Peluncuran Da Vinci Xi: Teknologi Terkini Pembedahan Robotik Siloam Hospitals

Peluncuran Da Vinci Xi: Teknologi Terkini Pembedahan Robotik Siloam Hospitals

Tanggal Diterbitkan: Mei 15, 2026
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp
copy link

Jakarta, 16 Juli 2025 – Siloam Hospitals kembali menunjukkan dukungannya kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk  memperluas jangkauan pelayanan kesehatan di dalam negeri dan melakukan transformasi sistem kesehatan nasional. Dengan meluncurkan penggunaan teknologi bedah robotik Da Vinci Xi (baca: eks ai) pertama di Indonesia, harapannya dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik di dalam negeri sehingga masyarakat tidak perlu keluar negeri. Inisiatif ini juga mendukung agenda transformasi digital dan inovasi teknologi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, serta memperkuat peran sektor swasta dalam menciptakan sistem kesehatan yang lebih adaptif, modern, dan terjangkau bagi masyarakat luas. Dengan keberadaan Da Vinci Xi, Siloam Hospitals siap menerapkan teknologi bedah minimal invasif yang lebih presisi, aman, dan nyaman bagi pasien.  

Dukungan Kementerian Kesehatan untuk Inovasi Bedah Robotik 

Siloam Hospitals Kebon Jeruk menjadi rumah sakit pertama dalam jaringan Siloam yang mengimplementasikan teknologi Da Vinci Xi. Didukung oleh tim medis berpengalaman dan fasilitas berstandar internasional, pasien kini dapat mengakses metode pengobatan yang mutakhir. Peluncuran perdana ini turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Bapak Budi Gunadi Sadikin, yang menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif ini sebagai bagian dari upaya bersama penguatan sistem layanan kesehatan nasional. 

Pihak Siloam juga menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi dalam teknologi dan keahlian medis guna meningkatkan standar layanan kesehatan di Indonesia. “Implementasi teknologi bedah robotik Da Vinci Xi di Siloam Hospitals Kebon Jeruk merupakan langkah besar dalam meningkatkan kualitas layanan bedah di Indonesia. Kami percaya inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan presisi prosedur medis, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pasien. Siloam akan terus berinvestasi dalam teknologi canggih untuk memastikan masyarakat Indonesia mendapatkan akses ke layanan kesehatan terbaik,” ujar Caroline Riady, CEO Siloam Hospitals Group. 

Terobosan Teknologi Bedah Robotik Da Vinci Xi 

Da Vinci Xi dikembangkan oleh Intuitive Surgical, perusahaan teknologi medis asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai pionir dalam sistem pembedahan robotik di dunia. Selama lebih dari dua dekade, sistem Da Vinci telah digunakan dalam jutaan prosedur di berbagai negara, khususnya untuk operasi dengan tingkat kompleksitas tinggi. Sebagai generasi terbaru, Da Vinci Xi menawarkan fleksibilitas dan akurasi yang lebih tinggi. Teknologi ini memungkinkan tim dokter Siloam yang telah terlatih dan tersertifikasi secara khusus untuk melakukan prosedur bedah dengan tingkat kestabilan dan presisi yang sulit dicapai melalui teknik konvensional. Sistem ini dioperasikan melalui konsol modern yang mengendalikan lengan robotik secara real-time. 

Selain itu, teknologi ini memberikan berbagai manfaat bagi pasien, seperti rasa nyeri yang minimal, risiko komplikasi yang lebih rendah, serta waktu pemulihan yang lebih cepat—yang secara keseluruhan meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan. Berbagai jenis operasi kompleks, termasuk dalam bidang urologi, ginekologi, dan bedah saluran cerna, kini dapat dilakukan dengan lebih optimal menggunakan Da Vinci Xi. 

Kesiapan Siloam Hospitals dalam Menerapkan Bedah Robotik Terkini 

Siloam akan terus berinvestasi pada teknologi di bidang kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan terus mendukung dokter-dokter terbaik agar dapat bekerja dengan alat terbaik. Tentunya, penggunaan teknologi akan diimbangi dengan investasi di bidang SDM agar pelayanan kesehatan Siloam menjadi lengkap dan merata. Sebelum dapat melakukan tindakan bedah robotik, dokter-dokter terbaik di Siloam beserta tenaga kesehatan pendukung lainnya seperti perawat, juga melalui serangkaian training dan kredensial untuk memastikan kredibilitas dokter bedah tersebut. 

Presiden Direktur Siloam Hospitals Group, David Utama, menambahkan ”Kami percaya bahwa teknologi hanyalah satu bagian dari solusi. Kunci keberhasilan terletak pada kesiapan dan kompetensi sumber daya manusianya. Karena itu, kami tidak hanya membawa teknologi terbaik ke Indonesia, tetapi juga memastikan bahwa setiap dokter dan tenaga medis kami mendapatkan pelatihan dan dukungan penuh untuk memberikan layanan yang unggul dan berfokus pada pasien.” 

Kisah Sukses Pasien Pertama  

Salah satu pasien pertama  yang menjalani operasi dengan sistem Da Vinci Xi di Siloam Hospitals Kebon Jeruk adalah Sagita Saraswaty, seorang wanita yang melakukan prosedur pembedahan pengangkatan kista ovarium dan miom pada rahim. Pembedahan robotik yang dilakukan pada bulan Mei 2025 berlangsung lancar. Pasien menunjukkan tanda-tanda pemulihan lebih cepat, dengan rasa nyeri yang jauh lebih ringan. “Saat menjalani pembedahan dengan teknologi ini, saya merasa lebih nyaman dan tenang. Nyeri hampir tidak ada bahkan pemulihan jauh lebih cepat dari yang saya bayangkan. Saya bisa beraktivitas seperti semula dalam waktu yang sangat singkat,” ungkap Sagita. 

Sementara itu, dr. Ferdhy Suryadi Suwandinata, SpOG-KFER yang memimpin operasi tersebut menekankan bahwa teknologi ini membuka peluang baru dalam standar pelayanan bedah. “Dengan adanya teknologi ini, kami dapat melakukan prosedur dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi dan risiko yang lebih rendah. Ini memungkinkan kami memberikan perawatan terbaik, dengan pemulihan lebih cepat dan hasil klinis yang lebih optimal,” ujarnya. 

Komitmen Berkelanjutan terhadap Inovasi  

Kehadiran Da Vinci Xi merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan Siloam Hospitals dalam menghadirkan layanan kesehatan yang unggul, berorientasi pada pasien serta membuka era baru dalam praktik bedah modern di Indonesia. Ke depan, Siloam berkomitmen untuk terus memperkuat investasi dalam teknologi medis, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence, telemedicine, serta sistem layanan berbasis data untuk meningkatkan akurasi diagnosis dan efektivitas perawatan. 

Siloam juga berencana memperluas pemanfaatan dan menghadirkan teknologi robot surgery untuk bidang spesialisasi lain guna memperluas pemanfaatan teknologi robotik dalam mendukung layanan yang lebih presisi, aman, dan berpusat pada keselamatan pasien. 

-SELESAI - 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi: 

 

Corporate Communications Siloam Hospitals 

corcomm@siloamhospitals.com 

 

Public Affair (Jimmy Rambing) 

Jimmy.rambing@siloamhospitals.com 

 

Tentang Grup RS Siloam 

PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam Hospitals”) merupakan jaringan rumah sakit swasta di Indonesia yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi di Indonesia. Memulai bisnis pada tahun 1996, saat ini Grup RS Siloam mengelola dan mengoperasikan 41 rumah sakit, terdiri dari 15 rumah sakit di kawasan Jabodetabek dan 26 rumah sakit yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Ambon, serta mengoperasikan 73 Siloam Clinic. 

Visi Grup RS Siloam untuk menyediakan pelayanan kesehatan berkualitas internasional yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, berlandaskan kasih Ilahi, menjadi dasar dalam merespons transformasi sosial yang dinamis. Sejalan dengan itu, Siloam mengemban misi sebagai pilihan tepercaya dalam layanan kesehatan holistik berkelas dunia, pendidikan kesehatan, dan riset.  

Grup RS Siloam merupakan pelopor akreditasi Joint Commission International (JCI) untuk rumah sakit di Indonesia. JCI merupakan lembaga akreditasi internasional berpusat di Amerika Serikat yang fokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. 

Untuk informasi lebih lanjut tentang Grup RS Siloam, kunjungi www.siloamhospitals.com. 

Pernyataan Pelepasan Tanggung Jawab: Siaran Pers ini disiapkan oleh Siloam Hospitals dan disebarluaskan hanya untuk menyampaikan informasi yang bersifat umum. Siaran Pers ini tidak dimaksudkan untuk suatu kalangan atau tujuan tertentu dan bukan merupakan rekomendasi terkait saham Siloam Hospitals. Tidak ada jaminan yang diberikan mengenai kelengkapan maupun kepastian informasi yang dimuat. Seluruh pendapat dan perkiraan yang dicantumkan dalam Siaran Pers ini merupakan pendapat kami pada tanggal ini dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Siloam Hospitals  tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin dialami pihak manapun karena sebagian atau seluruh isi Siaran Pers ini, Siloam Hospitals beserta perusahaan-perusahaan yang terafiliasi termasuk karyawan-karyawan dan agen-agennya tidak bertanggung jawab atas kesalahan, kealpaan, kelalaian atau ketidaktepatan apapun juga yang dapat terjadi. 

Pernyataan Bersifat Prediktif: Beberapa pernyataan dalam Siaran Pers ini bersifat atau mungkin bersifat prediktif. Penyataan-pernyataan tersebut umumnya memuat kata-kata seperti “akan”, “berharap”, “mengantisipasi” atau sejenisnya. Sesuai dengan sifatnya, pernyataan prediktif mengandung risiko serta ketidakpastian yang mungkin dapat menyebabkan kenyataan yang berbeda dengan apa yang dijelaskan di dalam Siaran Pers ini. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kenyataan yang berbeda termasuk tetapi tidak terbatas pada: situasi ekonomi, sosial dan politik di Indonesia; situasi industri kesehatan di Indonesia; situasi pasar; penambahan beban peraturan di Indonesia, termasuk peraturan terkait lingkungan dan biaya pemenuhan peraturan; fluktuasi nilai tukar mata uang asing; perkembangan suku bunga, biaya modal dan ketersediaan modal; harga permintaan dan penyediaan yang diantisipasi terkait jasa kesehatan kami serta pengeluaran modal terkait dan investasi lainnya; biaya konstruksi; ketersediaan jasa kesehatan; kompetisi dari perusahaan-perusahan maupun lokasi-lokasi lain; perubahan dalam permintaan pelanggan; perubahan dalam biaya operasional, termasuk gaji karyawan, upah dan pelatihan, perubahan kebijakan publik dan pemerintah; kemampuan kami untuk tetap kompetitif; kondisi finansial, strategi bisnis serta rencana-rencana dan target-target yang ditetapkan manajemen kami untuk pengerjaan di masa depan; pengadaan pemasukan di masa depan; pemenuhan peraturan lingkungan dan remediasi. Apabila antara lain satu atau lebih dari risiko-risiko maupun ketidakpastian-ketidakpastian yang disebutkan di atas terjadi, hasil nyata dapat berbeda secara materil daripada yang diperkirakan, diantisipasi atau diproyeksi. Secara khusus namun tidak terbatas, biaya modal dapat meningkat, proyek dapat ditunda dan peningkatan produksi yang diantisipasi, kapasitas atau pelaksanaan, mungkin tidak seluruhnya akan terjadi. Sekalipun kami meyakini bahwa harapan-harapan manajemen kami yang tertuang dalam penyataan-pernyataan bersifat prediktif adalah masuk akal berdasarkan informasi yang kami miliki pada saat ini, kami tidak dapat memberikan jaminan bahwa harapan-harapan ini dapat menjadi kenyataan. Tidak seharusnya anda bergantung pada pernyataan-pernyataan tersebut secara serta-merta. Bagaimanapun, pernyataan-pernyataan ini berlaku hanya pada tanggal saat dinyatakan, dan kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan pembaharuan atau revisi, sekalipun tersedia informasi baru, kejadian-kejadian baru atau apapun juga. 

Bagikan
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp
copy link

message

ContentDetail