Kesehatan Tubuh
Beberapa Pengobatan Kanker Tiroid yang Perlu Diketahui

Table of Contents
Kanker tiroid adalah jenis kanker yang berkembang di sel-sel kelenjar tiroid, yang terletak di leher. Meskipun kanker tiroid termasuk jenis kanker yang jarang terjadi, deteksi dini dan pengobatan yang tepat sangat penting untuk memastikan hasil yang baik. Mari kenali pengobatan kanker tiroid dalam artikel berikut ini.
Apa itu Kanker Tiroid?
Kanker tiroid merupakan penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan sel tumor ganas di kelenjar tiroid yang tidak terkendali. Kelenjar tiroid sendiri adalah organ yang letaknya ada pada leher bagian depan, yang memiliki fungsi untuk menghasilkan hormon-hormon yang berperan dalam mengatur metabolisme tubuh, denyut jantung, sampai pencernaan.
Sel tiroid memiliki dua jenis sel yang utama, yaitu sel folikuler dan sel parafolikuler. Sel folikuler memiliki tugas untuk memproduksi hormon tiroid untuk menjaga metabolisme tubuh, sedangkan sel parafolikuler menghasilkan hormon kalsitonin untuk dapat mengontrol penggunaan kalsium. Jika terdapat kanker tiroid, sel-sel yang membuat dan mengelola hormon tersebut akan terpengaruh.
Biasanya, kanker tiroid tidak memperlihatkan tanda gejala di awal penyakit dan umumnya ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan imaging area leher (dengan ultrasound, CT scan, MRI, PET-Scan, dll). Jika ukuran pada kelenjar tiroid ini sudah mencapai ukuran yang besar, maka akan terlihat benjolan atau pembengkakan pada bagian depan leher.
Lalu prosedur pengobatan kanker tiroid apa saja yang dapat diberikan pada pasien? Berikut pembahasannya.
Prosedur Pengobatan Kanker Tiroid
1. Operasi
Prosedur pengobatan kanker tiroid yang pertama adalah operasi. Operasi tiroid merupakan prosedur pengangkatan kelenjar tiroid yang dapat mengangkat seluruh maupun sebagian kelenjar tiroid. Takaran pada berapa banyak kelenjar tiroid yang perlu diangkat saat operasi akan bergantung pada alasan diperlukannya suatu pembedahan.
Prosedur pada operasi ini diawali dengan dokter memberikan anestesi (bius total) pada pasien. Lalu dokter bedah akan mulai melakukan desinfeksi area yang akan dibedah. Kemudian dokter akan membuat sayatan pada leher (tempat kelenjar tiroid berada). Jika sudah ditemukan kelenjar tiroid, maka dokter akan segera mengeluarkannya. Setelah itu, dokter akan menjahit sayatan agar tertutup kembali.
2. Terapi Ablasi Iodium Radioaktif
Terapi radiotiroablasi dengan iodium radioaktif ini dilakukan untuk membersihkan sisa sel tiroid, dengan cara memberikan radioactive iodine (RAI) yaitu zat radioaktif yang hanya spesifik terhadap kelenjar tiroid sehingga tidak akan memberi dampak berbahaya bagi organ lainnya. Untuk menjalankan terapi ini, pasien akan diminta untuk minum radioaktif yodium sama seperti mengonsumsi obat. Lalu, pasien akan diminta untuk tinggal di ruang isolasi selama 2-3 hari.
Hal ini dikarenakan setelah minum obat, pasien akan menjadi sumber radiasi sehingga dapat menjadi potensi untuk mengenai orang-orang di sekitarnya. Terapi ini dilakukan dengan tujuan agar tidak ada lagi sisa-sisa jaringan dari sel kanker yang dapat berpotensi menyebabkan keluhan di kemudian hari setelah menjalankan operasi.
3. Obat Hormon Tiroid
Prosedur pengobatan kanker tiroid yang selanjutnya adalah pemberian obat hormon tiroid. Setelah selesai menjalankan dua perawatan di atas, pasien akan diberikan obat hormon tiroid untuk menggantikan hormon tiroid yang berkurang dan juga agar dapat mencegah terjadinya kanker tiroid kambuh lagi.
4. Pemantauan Rutin
Prosedur pengobatan kanker tiroid yang terakhir adalah melakukan pemantauan rutin. Jika sudah selesai menyelesaikan perawatan kanker tiroid, pasien tetap diwajibkan untuk mengontrol kondisi diri dengan cara melakukan pemantauan rutin. Terdapat tiga langkah pemantauan rutin yang dapat dilakukan, yaitu:
- Pemeriksaan laboratorium: TSH, tiroglobulin antigen, dan tiroglobulin antibody.
- USG leher.
- Whole-body scan.
Meskipun pencegahan kanker dapat dilakukan dengan meminimalkan faktor risiko, ada beberapa risiko yang tidak bisa dihindari, contohnya yang berhubungan dengan usia, jenis kelamin, dan genetik keluarga. Untuk itu, selain menjaga pola makan agar tetap sehat dan asupan yodium tercukupi serta olahraga rutin, lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin minimal satu tahun sekali.
Penting untuk diketahui bahwa prosedur pengobatan kanker tiroid hanya direkomendasikan bagi pasien setelah diagnosis dikonfirmasi. Dokter akan terlebih dahulu mendiskusikan dan mempertimbangkan dengan seluruh tim medis terkait kondisi pasien, untuk memastikan pasien telah memenuhi persyaratan dalam menjalani tindakan ini.
Sebagai informasi, setiap tahapan pemeriksaan dan metode pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi kanker dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tidak semua rumah sakit mungkin menyediakan layanan tersebut. Karenanya, tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.
Oleh karena itu, jika memiliki gejala atau keluhan kondisi medis yang berkaitan dengan penyakit kanker, Anda dapat langsung mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan evaluasi, diagnosis, serta saran perawatan yang tepat sesuai kondisi Anda.
Lebih lanjut, jika Anda membutuhkan penanganan kanker secara komprehensi, Anda dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi sebagai pusat unggulan penanganan kanker di Siloam Hospitals Group. Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktek dokter, membuat janji temu dokter hingga memantau kesehatan secara online.




