Hipoglikemia - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Kesehatan Tubuh

Hipoglikemia - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

22 Mei 2025 4 menit waktu baca
hipoglikemia adalah

Hipoglikemia adalah kondisi medis di mana kadar gula dalam darah seseorang menurun di bawah batas normal. Umumnya, hipoglikemia sering dialami penderita diabetes, meskipun dapat terjadi pada pasien tanpa riwayat diabetes.

 

Hipoglikemia dapat menimbulkan gejala tertentu, salah satunya adalah jantung berdebar. Kondisi ini tidak boleh diabaikan begitu saja karena dapat mengakibatkan masalah kesehatan serius, bahkan dapat berujung pada risiko kematian.

 

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui berbagai informasi mengenai apa itu hipoglikemia, penyebab, gejala, dan cara mengatasinya. Simak pada pembahasan berikut ini.

 

Apa itu Hipoglikemia?

 

Sebenarnya, apa itu hipoglikemia? Jadi, hipoglikemia artinya gangguan kesehatan berupa kadar gula dalam darah yang berada di bawah batas normal. Seperti yang telah diketahui, gula darah merupakan salah satu sumber energi bagi tubuh. Jadi, hipoglikemia adalah hal yang dapat membuat tubuh kekurangan energi untuk melakukan aktivitas harian.

 

Di samping itu, hipoglikemia adalah gangguan kesehatan yang bisa menjadi salah satu komplikasi akut pada penderita diabetes karena penggunaan obat pengontrol gula darah. Seseorang akan dikatakan menderita hipoglikemia ketika kadar gula dalam darahnya di bawah 70 mg/dL.

 

Hipoglikemia adalah gangguan kesehatan yang dapat mengakibatkan kejang, penurunan kesadaran, hingga kerusakan pada otak. Karena itulah, hipoglikemia adalah kondisi yang perlu ditangani sesegera mungkin.

 

Penyebab Hipoglikemia

 

Hipoglikemia adalah suatu kondisi dimana kadar gula darah dalam tubuh rendah atau dibawah batas normal, kondisi ini dapat dipengaruhi oleh beberapa penyebab. Adapun penyebab hipoglikemia adalah sebagai berikut:

 

  • Penggunaan obat diabetes atau suntik insulin yang tidak teratur serta melebihi dosis.

  • Olahraga atau kegiatan fisik yang berlebihan namun tidak dibarengi dengan mencukupi kebutuhan nutrisi dari tubuh.

  • Mengonsumsi minuman beralkohol berlebih.

  • Pola makan yang tidak sehat, seperti menunda makan.

  • Kekurangan nutrisi tubuh, bisa disebabkan penyakit anoreksia.

  • Tumor pada kelenjar pankreas yang menyebabkan produksi hormon insulin berlebih.

  • Kekurangan hormon pengatur keseimbangan gula darah.

  • Menderita hepatitis, malaria, gangguan ginjal, dan penyakit sejenisnya.

  • Sedang mengkonsumsi obat tertentu, seperti antiaritmia, penurun gula darah, antimalaria, dan lain sebagainya.

  • Puasa dalam jangka waktu yang terlalu lama.

 

Gejala Hipoglikemia

 

Penyakit hipoglikemia ditandai dengan serangkaian gejala tertentu yang dapat membantu dalam identifikasi kondisi ini. Tanda-tanda hipoglikemia adalah sebagai berikut:

 

  • Kesemutan.

  • Jantung berdebar.

  • Perasaan lapar berlebihan.

  • Sulit untuk fokus atau berkonsentrasi.

  • Keringat dingin.

  • Tubuh gemetar.

  • Pucat.

  • Gelisah dan kecemasan.

  • Gangguan penglihatan.

  • Pusing dan sakit kepala.

  • Kejang - kejang.

  • Penurunan kesadaran.

 

Diagnosis Hipoglikemia

 

Biasanya, dokter akan mendiagnosis kadar gula darah rendah dengan melakukan wawancara medis serta pemeriksaan fisik pada pasien. Kemudian, dokter melanjutkan pemeriksaan kadar gula darah menggunakan alat khusus untuk mengukur kadar gula darah.

 

Selain itu, dokter juga mungkin akan melanjutkan pemeriksaan dengan melakukan tes fungsi hati, ginjal, serta kelenjar adrenal. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan penyebab hipoglikemia agar dokter bisa memberikan penanganan yang tepat.

 

Bagi penderita diabetes, dokter umumnya menganjurkan pasien untuk memiliki alat pengukur gula darah sendiri yang bisa dibeli di apotek. Jadi, pasien dapat memeriksa kadar gula darahnya secara mandiri apabila merasakan gejala hipoglikemia.

 

Cara Mengatasi Hipoglikemia

 

Penyakit hipoglikemia jika dibiarkan akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mengatasi hipoglikemia. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, seperti pertolongan darurat dan pengobatan. Berikut penjelasan selengkapnya:

 

Apabila gejala yang ditimbulkan dari penderita hipoglikemia cukup parah, seperti penurunan kesadaran atau tubuh sangat gemetar, Anda dapat memberikan pertolongan darurat, seperti:

 

  • Membawa pasien hipoglikemia ke tempat yang aman.

  • Periksa tingkat kesadaran pasien, bisa dengan mengecek hembusan udara dari hidung atau denyut nadi di leher dan pergelangan tangan.

  • Hubungi ambulans apabila pasien tidak sadarkan diri.

  • Jika pasien dalam keadaan sadar dan terlihat sangat lemah, berikan makanan atau minuman yang mengandung gula murni 30gr (2 sendok makan), seperti larutan air gula, larutan madu, sirup/permen gula murni dan lain sebagainya.

 

 

Jika penanganan pasien hipoglikemia dilakukan di rumah sakit, dokter umumnya akan memberikan infus cairan glukosa agar kadar gulanya kembali normal. Kemudian, dokter akan memastikan penyebab dari hipoglikemia pada pasien tersebut untuk memutuskan penanganan medis yang lebih tepat.

 

Jika diakibatkan dari efek samping penggunaan obat diabetes, dokter akan menyesuaikan kembali dosisnya. Sedangkan, apabila hipoglikemia disebabkan oleh tumor pankreas, dokter akan menganjurkan operasi untuk mengangkat pertumbuhan sel abnormal tersebut.

 

Itulah ulasan mengenai penyebab, tanda-tanda, dan cara mengatasi hipoglikemia yang perlu Anda ketahui. Penurunan kadar gula dalam darah secara drastis dari hipoglikemia adalah kondisi yang sering terjadi pada penderita diabetes atau akibat penggunaan obat-obatan tertentu, kondisi ini perlu diwaspadai, terutama jika gejala yang ditimbulkan cukup parah.

 

Jika Anda mengalami gejala hipoglikemia, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Anda juga dapat membuat janji temu dengan dokter melalui fitur Cari Dokter atau gunakan aplikasi MySiloam untuk berkonsultasi dengan dokter secara online.

 

Selain itu, lakukan pemeriksaan kesehatan rutin dengan pilihan paket medical check-up di Siloam Hospitals sebagai langkah pencegahan penyakit serius. Gunakan pula layanan telekonsultasi yang memungkinkan Anda melakukan konsultasi secara virtual dengan dokter Siloam Hospitals. Mari jaga kesehatan #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 5

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail