Kecantikan
Manfaat dan Efek Samping Perawatan Wajah Filler dan Botox

Table of Contents
Terdapat beragam cara untuk mempercantik wajah, salah satu di antaranya melalui prosedur filler dan botox. Kedua cara ini termasuk perawatan kecantikan yang tidak melibatkan operasi karena diberikan melalui suntikan.
Sekilas, filler dan botox tampak mirip. Padahal keduanya memiliki sejumlah perbedaan baik dari sisi manfaat, ketahanan, efek samping, dan cara kerjanya. Kenali lebih dalam perbedaan filler dan botox agar tidak salah pilih perawatan.
Manfaat dan Tujuan Perawatan Wajah Filler dan Botox
Botox biasanya dipilih untuk mengatasi kerutan yang muncul akibat ekspresi wajah sehari-hari, seperti tersenyum, marah, dan mengernyit. Sementara itu, perawatan filler lebih condong untuk menambah volume pada bawah bibir, kantung mata bawah, pelipis, dan pipi yang berkurang volumenya akibat proses penuaan.
Prosedur Tindakan Filler dan Botox
Cara kerja botox adalah mengurangi aktivitas saraf dalam otot dan menjadikannya lebih rileks. Hal ini akan membuat permukaan kulit jadi lebih halus dan kencang. Dalam prosedur ini, botox memanfaatkan protein dari bakteri Clostridium Botolinum yang dimasukkan ke dalam kulit melalui suntikan.
Berbeda dengan filler yang cara kerjanya adalah mengisi jaringan lunak di bawah permukaan kulit untuk menambah volume pada bagian wajah tertentu. Bahan filler yang umumnya digunakan antara lain asam hialuronat dan kalsium hidroksilapatite. Semua bahan ini aman digunakan karena telah melewati pemeriksaan dan pengujian oleh US Food and Drugs Administration.
Ketahanan Filler dan Botox
Hasil dari suntik botox dapat bertahan selama 3-4 bulan lamanya setelah perawatan. Maka itu, jika ingin mempertahankan hasilnya lebih lama, disarankan melakukan suntikan ulang sesuai anjuran dokter.
Sementara filler, hasilnya tergantung dari bahan yang digunakan. Namun biasanya memiliki daya tahan lebih lama dibanding botox, sekitar 4 bulan hingga 2 tahun. Walau begitu, filler tetap membutuhkan perawatan lanjutan untuk mempertahankan hasil lebih lama dan maksimal.
Efek Samping Filler dan Botox
Efek samping yang dapat muncul setelah suntik botox ataupun filler relatif ringan apabila dilakukan oleh dokter yang berkompetensi di bidangnya. Botox dapat menimbulkan dampak seperti memar pada kulit yang disuntik, reaksi alergi ataupun sakit kepala ringan. Filler juga dapat menyebabkan reaksi alergi, memar dan nyeri di area yang disuntikkan.
Itulah beberapa perbedaan filler dan botox yang bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum melakukannya. Jika Anda atau orang terdekat membutuhkan bantuan profesional, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Siloam Hospital terdekat sebelum melakukan tindakan agar prosedur dapat berjalan aman dan sehat.
Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan di Siloam Hospitals. Fitur tersebut telah dilengkapi dengan informasi mengenai jadwal dokter dan pembuatan janji temu dengan dokter terkait.
Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan secara mudah dan cepat. Segera miliki aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Grace Waworuntu, MKed(DV), Sp.D.V.E, FINSDV
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Tersedia :
Sabtu, 30 Mei 2026
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Armina Haramaini, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini






