Sub-Spesialisasi dari Psikiatri
Adiksi
Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.
Dokter spesialis kedokteran jiwa dengan subspesialis adiksi mempelajari ilmu tentang gangguan kejiwaan yang berkaitan dengan kecanduan atau adiksi.
Tugas utama subspesialis ini adalah mengevaluasi, mendiagnosis, dan mengelola gangguan kejiwaan yang berkaitan dengan kecanduan, baik itu kecanduan pada zat tertentu, seperti alkohol, obat-obatan terlarang, dan nikotin atau kecanduan perilaku, seperti bermain judi, bermain video game, dan lain sebagainya.
Peran dokter dengan subspesialis ini menjadi semakin penting karena kecanduan zat dan perilaku menjadi masalah kesehatan mental yang signifikan di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, dokter dengan subspesialis ini bertugas dalam membantu individu yang mengalami kecanduan dalam memperbaiki perilaku dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Pada tahun 1950-an hingga 1960-an, kecanduan mulai dilihat sebagai gangguan mental yang serius dan psikiatri menjadi semakin terlibat dalam pengobatan kecanduan. Seiring berjalannya waktu, berbagai pendekatan terapeutik mulai berkembang, termasuk terapi perilaku kognitif dan terapi pengganti opioid.
Di akhir abad ke-20 hingga awal abad ke-21, subspesialis adiksi semakin berkembang, ditandai dengan para dokter yang ingin mengkhususkan diri dalam bidang ini. Menjawab hal tersebut, banyak institusi atau universitas yang menawarkan program pendidikan lanjutan bagi para psikiater atau dokter spesialis kedokteran jiwa yang ingin menjalani praktik secara spesifik di bidang adiksi atau kecanduan.
Keunggulan Subspesialisasi
Pendidikan lanjutan untuk subspesialisasi ini akan ditempuh dalam waktu 1–2 tahun, yang waktunya bisa dipengaruhi metode dan kebijakan dari masing-masing universitas. Dalam menjalani program ini, dokter akan mendapatkan pelatihan langsung dalam mengevaluasi, mendiagnosis, dan merawat gangguan mental yang disebabkan oleh kecanduan.
Subspesialis ini memiliki beragam keunggulan dalam membantu pasien dengan adiksi, yang utama adalah keterampilan dalam memberikan terapi yang dirancang khusus untuk mengatasi gangguan adiksi. Ini bisa mencakup terapi perilaku kognitif, terapi penggantian, terapi motivasi, dan berbagai terapi lainnya.
Selain itu, subspesialis ini juga dapat merencanakan pengobatan medikamentosa dengan meresepkan obat-obatan yang bisa membantu mengurangi keinginan atau hasrat dan gejala yang terkait dengan kecanduan terhadap zat tertentu seperti narkoba dan alkohol.
Dokter spesialis kedokteran jiwa dengan subspesialis adiksi juga akan memberikan dukungan secara emosional dan psikososial kepada pasien yang mengalami kecanduan, dengan membantu mereka meminimalkan gejala stres, kecemasan, dan depresi yang kerap dialami pada pecandu.
Tidak sampai di situ saja, subspesialis ini mungkin juga akan merujuk pasien ke tempat rehabilitasi atau kelompok dukungan (support group) jika diperlukan. Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup pasien demi mencapai potensi maksimalnya.
Penyakit dan Prosedur Medis
Beberapa penyakit yang dapat ditangani oleh dokter spesialis kedokteran jiwa dengan subspesialis adiksi, yaitu:
-
Adiksi.
-
Gangguan Mental dan Penyalahgunaan NAPZA.
-
Alcohol Use Disorder.
-
Adiksi Kokain.
-
Kecanduan Judi.
-
Kecanduan Nikotin.
-
Penyalahgunaan Opioid.
-
Kecanduan Video Game.
Beberapa prosedur medis yang dilakukan oleh dokter spesialis kedokteran jiwa dengan subspesialis adiksi, yaitu:
-
Psikoterapi.
-
Terapi Perilaku Kognitif.
-
Tes NAPZA.
-
Hipnosis.
Dokter Kami di
Temukan Dokter Terdekat
Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Tersedia :
Sabtu, 23 Mei 2026

