Kesehatan Tubuh
Ketahui Apa itu Essential Tremor dan Penanganannya

Table of Contents
Essential tremor (ET) atau tremor esensial adalah suatu kondisi neurologis yang ditandai dengan terjadinya getaran (tremor) yang tidak disengaja (involuntary) dan berirama (rhythmic) pada bagian tubuh tertentu. Essential tremor dapat menunjukkan gejala ringan hingga berat, tergantung pada bagian tubuh mana yang terkena.
Essential tremor sejatinya tidaklah berbahaya dan merupakan penyakit tremor yang paling sering terjadi. Namun tremor dapat menjadi kian parah, dan seiring berjalannya waktu dapat memperburuk kualitas hidup penderitanya.
Lantas, apa yang menjadi faktor risiko dari kondisi tremor esensial? Mari simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Apa itu Essential Tremor?
Essential tremor atau tremor esensial adalah suatu gangguan gerakan (movement disorders) yang ditandai dengan adanya getaran atau gemetar yang tidak disengaja dan ritmik yang dapat terjadi pada bagian tubuh tertentu. Namun, sering kali terjadi pada tangan, kepala, atau suara.
Pada umumnya, seseorang yang mengalami gangguan tremor esensial akan sulit melakukan aktivitas rutin sederhana seperti makan dengan sendok atau garpu, mengancingkan baju, atau menggunakan peralatan kecil. Dalam jangka panjang, kondisi ini mungkin dapat mengakibatkan gangguan interaksi, gangguan psikologis, gangguan kualitas tidur.
Tremor esensial paling sering dijumpai pada usia di atas 40 tahun. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan penyakit ini terjadi pada semua rentang usia dan jenis kelamin.
Gejala Tremor Esensial
Gejala penyakit tremor esensial yang umum terjadi adalah sebagai berikut:
- Getaran biasanya dimulai secara bertahap dan lebih terlihat pada satu sisi tubuh.
- Getaran biasanya terjadi di tangan terlebih dahulu (bisa memengaruhi satu atau kedua tangan) dan dapat memengaruhi lengan, kepala, suara, atau bagian tubuh lainnya.
- Getaran memburuk dengan pergerakan.
- Getaran terlihat saat sedang melakukan tugas sederhana seperti menulis, mengambil objek kecil, dan berbicara.
- Getaran cenderung berlangsung secara ritmis dan terus-menerus.
- Tidak disertai gejala penyakit Parkinson seperti kekakuan otot, kesulitan dalam gerakan, atau masalah keseimbangan tubuh.
- Kondisi tremor memburuk saat mengalami stres emosional, kelelahan, mengonsumsi kafein, terjadinya gangguan elektrolit, mengidap penyakit tiroid, kadar gula darah tidak normal, penggunaan obat-obatan tertentu, atau berada dalam suhu ekstrem.
Sering kali gejala tremor esensial dianggap sama dengan tipe tremor lainnya, seperti tremor Parkinson. Padahal, kedua kondisi ini tidaklah sama dan dapat dibedakan dari perkembangan tremor, waktu munculnya tremor, frekuensi tremor, dan durasi tremor.
Penyebab Tremor Esensial
Penyebab utama munculnya gerakan tremor dalam kondisi ini belum diketahui secara pasti. Pasalnya, seseorang yang tidak memiliki riwayat atau mengidap penyakit neurologis apapun juga dapat mengalami tremor esensial.
Akan tetapi, diketahui sekitar setengah dari semua kasus tremor esensial merupakan tremor yang diwariskan. Apabila salah satu orang tua memiliki ET, ada kemungkinan sebesar 50% anak akan mewarisi gen ET tersebut. Pemeriksaan genetik akan membantu menegakkan diagnosis dari penyakit ini.
Diagnosis Tremor Esensial
Dokter spesialis saraf dapat mendiagnosis tremor esensial berdasarkan gejala pasien dan pemeriksaan fisik neurologis (refleks tendon, kekuatan dan tonus otot, kemampuan sensorik, postur dan koordinasi, serta gaya berjalan).
Ketika dokter mencurigai adanya penyakit tremor esensial, dokter mungkin akan menyarankan pasien untuk melakukan beberapa pemeriksaan penunjang lainnya seperti:
- Tes darah dan tes urine, untuk mengetahui jika terdapat penyakit tiroid, sindrom metabolik, efek samping obat-obatan, dan lain-lain.
- CT Scan.
- Pemeriksaan genetik.
- Magnetic resonance imaging (MRI).
- Positron emission tomography (PET) scan.
Perawatan dan Pengobatan Tremor Esensial
Pada dasarnya, penyakit tremor esensial tidak dapat disembuhkan. Namun, ada beberapa cara mengatasi tremor esensial yang dapat mengurangi gejala dan memperbaiki kualitas hidup penderitanya. Yaitu dengan perubahan gaya hidup, penggunaan obat-obatan, tindakan pembedahan, hingga terapi.
Berikut adalah beberapa metode pengobatan yang umum digunakan untuk mengelola tremor esensial.
1. Perubahan Gaya Hidup
Terdapat beberapa faktor gaya hidup yang dapat memicu dan memperburuk kondisi tremor. Karena itu, memperbaiki pola hidup dapat menjadi cara perawatan tremor esensial yang patut dilakukan.
- Menghindari konsumsi alkohol dan kafein.
- Menghindari situasi yang dapat menimbulkan stres.
- Merelaksasi tubuh dan pikiran seperti melakukan yoga dan latihan pernapasan dalam.
- Menghindari obat-obatan yang dapat memicu tremor dengan berkonsultasi ke dokter.
2. Obat-obatan
Dokter dapat menyarankan pasien mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk mengatasi penyakit tremor esensial. Adapun jenis obat-obatan yang dapat mengurangi tremor adalah:
- Beta-blocker seperti propranolol.
- Obat antikejang.
- Obat golongan benzodiazepin seperti clonazepam.
Selain itu, beberapa pasien mungkin direkomendasikan untuk diberikan suntik toksin botulinum (botox). Di mana suntikan ini ditujukan pada otot yang terlibat dalam tremor. Namun, penggunaan suntik botox ini perlu dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
3. Deep Brain Stimulation
Deep brain stimulation adalah tindakan operasi dengan memasukkan elektroda ke dalam bagian otak. Pada umumnya elektroda ditempatkan ke dalam bagian otak yang disebut talamus dan dihubungkan ke perangkat di bawah kulit di dada.
Cara kerja DBS adalah dengan mengirimkan impuls listrik pada area otak. Impuls listrik ini dapat menginterupsi sinyal tidak normal yang menyebabkan terjadinya tremor esensial.
4. Talamotomi
Talamotomi adalah jenis pembedahan yang menempatkan kawat tipis ke dalam talamus untuk sementara waktu. Ujung kawat tipis tersebut dipanaskan untuk menghancurkan potongan kecil jaringan otak yang ditargetkan. Dengan tindakan ini, talamotomi dapat mengurangi aktivitas otak yang tidak normal yang berpengaruh pada terjadinya tremor.
5. Ultrasonografi Terfokus (FUS) Talamotomi
Berbeda dengan talamotomi di atas yang membutuhkan insisi di kepala, focused ultrasound (FUS) talamotomi dilakukan tanpa perlu pembuatan insisi. Yakni dengan menggunakan gelombang suara berfrekuensi sangat tinggi yang difokuskan kepada satu titik di bagian talamus yang terlibat dalam terjadinya tremor.
FUS dilakukan untuk menghancurkan jaringan yang ditargetkan sehingga dapat mengurangi keparahan getaran.
6. Terapi
Terdapat berbagai terapi yang dapat menunjang pengobatan kondisi esensial tremor, seperti terapi fisik, terapi okupasional, terapi wicara, dan terapi bahasa.
Terapi fisik dan terapi okupasional dapat membantu meningkatkan kontrol motorik, koordinasi, dan keseimbangan tubuh. Sementara itu, jika tremor memengaruhi suara atau kemampuan berbicara, terapi wicara dan terapi bahasa dapat membantu meningkatkan artikulasi, kejelasan suara, dan kontrol bicara.
7. Perangkat Pembantu
Saat ini telah tersedia berbagai perangkat yang telah dikembangkan untuk membantu mengendalikan getaran penderita tremor esensial, seperti penyangga tangan dan stimulan saraf tepi.
Kapan Harus ke Dokter?
Apabila kondisi tremor telah mengganggu aktivitas sehari-hari seperti kesulitan menulis, mengambil objek, berinteraksi sosial, hingga mengganggu kesehatan dan keamanan penderita, maka jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.
Dokter spesialis saraf dapat mengevaluasi gejala, memberikan diagnosis yang tepat, dan merekomendasikan pengobatan atau strategi pengelolaan yang sesuai dengan kondisi pasien. Karena itu, jangan ragu kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan diagnosis yang tepat.
Anda dapat membuat janji temu dengan menggunakan fitur Cari Dokter yang terdapat dalam website. Untuk lebih memudahkan, Anda juga dapat menggunakan aplikasi MySiloam yang telah dilengkapi berbagai fitur kesehatan yang bermanfaat lainnya. Mari jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Frandy Susatia, Sp.N, RVT, RPNI, FNIS, FMD, CIPS, COMSK, DABRM
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini






