Payudara dan Reproduksi Perempuan

Sub-Spesialisasi dari Radiologi

Payudara dan Reproduksi Perempuan

info

Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.

Dokter spesialis radiologi dengan subspesialis payudara dan reproduksi perempuan berfokus pada penggunaan teknologi radiasi untuk mendapatkan gambaran organ kewanitaan. 

 

Tugas utama dokter dengan subspesialis radiologi payudara dan reproduksi adalah membantu menegakkan diagnosis dan menunjang pengobatan gangguan pada payudara dan organ kewanitaan menggunakan tes pencitraan. 

 

Adapun beberapa masalah kesehatan yang dapat ditangani oleh subspesialis ini adalah mastitis, endometriosis, mioma uteri, kanker payudara, kanker serviks, dan gangguan atau masalah pada organ kewanitaan lainnya. 

 

Perkembangan radiologi payudara dan reproduksi perempuan dimulai ketika seorang ahli bedah asal Berlin, Jerman, A. Salomon, melakukan penelitian rontgen-histologis pada 3000 kasus mastektomi di tahun 1913. Lalu, pada tahun 1949, Raul Leborgne mulai mengembangkan metode pemeriksaan tersebut secara luas. 

 

Hingga akhirnya, sejak tahun 1951, banyak ahli radiologi asal Amerika Serikat dan Eropa mulai berkontribusi terhadap perkembangan keilmuan radiologi payudara. 

 

Keunggulan Subspesialisasi

 

Gelar spesialis radiologi dengan subspesialis payudara dan reproduksi perempuan didapatkan melalui beberapa jenjang pendidikan. Yang pertama, setelah menempuh pendidikan dokter umum selama kurang lebih 6 tahun, dokter umum perlu melanjutkan pendidikan spesialis radiologi selama sekitar 4 tahun.  

 

Setelah menyelesaikan pendidikan spesialisasi radiologi, dokter spesialis radiologi akan melanjutkan pendidikan dan pelatihan tambahan untuk memperoleh sertifikasi subspesialis payudara dan reproduksi perempuan selama 2–3 tahun dan akan mendapatkan gelar Sp. Rad., Subsp. PRP (K). 

 

Perempuan memiliki anatomi dan fisiologi yang unik sehingga membutuhkan prosedur medis khusus untuk mendiagnosis maupun menangani gangguan pada organ kewanitaan. Oleh karenanya, subspesialis ini hadir untuk menunjang layanan kesehatan bagi pasien wanita. 

 

Dokter spesialis radiologi klinik dengan subspesialis payudara dan reproduksi perempuan dilatih secara khusus agar mahir melakukan berbagai prosedur medis, seperti mamografi, USG payudara, MRI payudara, breast specific gamma imaging, dan lain-lain. 

 

Dalam mendiagnosis serta menunjang pengobatan pasien, dokter dengan subspesialis radiologi payudara dan reproduksi perempuan dapat bekerja sama dengan spesialis lain, salah satunya adalah dokter spesialis obstetri dan ginekologi. 

 

Penyakit dan Prosedur Medis

 

Beberapa masalah kesehatan yang dapat dideteksi oleh dokter dengan subspesialis radiologi payudara dan reproduksi perempuan, yaitu: 

 

  • Mastitis.

  • Kanker payudara.

  • Endometriosis.

  • Mioma uteri.

  • Kanker rahim.

  • Kanker serviks.

  • Kanker ovarium.

  • Kanker tuba falopi.

 

Sementara itu, beberapa prosedur medis yang dapat dilakukan oleh dokter spesialis radiologi dengan subspesialis payudara dan reproduksi perempuan, di antaranya:

 

  • Mamografi.

  • USG payudara.

  • Tomosintesis payudara.

  • X-Ray pelvis.

 

Baca Lebih Sedikit

Dokter Kami di

arrow_drop_down2
Tidak Ada Data

Temukan Dokter Terdekat

arrow_right
Dokter Tidak Ditemukan

message

coeSpecialistV2