Mengenal Kapsul Endoskopi: Apa itu dan Manfaatnya
Kesehatan Tubuh

Mengenal Kapsul Endoskopi: Apa itu dan Manfaatnya

08 Juni 2026 5 menit waktu baca
Dr. dr. Robert Tedjasaputra, SpPD, KGEH - Capsule Endoscopy

Kapsul endoskopi adalah prosedur pemeriksaan saluran pencernaan menggunakan kapsul kecil yang berisi kamera. Setelah ditelan, kapsul akan bergerak mengikuti proses pencernaan dan mengambil ribuan gambar dari bagian dalam saluran cerna, terutama usus halus yang sulit dijangkau oleh endoskopi konvensional.

 

Pemeriksaan ini membantu dokter mencari penyebab berbagai keluhan pencernaan, seperti perdarahan saluran cerna yang tidak diketahui penyebabnya, penyakit radang usus, polip, maupun tumor pada usus halus. Lantas, bagaimana prosedur kapsul endoskopi dilakukan? Mari simak penjelasan berikut ini.

 

Apa Itu Kapsul Endoskopi? 

 

Kapsul endoskopi adalah metode diagnostik noninvasif yang digunakan untuk memvisualisasikan saluran pencernaan. Metode ini dilakukan dengan cara menelan sebuah kapsul kecil yang dilengkapi dengan kamera, lampu, dan baterai.

 

Kapsul yang ditelan, secara alami akan mengikuti pergerakan saluran pencernaan (gerak peristaltik) dan mengambil gambar dari sepanjang saluran cerna yang dilewati, untuk kemudian dianalisis oleh dokter.

 

Sampai saat ini, kapsul endoskopi dapat membantu dokter untuk memeriksa bagian saluran pencernaan yang sulit dijangkau oleh endoskopi konvensional, seperti usus halus. Dengan kapsul endoskopi, kelainan seperti peradangan usus, perdarahan saluran cerna, polip, tumor, atau penyakit lainnya diharapkan dapat terdeteksi.

 

Kelebihan Kapsul Endoskopi 

 

Kapsul endoskopi memiliki beberapa kelebihan dibandingkan endoskopi konvensional, di antaranya:

 

  • Noninvasif: Kelebihan utama kapsul endoskopi adalah pasien cukup menelan kapsul endoskopi, kemudian kapsul tersebut akan bergerak secara alami melewati saluran pencernaan mengikuti gerakan peristaltik.

  • Visualisasi menyeluruh: Kapsul endoskopi mengambil gambar secara terus-menerus saat bergerak melewati sepanjang saluran pencernaan.

  • Tidak memerlukan rawat inap: Pasien dapat beraktivitas normal seperti maupun bekerja selama kapsul bergerak di dalam saluran pencernaan. Namun, disarankan untuk tidak melakukan aktivitas berat dan mengangkat benda-benda berat. Selain itu, pasien dapat mengonsumsi makanan padat ringan dan air putih terlebih dahulu beberapa jam setelah menelan kapsul.

  • Tidak memerlukan anestesi: Pasien tidak memerlukan pembiusan umum, sehingga tidak memerlukan waktu pemulihan.

  • Pengujian awal yang efektif: Saat kapsul endoskopi telah berhasil mendeteksi penyebab dari gejala pada pasien, maka langkah-langkah pengobatan seperti pembedahan atau pemberian obat-obatan dapat dilakukan dengan terarah.

 

Keterbatasan Kapsul Endoskopi 

 

Meskipun memiliki banyak kelebihan, capsule endoscopy juga mempunyai beberapa keterbatasan. Berikut alasannya.

 

  • Tidak dapat intervensi langsung: Kapsul endoskopi tidak dapat melakukan intervensi langsung seperti pengangkatan polip atau pengambilan sampel jaringan seperti yang bisa dilakukan oleh endoskopi konvensional.

  • Keterbatasan pergerakan: Karena kapsul bergerak secara alami mengikuti pergerakan saluran pencernaan. Seiring dengan perjalanannya, baterai dalam kapsul endoskopi bisa habis sebelum menemukan kelainan di dalam saluran pencernaan. Hal ini mungkin terjadi pada pasien yang pergerakan ususnya lambat. Dalam beberapa kasus, kapsul endoskopi dapat terjebak di suatu bagian usus dan memerlukan double balloon enteroscopy atau pembedahan untuk mengeluarkannya.

 

Siapa yang Perlu Berhati-hati Sebelum Menjalani Kapsul Endoskopi? 

 

Sebelum menjalani pemeriksaan, pasien perlu memberi tahu dokter apabila memiliki kondisi berikut:

 

  • Kesulitan menelan.

  • Riwayat penyumbatan atau penyempitan usus.

  • Penyakit Crohn dengan dugaan striktur usus.

  • Riwayat operasi saluran cerna.

  • Sedang hamil.

  • Memiliki alat medis yang ditanam dalam tubuh, seperti pacemaker atau defibrillator. 

 

Dokter akan menentukan apakah capsule endoscopy aman dilakukan atau memerlukan pemeriksaan tambahan terlebih dahulu.

 

Persiapan Sebelum Kapsul Endoskopi 

 

Agar hasil pemeriksaan lebih optimal, dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk:

 

  • Berpuasa selama beberapa jam sebelum pemeriksaan.

  • Mengonsumsi obat pencahar bila diperlukan.

  • Menginformasikan seluruh obat dan suplemen yang sedang digunakan.

  • Mengikuti seluruh petunjuk dokter terkait makan, minum, dan obat-obatan sebelum prosedur.

 

Prosedur Kapsul Endoskopi 

 

Prosedur kapsul endoskopi umumnya meliputi beberapa tahap berikut:

 

1. Pemasangan alat perekam. Dokter akan meminta pasien memakai ikat pinggang antena dengan kabel yang terhubung dengan perekam.

 

2. Pemberian kapsul. Setelah semua alat terpasang, dokter akan memberikan kapsul endoskopi dan air untuk ditelan. Kapsul akan mengalir secara alami mengikuti pergerakan di sepanjang saluran pencernaan. Kamera yang terdapat dalam kapsul akan mengambil gambar dan merekam semua keadaan dalam saluran pencernaan.

 

3. Proses perekaman. Proses pengambilan gambar adalah sekitar 8–12 jam, sehingga selama waktu tersebut pasien dapat beraktivitas seperti biasa. Akan tetapi, pasien perlu memperhatikan beberapa hal selama kapsul ada di dalam tubuh, seperti:

 

  • Menghindari aktivitas berat seperti berlari atau melompat-lompat dan mengangkat benda-benda berat.

  • Memastikan alat perekam dalam keadaan kering.

  • Mengikuti arahan dokter kapan pasien dapat mengonsumsi makanan dan minuman setelah menelan kapsul.

 

Apa yang Terjadi Setelah Pemeriksaan? 

 

Setelah baterai kapsul endoskopi habis, kapsul tersebut secara otomatis akan berhenti merekam. Kemudian, kapsul akan keluar secara alami saat pasien buang air besar. Alat perekam dilepas secara mandiri sesuai instruksi dokter dan diberikan kepada dokter.

 

Pasien perlu berkonsultasi dengan dokter apabila sudah lebih dari 3 hari pasien tidak dapat BAB dan kapsul tidak kunjung keluar.

 

Risiko dan Efek Samping Kapsul Endoskopi 

 

Kapsul endoskopi termasuk prosedur yang aman dan jarang menimbulkan komplikasi. Efek samping yang paling sering dikhawatirkan adalah retensi kapsul, yaitu kondisi ketika kapsul tertahan di saluran pencernaan akibat adanya penyempitan usus. Bila hal ini terjadi, dokter dapat mempertimbangkan tindakan endoskopi khusus atau operasi untuk mengeluarkan kapsul.

 

Segera hubungi dokter jika setelah pemeriksaan muncul gejala seperti:

 

  • Nyeri perut hebat.

  • Mual dan muntah.

  • Perut kembung yang semakin berat.

  • Demam.

  • Kapsul belum keluar setelah beberapa hari sesuai instruksi dokter.

 

Itulah penjelasan mengenai kapsul endoskopi yang perlu diketahui. Kapsul endoskopi memiliki berbagai kelebihan yang tidak bisa dilakukan oleh endoskopi konvensional. Kelainan yang terjadi pada usus halus atau penyakit saluran cerna lainnya yang tidak dapat ditemukan melalui endoskopi konvensional atau metode pencitraan lainnya, dapat diperiksa dengan kapsul endoskopi.

 

Jika Anda mengalami keluhan pada saluran pencernaan yang tidak kunjung membaik atau mendapatkan rekomendasi dari dokter untuk menjalani endoskopi, konsultasikan lebih lanjut dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam terdekat untuk menentukan langkah pemeriksaan yang tepat.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan langkah pengobatan di setiap rumah sakit mungkin berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis profesional akan menentukan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan pasien. Informasi dalam artikel ini hanya bertujuan sebagai edukasi dan tentunya tidak dapat menggantikan diagnosis atau saran perawatan dari dokter.

 

Dengan adanya teknologi medis modern dan tim dokter berpengalaman di Siloam International Hospitals, Anda tidak perlu bepergian ke luar negeri untuk mendapatkan layanan berstandar internasional. Hubungi Siloam Medical Concierge untuk membantu Anda memperoleh informasi jadwal dokter, layanan pemeriksaan, dan fasilitas medis dengan standar rumah sakit internasional. Mari, mulai perjalanan kesembuhan Anda bersama kami, di Indonesia.

 

 

second opinion teknologi terkini

Dokter Kami
dr-robert-tedjasaputra-sppd-kgeh

Online & Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Robert Tedjasaputra, SpPD, KGEH

Penyakit Dalam

Subspesialis Gastroenterohepatologi


Siloam Hospitals Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail