membuat kondisi ini sulit untuk didiagnosis. Akibatnya, penanganan lupus sering kali menjadi terlambat.

 

4. Belum Diketahui Penyebabnya

 

Hingga kini, belum diketahui secara pasti apa penyebab lupus. Namun, terdapat dugaan bahwa lupus dapat dipengaruhi oleh faktor genetik. Selain itu, beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan lupus adalah paparan sinar matahari serta penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang.

 

5. Pengidap Lupus Bisa Menjalani Hidup Normal

 

Meski tidak bisa disembuhkan, salah satu fakta penyakit lupus adalah pengidapnya tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal. Meski begitu, diperlukan pemantauan secara berkala dan pengobatan rutin. Hambatan terbesar bagi penderita lupus justru dari diri sendiri, penyakit ini akan semakin parah jika penderitanya tidak memiliki harapan dan semangat.

 

6. Diperingati Setiap Tanggal 10 Mei

 

Hari Lupus Sedunia diperingati setiap tanggal 10 Mei. Mengingat kesadaran akan lupus masih rendah, diharapkan dengan diperingatinya hari tersebut dapat meningkatkan kesadaran setiap orang terhadap penyakit lupus. Pada tahun 2022, Lupus World Day mengangkat tema “Make Lupus Visible”. Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, lupus cenderung membuat penderitanya terlihat baik-baik saja dari luar, namun melemahkannya dari dalam.

 

Itulah penjelasan seputar mitos dan fakta penyakit lupus yang perlu Anda ketahui. Penyakit ini memang tidak bisa disembuhkan, namun dengan perawatan yang tepat, penderita dapat menjalani kehidupan dengan normal.


Apabila Anda memiliki keluhan terkait gejala lupus atau penyakit autoimun lainnya, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapat diagnosis dan penanganan yang tepat dari dokter. Gunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, atau buat janji dengan dokter terkait. Anda juga dapat menggunakan aplikasi MySiloam untuk berkonsultasi dengan dokter secara online. Mari jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 5

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail