Bedah Celah Oral dan Maksilofasial

Sub-Spesialisasi dari Kedokteran Gigi

Bedah Celah Oral dan Maksilofasial

info

Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.

Dokter bedah mulut dan maksilofasial dengan subspesialis celah oral dan maksilofasial adalah dokter gigi yang ahli dalam operasi bedah struktur di dalam mulut, rahang, dan daerah sekitarnya.

 

Tugas utama dokter bedah mulut dan maksilofasial dengan subspesialis celah oral dan maksilofasial adalah menangani masalah atau kelainan pada mulut (oral) dan maksilofasial, yang meliputi leher, rahang, dan wajah.

 

Beberapa kondisi yang biasanya membutuhkan peran ahli bedah oral dan maksilofasial adalah bibir sumbing, sumbing langit-langit, dan kondisi lainnya. Tidak hanya medis, perawatan dan prosedur yang dilakukan oleh subspesialis ini juga bisa untuk tujuan estetik.

 

Ahli bedah oral dan maksilofasial terlahir dari para ahli bedah yang terlatih dalam bidang kedokteran umum dan kedokteran gigi. Spesialisasi ini mulai diakui sejak peran pentingnya dalam manajemen trauma kepala dan leher selama Perang Dunia I. Pada pertengahan abad ke-20, praktik bedah mulut rawat jalan mulai aktif dan berkembang secara masif.

 

Keunggulan Subspesialisasi

 

Untuk menjadi dokter bedah mulut dan maksilofasial dengan subspesialis celah oral dan maksilofasial, subspesialis ini perlu menjalani sekolah kedokteran gigi umum selama kurang lebih 6 tahun, lalu dilanjutkan dengan pendidikan spesialis bedah mulut dan maksilofasial selama 4 tahun.

 

Kemudian, agar memiliki izin praktek yang resmi, subspesialis ini harus menjalani pelatihan tambahan atau fellowship di bidang bedah celah oral dan maksilofasial selama sekitar 2 tahun untuk mendapat gelar Sp. BMMF, Subsp. COMF( K).

 

Dokter bedah mulut dan maksilofasial dengan subspesialis celah oral dan maksilofasial memiliki keahlian dalam melakukan operasi gigi (termasuk implan), kelenjar ludah, rahang, sendi temporo mandibular (rahang dan tengkorak), serta lesi kulit wajah. Selain itu, pasien yang ingin memperbaiki bentuk wajah, rahang, maupun mulut untuk tujuan estetika juga bisa menemui subspesialis ini.

 

Karena pekerjaannya yang saling bersinggungan, subspesialis ini sering kali bekerja sama dengan ortodontis, spesialis onkologi medis, spesialis THT, spesialis bedah plastik, spesialis bedah anak, spesialis gigi restoratif, spesialis bedah saraf, hingga ahli radiologi.

 

Penyakit dan Tindakan Medis

 

Beberapa kondisi yang biasanya ditangani oleh dokter bedah mulut dan maksilofasial dengan subspesialis celah oral dan maksilofasial, di antaranya:

 

  • Bibir sumbing dan celah langit-langit.

  • Celah langit-langit submukosa.

  • Insufisiensi velofaringeal (VPI).

  • Makroglossia.

  • Sleep apnea.

  • Hemifacial microsomia.

  • Prognatisme.

  • Sindrom Van der Woude.

 

Beberapa tindakan medis yang dapat dilakukan oleh dokter bedah mulut dan maksilofasial dengan subspesialis celah oral dan maksilofasial bervariasi dari prosedur bedah yang minor hingga major, seperti:

 

  • Bedah bibir sumbing dan celah langit-langit.

  • Mastoidektomi.

  • Pembedahan maksilofasial.

  • Bedah rekonstruksi.

 

Baca Lebih Sedikit

Dokter Kami di

arrow_drop_down2
Tidak Ada Data

Temukan Dokter Terdekat

arrow_right
drg-deliana-perangin-angin-spbm

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Deliana Perangin-Angin, SpBM (K)

Kedokteran Gigi

Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial Subspesialis Bedah Celah Oral dan Maksilofasial


Siloam Hospitals Kebon Jeruk

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

coeSpecialistV2