SILOAM MENGADAKAN ACARA TOPPING-OFF UNTUK RUMAH SAKIT UMUM SILOAM KELAPA DUA DI TANGERANG.

SILOAM MENGADAKAN ACARA TOPPING-OFF UNTUK RUMAH SAKIT UMUM SILOAM KELAPA DUA DI TANGERANG.

Tanggal Diterbitkan: Februari 08, 2018
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp
copy link

Lippo Village, Tangerang, Indonesia
Kamis, 8 Februari 2018

PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam”) hari ini mengadakan acara topping-off atau peletakan batu terakhir untuk Rumah Sakit Umum Siloam Kelapa Dua (“RSUS KD”) di Tangerang. Pejabat Kota Tangerang, pejabat Siloam dan penduduk Kelapa Dua berkumpul saat H. Ahmad Zaki Iskandar, B.Bus, Bupati Tangerang, menempatkan batu terakhir untuk menandai selesainya pembangunan gedung rumah sakit tersebut. Bergabung dengan mereka dalam acara ini adalah DR. James T. Riady, Chief Executive Officer Lippo Group serta Prof. Dr. dr. dr. Eka Julianta Wahjoepramono, SpBS, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan. Pemeriksaan kolesterol, gula darah dan asam urat gratis ditawarkan kepada para peserta untuk merayakan pencapaian ini.

Segera dibuka di Q2 2018, rumah sakit dengan kapasitas 200 tempat tidur ini mencontoh model Paviliun B Siloam Hospitals Lippo Village, yang juga dikenal sebagai Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village (“RSUS LV”). Seperti pendahulunya, RSUS KD akan menyediakan perawatan 24 jam untuk pasien BPJS Kesehatan. Rumah sakit ini akan dilengkapi dengan CT-Scan 64 slices untuk membantu Dokter dalam menegakkan diagnosa dengan lebih akurat. RSUS KD menyediakan layanan dokter spesialis dalam lebih dari 10 cabang spesialisasi seperti anak, kebidanan dan ginekologi, syaraf, mata dan gigi.

DR. James T. Riady mengatakan, “Sesuai dengan visi dari Rumah Sakit Siloam yaitu Layanan Kesehatan Bertaraf Internasional, Skala, Jangkauan yang berlandaskan kasih Ilahi, kami berharap kehadiran RSUS KD bukan hanya sebagai dukungan kami terhadap program pemerintah dalam rangka menyehatkan bangsa, tetapi juga menyediakan akses layanan kesehatan modern dan terjangkau yang membawa dampak yang positif bagi masyarakat Tangerang dan sekitarnya.”

Ketut Budi Wijaya, Presiden Direktur Siloam menyatakan, “Dengan diletakkannya batu terakhir dan dengan dukungan pejabat Kota Tangerang, kami yakin rumah sakit ini akan dapat mulai menerima pasien pada Q2 2018. Pembukaan RSUS KD akan menjadi bukti dari komitmen Siloam untuk melayani pasien terlepas dari status sosial-ekonomi mereka. Selain itu, RSUS KD dan RSUS LV akan menjadi contoh dari Kemitraan Publik-Swasta yang sukses dimana institusi pemerintah dan swasta bekerjasama untuk mencapai tujuan yang sama untuk membawa dampak positif bagi masyarakat. Sebagai rumah sakit umum swasta pertama yang di Kelapa Dua yng memfokuskan pelayanannya terhadap pasien BPJS Kesehatan, RSUS KD akan memberikan akses terhadap pelayanan kesehatan bertaraf internasional untuk lebih dari 100.000 penduduk yg bermukim di daerah tersebut.”

Siloam adalah salah satu anak perusahaan dari PT Lippo Karawaci Tbk (“LPKR”), dinilai dari asset total dan pendapatan merupakan perusahaan properti terkemuka dan terbesar di Indonesia dengan land bank yang luas dan pendapatan tetap yang solid. Bisnis LPKR terdiri residensial/ township, retail mall, rumah sakit, hotel dan manajemen aset.

Siloam mengelola 32 rumah sakit di 23 kota di seluruh Indonesia melayani lebih dari 2 juta kunjungan & admisi serta melakukan lebih dari 41.000 operasi per tahun. 6.500 kapasitas tempat tidur ini didukung oleh sekitar 2.700 spesialis dan dokter umum serta lebih dari 9.800 perawat dan staf pendukung. Siloam juga mengelola rumah sakit pertama di Indonesia yang diakreditasi oleh Joint Commission International (JCI) dan beberapa kali mendapatkan penghargaan dari Frost & Sullivan untuk “Indonesia’s Healthcare Service Provider of the Year". Siloam terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan kode "SILO" dan kapitalisasi pasar Rp 14,1 triliun atau USD 1.038,9 juta per tanggal 7 Februari 2018.

Untuk informasi lebih lanjut, harap hubungi:



Anastasia Trivena Haliem

Manager Investor Relations

Siloam Hospitals Group

anastasia.trivena@siloamhospitals.com

Pernyataan Pelepasan Tanggung Jawab:

Siaran Pers ini disiapkan oleh PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam”) dan disebarluaskan hanya untuk menyampaikan informasi yang bersifat umum. Siaran Pers ini tidak dimaksudkan untuk suatu kalangan atau tujuan tertentu dan bukan merupakan rekomendasi terkait saham Siloam. Tidak ada jaminan yang diberikan mengenai kelengkapan maupun kepastian informasi yang dimuat. Seluruh pendapat dan perkiraan yang dicantumkan dalam Siaran Pers ini merupakan pendapat kami pada tanggal ini dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Siloam tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin dialami pihak manapun karena sebagian atau seluruh isi Siaran Pers ini, Siloam beserta perusahaan-perusahaan yang terafiliasi termasuk karyawan-karyawan dan agen-agennya tidak bertanggung jawab atas kesalahan, kealpaan, kelalaian atau ketidaktepatan apapun juga yang dapat terjadi.

Pernyataan Bersifat Prediktif. Beberapa pernyataan dalam Siaran Pers ini bersifat atau mungkin bersifat prediktif. Penyataan-pernyataan tersebut umumnya memuat kata-kata seperti “akan”, “berharap”, “mengantisipasi” atau sejenisnya. Sesuai dengan sifatnya, pernyataan prediktif mengandung risiko serta ketidakpastian yang mungkin dapat menyebabkan kenyataan yang berbeda dengan apa yang dijelaskan di dalam Siaran Pers ini. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kenyataan yang berbeda termasuk tetapi tidak terbatas pada: situasi ekonomi, sosial dan politik di Indonesia; situasi industri kesehatan di Indonesia; situasi pasar; penambahan beban peraturan di Indonesia, termasuk peraturan terkait lingkungan dan biaya pemenuhan peraturan; fluktuasi nilai tukar mata uang asing; perkembangan suku bunga, biaya modal dan ketersediaan modal; harga permintaan dan penyediaan yang diantisipasi terkait jasa kesehatan kami serta pengeluaran modal terkait dan investasi lainnya; biaya konstruksi; ketersediaan jasa kesehatan; kompetisi dari perusahaan-perusahan maupun lokasi-lokasi lain; perubahan dalam permintaan pelanggan; perubahan dalam biaya operasional, termasuk gaji karyawan, upah dan pelatihan, perubahan kebijakan publik dan pemerintah; kemampuan kami untuk tetap kompetitif; kondisi finansial, strategi bisnis serta rencana-rencana dan target-target yang ditetapkan manajemen kami untuk pengerjaan di masa depan; pengadaan pemasukan di masa depan; pemenuhan peraturan lingkungan dan remediasi. Apabila antara lain satu atau lebih dari risiko-risiko maupun ketidakpastian-ketidakpastian yand disebutkan di atas terjadi, hasil nyata dapat berbeda secara materil daripada yang diperkirakan, diantisipasi atau diproyeksi. Secara khusus namun tidak terbatas, biaya modal dapat meningkat, proyek dapat ditunda dan peningkatan produksi yang diantisipasi, kapasitas atau pelaksaan, mungkin tidak seluruhnya akan terjadi. Sekalipun kami meyakini bahwa harapan-harapan manajemen kami yang tertuang dalam penyataan-pernyataan bersifat prediktif adalah masuk akal berdasarkan informasi yang kami miliki pada saat ini, kami tidak dapat memberikan jaminan bahwa harapan-harapan ini dapat menjadi kenyataan. Tidak seharusnya anda bergantung pada pernyataan-pernyataan tersebut secara serta-merta. Bagaimanapun, pernyataan-pernyataan ini berlaku hanya pada tanggal saat dinyatakan, dan kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan pembaharuan atau revisi, sekalipun tersedia informasi baru, kejadian-kejadian baru atau apapun juga.

Bagikan
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp
copy link

message

ContentDetail