Kesehatan Tubuh
Pentingnya Skrining Stroke untuk Mencegah Risiko Fatal

Table of Contents
Stroke adalah salah satu penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian dan kecacatan di dunia. Penyakit ini terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, yang bisa disebabkan oleh penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Untuk mengurangi risiko terjadinya stroke, skrining stroke bisa menjadi langkah awal yang penting. Lantas, apa saja pemeriksaan untuk deteksi dini stroke? Berikut penjelasannya.
Apa Itu Skrining Stroke?
Stroke dapat terjadi kapan saja dan menyerang siapa saja, tanpa memandang usia. Untuk mencegah stroke, beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, mengontrol tekanan darah, menghindari rokok dan alkohol, serta menjalani pemeriksaan skrining stroke guna mendeteksi faktor risikonya sejak dini.
Stroke screening examination atau pemeriksaan skrining stroke adalah pemeriksaan medis yang bertujuan untuk mendeteksi faktor risiko stroke sebelum gejala muncul. Pemeriksaan ini mencakup berbagai tes, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah hingga pencitraan otak seperti CT scan atau MRI.
Mengapa Skrining Stroke Penting?
Sering kali, risiko stroke tidak disadari hingga muncul gejala yang serius. Melalui pemeriksaan skrining stroke, kondisi kesehatan dapat dievaluasi secara menyeluruh, memungkinkan langkah pencegahan yang lebih cepat dan efektif. Manfaat utama skrining stroke di antaranya seperti:
-
Mendeteksi faktor risiko lebih awal. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih dini, langkah pencegahan dapat segera dilakukan.
-
Mencegah komplikasi serius. Stroke bisa menyebabkan kelumpuhan dan gangguan fungsi tubuh lainnya. Dengan pencegahan yang tepat, risiko komplikasi stroke berat dapat dikurangi.
-
Meningkatkan kualitas hidup. Dengan mengetahui faktor risiko sejak dini, langkah pencegahan dapat dilakukan untuk menurunkan risiko stroke, sehingga dapat menjalani hidup lebih sehat dan berkualitas lebih lama.
Berbagai Skrining untuk Mencegah Stroke
Pada dasarnya, deteksi dini stroke terdiri dari berbagai pemeriksaan medis yang dirancang untuk menilai faktor risiko yang dapat menyebabkan stroke. Pemeriksaan ini digabungkan dalam sebuah paket agar penilaian dapat dilakukan secara komprehensif.
Paket skrining stroke dibagi mulai dari yang paling dasar (basic) hingga yang paling lengkap (complete). Berikut adalah penjelasan masing-masing paket agar lebih mudah menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan.
1. Paket Skrining Stroke Basic
Paket skrining stroke basic mencakup berbagai pemeriksaan dasar yang bertujuan untuk mendeteksi faktor risiko stroke secara dini. Pemeriksaan dalam paket skrining stroke basic meliputi:
-
Pemeriksaan laboratorium
-
Profil lipid & kolesterol: Kolesterol (total, HDL, LDL) dan trigliserida untuk menilai risiko aterosklerosis.
-
Fungsi ginjal: Ureum dan kreatinin untuk mengetahui kondisi ginjal yang dapat mempengaruhi tekanan darah.
-
Skrining diabetes (HbA1c): Mengukur kadar gula darah rata-rata dalam beberapa bulan terakhir untuk mendeteksi risiko diabetes.
-
Pemeriksaan fisik umum
-
Evaluasi tanda vital seperti tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh, dan laju pernapasan.
-
Pemeriksaan fisik seluruh tubuh untuk menilai risiko obesitas sebagai faktor pemicu stroke.
-
Elektrokardiografi (EKG)
-
Mendeteksi gangguan irama jantung (aritmia) yang dapat meningkatkan risiko stroke.
-
Pemeriksaan radiologi
-
Ultrasonografi (USG) karotis: Memeriksa kondisi pembuluh darah di leher untuk mendeteksi penyempitan atau plak yang dapat mengganggu aliran darah ke otak.
Paket ini direkomendasikan untuk melakukan deteksi dini faktor risiko stroke, terutama jika memiliki tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung dan stroke.
2. Paket Skrining Stroke Advanced
Paket skrining stroke advanced memberikan pemeriksaan yang lebih lengkap, yakni mencakup tambahan tes yang lebih spesifik untuk menilai risiko stroke dengan lebih akurat. Pemeriksaan dalam paket ini meliputi:
-
Pemeriksaan laboratorium
-
Profil lipid & Kolesterol: Kolesterol (total, HDL, LDL) dan trigliserida.
-
Fungsi ginjal: Ureum dan kreatinin.
-
Pemeriksaan agregasi platelet.
-
Pemeriksaan darah lengkap: Full Blood Count (CBC + Hitung Jenis + LED).
-
Pemeriksaan fisik dan konsultasi dokter
-
Pemeriksaan fisik menyeluruh dan tanda vital.
-
Konsultasi dengan dokter spesialis neurologi.
-
Pemeriksaan jantung dan pembuluh darah
-
Elektrokardiografi (EKG) untuk mendeteksi gangguan irama jantung.
-
Pemeriksaan radiologi
-
MRI Kepala Non-Kontras untuk menilai kondisi otak dan pembuluh darah secara menyeluruh.
-
Ultrasonografi (USG) karotis untuk mendeteksi penyempitan pembuluh darah di leher.
-
Skrining diabetes
-
Gula darah puasa dan HbA1c untuk menilai risiko diabetes sebagai faktor risiko stroke.
Paket ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang memiliki risiko stroke tinggi atau gejala awal yang mengarah pada gangguan pembuluh darah otak.
3. Paket Skrining Stroke Complete
Paket skrining stroke complete merupakan yang paling lengkap dan sangat direkomendasikan bagi individu yang ingin mendapatkan pemeriksaan menyeluruh untuk menghindari stroke. Pemeriksaan yang termasuk dalam paket ini adalah:
-
Pemeriksaan laboratorium
-
Profil lipid & kolesterol: Kolesterol (total, HDL, LDL) dan trigliserida.
-
Fungsi ginjal: Ureum dan kreatinin untuk mengevaluasi kesehatan ginjal.
-
Pemeriksaan Apo-A untuk menilai kadar apolipoprotein A, yang berperan dalam metabolisme dan pengangkutan lipid.
-
Pemeriksaan agregasi platelet untuk menilai kecenderungan pembentukan gumpalan darah.
-
Homosistein: Mengukur kadar asam amino dalam darah yang dapat meningkatkan risiko stroke.
-
Pemeriksaan darah lengkap: Full Blood Count (CBC + Hitung Jenis + LED) untuk menilai kesehatan darah.
-
Pemeriksaan fisik dan konsultasi dokter
-
Pemeriksaan fisik menyeluruh dan tanda vital.
-
Konsultasi dengan dokter spesialis neurologi untuk analisis lebih mendalam.
-
Pemeriksaan jantung dan pembuluh darah
-
Elektrokardiografi (EKG) untuk mendeteksi gangguan irama jantung.
-
Pemeriksaan pencitraan otak
-
MRI dan MRA Kepala Non-Kontras untuk melihat kondisi otak dan pembuluh darah secara lebih detail.
-
Ultrasonografi (USG) karotis untuk mendeteksi penyempitan pembuluh darah di leher.
-
Skrining diabetes
-
Gula darah puasa dan HbA1c untuk menilai risiko diabetes sebagai faktor risiko stroke.
Paket ini direkomendasikan bagi individu yang memiliki faktor risiko lebih tinggi, seperti hipertensi, diabetes, atau riwayat keluarga dengan stroke dan penyakit jantung.
4. Paket Brain Check-Up dan Brain Check-Up Plus
Selain paket skrining stroke, terdapat pemeriksaan khusus untuk kesehatan otak secara umum, yaitu:
-
Brain Check-Up: Pemeriksaan laboratorium serta radiologi yaitu MRI-MRA otak Non Kontras dan konsultasi dengan dokter spesialis neurologi atau dokter spesialis bedah saraf.
-
Brain Check-Up Plus: Pemeriksaan laboratorium, radiologi untuk menilai kondisi otak dan pembuluh darah dengan MRI-MRA Kepala Non-Kontras serta CT Angiografi Koroner untuk menilai kondisi jantung disertai dengan konsultasi dengan dokter spesialis neurologi/bedah saraf serta dokter spesialis jantung.
Paket pemeriksaan ini direkomendasikan bagi individu yang ingin memastikan kondisi otak tetap sehat, terutama jika sering mengalami gangguan daya ingat atau masalah kognitif lainnya.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Skrining Stroke?
Salah satu cara mencegah penyakit stroke telat ditangani adalah dengan melakukan skrining stroke. Skrining stroke disarankan bagi individu yang memiliki faktor risiko tertentu atau ingin memastikan kesehatan pembuluh darah dan otak tetap optimal. Stroke screening test perlu dipertimbangkan jika:
-
Memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol tinggi.
-
Merokok atau memiliki pola makan tinggi lemak jenuh.
-
Sering mengalami pusing, mati rasa, atau kesemutan tanpa sebab.
-
Memiliki riwayat keluarga yang pernah mengalami stroke atau penyakit jantung.
-
Stroke dapat terjadi pada segala usia, namun risikonya meningkat seiring dengan bertambahnya usia.
Stroke dapat menyerang siapa saja. Karenanya, penting untuk melakukan skrining stroke sebagai langkah pencegahan sebelum kondisi menjadi lebih serius. Segera lakukan medical check up di Siloam Hospitals terdekat dengan memesan paket skrining stroke sesuai dengan kebutuhan Anda.
Anda juga dapat berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Neurologi untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Proses pemeriksaan dan pengobatan akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing pasien agar mendapatkan penanganan yang optimal.
Namun apabila gejala stroke muncul, jangan panik dan segera hubungi stroke emergensi 1-500-911. Siloam Hospitals Group memiliki layanan Stroke Ready Hospitals dengan fasilitas lengkap, peralatan CT scan dan MRI berakurasi tinggi, serta dokter dan tim medis berpengalaman yang siaga 24/7 untuk menangani stroke dengan cepat dan tepat.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Skrining Kesehatan Otak Basic
Skrining Pria & Wanita
14 Service/Item
Rp1.500.000
Skrining Kesehatan Otak Advanced
Skrining Pria & Wanita
16 Service/Item
Rp4.100.000
Skrining Kesehatan Otak
2 Service/Item
Rp3.000.000
TERPOPULER
Paket Skrining Stroke Basic
Skrining Stroke
11 Service/Item
Rp1.400.000
TERPOPULER
Paket Skrining Stroke Advance
Skrining Stroke
16 Service/Item
Rp2.400.000
TERPOPULER
Paket Skrining Stroke Complete
Skrining Stroke
20 Service/Item
Rp4.500.000
Paket Post Stroke Homecare - 7 Hari
Rp12.500.000







