Terapi Radiasi, Ini Persiapan Sebelum dan Sesudah Perawatannya
Kesehatan Tubuh

Terapi Radiasi, Ini Persiapan Sebelum dan Sesudah Perawatannya

28 Mei 2025 4 menit waktu baca
Persiapan dan perawatan terapi radiasi

Table of Contents

Saat ini penanganan kanker dapat dilakukan dengan berbagai pilihan pengobatan, salah satunya adalah dengan radioterapi atau terapi radiasi. Selain sebagai pengobatan utama, terapi radiasi kerap dipilih sebagai alternatif ketika kasus kanker tidak dapat ditangani dengan kemoterapi dan operasi.

 

Yuk, simak apa saja yang harus dipersiapkan sebelum dan sesudah perawatan oleh pasien radioterapi berikut ini.

 

Persiapan Sebelum Menjalani Radioterapi

 

Sebelum menjalani radioterapi kanker, pasien perlu memahami efek jangka pendek dan jangka panjang yang akan dialami. Efek terapi radiasi akan bergantung pada bagian organ atau area yang terjangkit kanker dan jumlah sesi terapi yang diperlukan.

 

Persiapan Fisik

 

Persiapan fisik yang perlu dilakukan oleh pasien antara lain sebagai berikut.

 

  1. Menghentikan kebiasaan merokok.
  2. Mengonsumsi makanan bergizi dan nutrisi seimbang.
  3. Menghindari pekerjaan berat.
  4. Meluangkan waktu untuk beristirahat.
  5. Melakukan olahraga ringan secara rutin.
  6. Menghindari paparan sinar matahari jangka panjang secara langsung.
  7. Menginformasikan pada dokter apabila terdapat alat medis seperti alat pacu jantung maupun implan logam lainnya yang tertanam dalam tubuh.

 

Persiapan Medis

 

Sebelum jadwal terapi radiasi ditentukan, pasien akan melalui serangkaian prosedur untuk memastikan setiap prosesnya berjalan dengan lancar dan akurat. Persiapan tersebut meliputi:

 

1. Konsultasi dengan Multidisciplinary Team

 

Pasien perlu melakukan konsultasi dengan dokter onkologi radiasi untuk mendapatkan penjelasan prosedur dan tinjauan kondisi klinis. Dalam konsultasi ini akan ditentukan penentuan perawatan pasien bersama dengan spesialis kanker lainnya.

 

2. Mencetak Molding untuk Imobilisasi

 

Sebelum proses radioterapi dilakukan, pasien akan mendapatkan molding yang dicetak khusus untuk pasien tersebut. Molding akan berguna dalam membantu imobilisasi agar tembakan sinar radiasi selalu akurat.

 

3. Pemetaan Radiasi (CT Simulation)

 

Pemetaan radiasi merupakan prosedur pemindaian yang dilakukan untuk memastikan akurasi dan presisi perawatan radioterapi.

 

Pasien akan diminta untuk berbaring di meja terapi radiasi, dan mesin akan diarahkan untuk menandai area tubuh yang akan diberi sinar radiasi.

 

4. Perencanaan Radioterapi

 

Perencanaan perawatan akan dikembangkan oleh dokter onkologi radiasi dan fisikawan medis yang dikombinasikan dengan program terkini.

 

Persiapan Akomodasi

 

Selain melakukan persiapan fisik dan medis, pasien juga perlu mempersiapkan akomodasi selama terapi radiasi dilaksanakan. Terutama apabila pasien berasal dari luar kota. Karena itu pasien dan keluarga perlu mempertimbangkan lokasi yang dekat dengan pusat pelayanan radioterapi, dan transportasi yang dapat mengantar pasien.

 

Hal ini dimaksudkan agar pasien terhindar dari kelelahan yang berlebihan mengingat terapi radiasi bukanlah prosedur yang dilakukan satu kali saja, melainkan dalam beberapa sesi.

 

Perawatan Pasca Radioterapi

 

Umumnya, efek jangka pendek radioterapi akan membaik dengan sendirinya, namun Anda dapat menerapkan beberapa cara mengatasi efek samping radioterapi berikut ini:

 

  • Melakukan aktivitas fisik agar tidak mudah lelah.
  • Memotong rambut untuk menghindari rambut rontok berlebihan.
  • Lindungi kulit yang terkena radiasi dengan pelembab dan tabir surya.
  • Menjaga mulut tetap lembab dan menjaga kebersihan mulut untuk meminimalisir gangguan pada rongga mulut.
  • Konsumsi air yang cukup untuk menjaga hidrasi tubuh.

 

Selain hal-hal di atas, pasien radioterapi juga perlu menjaga asupan gizi dalam makanan selama menjalani pengobatan, berikut tipsnya:

 

  • Makanan untuk pasien radioterapi disarankan dalam porsi kecil namun sering, setidaknya 5 kali sehari.
  • Memilih makanan yang sehat dan mengandung nutrisi baik, seperti buah dan sayur.
  • Tidak mengonsumsi alkohol.
  • Tidak merokok.
  • Menghindari makanan yang dapat menggangu pencernaan seperti asam dan pedas.

 

Mitos Seputar Radioterapi

 

Ada kalanya perasaan takut akan muncul ketika pasien kanker hendak memulai terapi pengobatan. Tak jarang, mitos yang berkembang justru kurang tepat dan dapat menyebabkan pasien merasa takut untuk mempersiapkan diri menjalani terapi.

 

Berikut ini mitos-mitos yang sering dijumpai dan penjelasannya.

  1. Radioterapi terasa sakit. Hal ini kurang tepat, karena saat sesi radioterapi dilakukan, pasien tidak akan merasakan sakit apapun. Namun, rasa kurang nyaman seperti gatal dan kering di kulit mungkin akan terasa setelah perawatan dilakukan.
  2. Radioterapi membuat kulit gosong. Hal ini tidak perlu ditakutkan, karena saat ini alat radioterapi sudah lebih canggih sehingga dapat meminimalisasi dampak perubahan warna atau gosong pada kulit.
  3. Radioterapi membuat tubuh pasien bersifat radioaktif. Salah, karena radioaktif tidak meninggalkan bahan radioaktif di dalam tubuh, sehingga orang-orang di sekitar pasien tidak akan terpapar radiasi apapun dari tubuh pasien.

 

Atasi Kanker Secara Tepat dengan Radioterapi

 

Radioterapi merupakan terapi yang efektif dan menjadi pilihan tepat untuk membunuh sel kanker maupun mengecilkan ukuran tumor. Apabila Anda atau kerabat membutuhkan perawatan Radioterapi Eksternal LINAC atau Radioterapi Internal, jangan ragu untuk berkonsultasi segera dengan dokter Siloam Hospitals.

 

Siloam Hospitals merupakan rumah sakit swasta yang telah melayani lebih dari 250.000 radioterapi. Mari segera kunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terhadap kanker yang tepat. 


Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Dapatkan akses mudah pengobatan kanker, karena selalu ada harapan #BersamaSiloam!

 

Aplikasi My Siloam (1)

Dokter Kami
drdr-fielda-djuita-sponkrad

Online & Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Fielda Djuita, SpRad (K) Onk.Rad

Onkologi Radiasi

Spesialis Onkologi Radiasi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-dr-dewi-syafriyetti-soeis-spradkonkrad

Kunjungi Rumah Sakit

DR. dr. Dewi Syafriyetti Soeis, SpRad (K) Onk

Onkologi Radiasi

Spesialis Onkologi Radiasi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-defrizal-sponkrad

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Defrizal, SpRad (K) Onk.Rad

Onkologi Radiasi

Spesialis Onkologi Radiasi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail