Penyakit GERD - Kenali Gejala, Diagnosis, dan Cara Mengatasinya
Kesehatan Tubuh

Penyakit GERD - Kenali Gejala, Diagnosis, dan Cara Mengatasinya

23 Juni 2025 4 menit waktu baca
GERD

Gastroesophageal reflux disease atau GERD adalah salah satu masalah lambung yang umum terjadi ketika asam lambung naik kembali ke saluran esofagus yang menghubungkan antara organ mulut dan lambung. Asam lambung yang berulang kali naik ini disebut sebagai refluks asam (acid reflux) yang dapat mengiritasi lapisan saluran esofagus dan membuat rasa tidak nyaman. 


Untuk mengetahui informasi lebih lengkap mengenai pengertian GERD, gejala, dan pengobatannya, simak penjelasan oleh Dr. dr. Theo Audi Yanto, SpPD, FINASIM, AIFO-K dari Siloam Hospitals - Lippo Village Karawaci pada kanal Youtube Siloam Hospitals berikut ini.

 

 

Apa itu GERD?

Seperti yang telah disebutkan, GERD adalah penyakit esofagus yang terjadi karena aliran balik acid reflux dari lambung ke kerongkongan. GERD terjadi karena asam lambung dan isinya kembali naik ke kerongkongan atau esofagus sehingga melukai dinding esofagus tersebut. Hal ini bisa terjadi karena adanya kelemahan pada otot kerongkongan bagian bawah. 

 

Gejala GERD

GERD dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman di beberapa area tubuh. Berikut merupakan beberapa gejala yang menandakan bahwa seseorang terkena GERD:

  • Rasa terbakar atau heartburn

  • Rasa terbakar dapat dirasakan mulai dari ulu hati sampai bagian leher. 

  • Rasa asam di mulut.

  • Isi makanan keluar kembali di kerongkongan.

Diagnosis GERD

Guna mendiagnosis GERD, dokter akan melakukan beberapa tahapan atau langkah kepada pasien. Pertama, dokter akan melakukan anamnesis atau wawancara medis dengan pasien untuk memahami gejala yang dirasakan, seperti sensasi panas di dada atau ketidaknyamanan di area lambung. 

 

Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari tanda-tanda yang berkaitan dengan GERD. Jika diperlukan, dokter akan merekomendasikan pemeriksaan penunjang, seperti endoskopi.

 

Sebelum melakukan pemeriksaan penunjang, seperti endoskopi, pasien dapat mengkaji diri dengan mengisi GERD Questionnaire (GERD-Q). GERD-Q adalah kuesioner yang dapat membantu menegakkan diagnosis GERD dengan lebih akurat. Sering kali, beberapa pasien keliru terhadap perbedaan GERD, asam lambung, dan penyakit maag biasa karena self-diagnosed.     

 

Pengobatan GERD

Pengobatan GERD bisa dilakukan dengan menerapkan faktor utama, yaitu perubahan gaya hidup dengan menjalani pola hidup sehat. Ada beberapa aspek yang bisa diterapkan terkait pola hidup sehat, di antaranya:

 

  • Terapkan pola makan yang sehat.

Penderita GERD sebaiknya menghindari makanan pedas, asam, atau berperisa yang menganggu pencernaan. 

  • Hindari kebiasaan minum alkohol.

  • Hindari kebiasaan merokok.

  • Rutin berolahraga.

  • Jika berat badan berlebihan, disarankan untuk menurunkan berat badan.

  • Tidak langsung berbaring setelah makan. Posisi badan setelah makan tidak boleh langsung berbaring tetapi dianjurkan untuk berdiri dan melakukan jalan kaki ringan dan singkat agar proses pencernaan lambung berjalan lebih optimal.

  • Minum obat sesuai anjuran dokter. Pasien harus mengikuti anjuran dokter terkait obat-obatan, salah satunya obat untuk menekan asam lambung. Obat-obatan ini biasanya dikonsumsi dalam durasi 2–4 minggu, dan jika diperlukan maka dapat dilanjutkan hingga 8 minggu. Pasien tidak disarankan menghentikan penggunaan obat tanpa arahan dari dokter, mengurangi dosis dapat membuat proses penyembuhan menjadi tidak optimal. 

 

Risiko GERD

Pasien yang berhenti mengonsumsi obat sebelum waktu yang ditentukan dan kembali menjalani pola hidup yang tidak sehat akan membuat luka di lambung tidak pulih sepenuhnya. Asam lambung akan kembali naik dan mengiritasi serta melukai lambung sehingga menimbulkan luka yang lebih banyak lagi pada dinding lambung. 

 

Karena gejala-gejala tersebut, kualitas hidup pasien akan terganggu karena ada rasa yang tidak nyaman pada bagian perut dan dada. Luka yang terus menerus terjadi karena pengobatan yang tidak optimal dapat menimbulkan komplikasi, seperti esofagitis (peradangan pada esofagus). 

 

Pada kondisi yang cukup berat pada kelemahan otot kerongkongan bagian bawah, dokter spesialis penyakit dalam akan berkolaborasi dengan dokter spesialis bedah untuk pemasangan ring/cincin (linx) pada bagian bawah katup esofagus. Pemasangan cincin ini berguna untuk menjaga dan memperkuat katup agar isi dari lambung tidak kembali ke kerongkongan. 

 

Langkah-Langkah Mengatasi GERD

Untuk mengetahui cara mengatasi GERD, ada beberapa hal yang bisa dilakukan pasien, sebagai berikut: 

  • Pahami penyakit dan gejala dari GERD.

  • Melakukan perubahan gaya hidup dengan pola hidup sehat.

  • Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter.

  • Menhindari self-diagnosis.

 

Sebagai informasi, berbagai gejala GERD yang disebutkan di atas tidak dapat menggantikan konfirmasi diagnosis dari tenaga medis profesional. Artinya, masih ada sejumlah pemicu lain yang bisa menjadi gejala GERD. Oleh karenanya, sangat penting untuk memperoleh diagnosis yang tepat dan akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat.

 

Setiap tahapan pemeriksaan dan metode pengobatan yang Anda jalani terkait GERD dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.


Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat booking dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang dan nikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam.

Dokter Kami
dr-theo-audi-yanto-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Theo Audi Yanto, SpPD, FINASIM, AIFO-K

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, MMR., SpPD.,FINASIM.,AIFO-K

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail