Pola Hidup Sehat
Cara Mencegah Penyakit Demam Berdarah yang Bisa Dilakukan

Table of Contents
Demam berdarah dengue atau DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini sering menjadi ancaman serius di berbagai negara tropis, termasuk Indonesia, sehingga diperlukan langkah pencegahan sejak dini. Mari simak penjelasan selengkapnya tentang cara mencegah penyakit demam berdarah di sini.
Cara Mencegah Penyakit Demam Berdarah
DBD atau demam berdarah dengue adalah penyakit yang perlu diwaspadai karena pada beberapa kasus bisa berakibat fatal. DBD disebabkan oleh virus yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Sebagai informasi, Kemenkes mencatat bahwa hingga minggu ke-17 tahun 2024, terdapat 88.593 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan 621 kasus kematian di Indonesia. Ini sebabnya, pencegahan terhadap penularan DBD penting untuk dilakukan.
Untuk mencegah penularan demam berdarah, Anda bisa memulainya dari rumah, seperti menggunakan obat antinyamuk, menjaga kebersihan rumah, hingga menjaga rumah tetap terang. Berikut masing-masing penjelasannya.
1. Memastikan Rumah Terlindungi dari Nyamuk
Cara mencegah penyakit demam berdarah yang pertama adalah memastikan rumah terlindungi dari nyamuk dengan memasang tirai atau kelambu di tempat tidur. Pemasangan kelambu dapat mencegah nyamuk mendekat saat Anda tidur. Alhasil, tidur pun menjadi lebih nyenyak.
2. Menggunakan Obat Antinyamuk
Menggunakan obat antinyamuk di dalam dan luar rumah juga dapat membantu memerangi nyamuk penyebab DBD. Obat nyamuk direkomendasikan terutama bagi orang yang tinggal di daerah tropis dengan tingkat populasi dan keramaian yang tinggi. Jangan lupa untuk mengoleskan krim antinyamuk sebelum beraktivitas dan sebelum tidur.
3. Menjaga Kebersihan Rumah
Menjaga kebersihan rumah juga menjadi salah satu upaya pencegahan DBD yang penting untuk dilakukan. Hindari meninggalkan sampah di dalam dan di luar rumah karena bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk dan telurnya, seperti ban bekas atau wadah penyimpanan lain yang bisa terisi air.
Anda juga bisa menerapkan 3M plus seperti yang dianjurkan oleh Kemenkes, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air atau mengubur barang bekas, dan memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti.
Selain langkah-langkah 3M di atas, poin plus yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
-
Menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk.
-
Memeriksa tempat penampungan air.
-
Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.
-
Menggunakan obat antinyamuk.
-
Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi yang ada di rumah.
-
Membersihkan lingkungan secara bersama dengan gotong royong.
-
Meletakkan pakaian yang telah digunakan ke dalam wadah yang tertutup.
-
Memberikan larvasida pada penampungan air yang sulit untuk dikuras.
-
Memperbaiki talang air atau saluran air yang tidak lancar.
4. Mengenakan Pakaian Berlengan Panjang
Ketika sedang berada di daerah yang rawan nyamuk, usahakan untuk mengenakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang lengkap dengan kaus kaki serta sepatu tertutup. Hal ini dilakukan untuk melindungi kulit dari gigitan nyamuk yang dapat menyebabkan demam berdarah.
5. Jangan Biarkan Ada Genangan Air di Rumah
Genangan air merupakan habitat utama nyamuk penyebab DBD. Karenanya, hindari berbagai hal yang berpotensi menimbulkan genangan air, misalnya mengosongkan pot bunga yang terdapat air, rutin membersihkan dan mengganti tempat minum hewan peliharaan, hindari memelihara tanaman air di dalam rumah, serta memeriksa kondisi perairan rumah dalam keadaan baik.
6. Jaga agar Rumah Tetap Terang dan Berudara Segar
Cara mencegah penyakit demam berdarah juga bisa dilakukan dengan menjaga agar rumah tetap terang dan berudara segar. Nyamuk menyukai tempat yang gelap dan lembap. Jadi, pastikan rumah terpapar sinar matahari untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.
7. Mendapatkan Vaksinasi Dengue
Vaksinasi dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah DBD. Vaksin DBD dapat menurunkan risiko infeksi virus dengue yang merupakan penyebab demam berdarah dan mengurangi kasus DBD serius yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit. Lebih dari itu, vaksin DBD juga dapat mengurangi angka kematian.
Perlu diingat bahwa sejumlah saran terkait cara mencegah penyakit demam berdarah yang disebutkan di atas tidak dapat menggantikan saran dari tenaga medis profesional. Guna memastikan cara mencegah penyakit demam berdarah secara lebih akurat, atau jika Anda atau orang tedekat mengalami gejala DBD, silakan mengunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan evaluasi, diagnosis, dan saran perawatan dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam.
Sebagai langkah pencegahan lebih lanjut terhadap DBD, Anda dan keluarga bisa melakukan vaksinasi Vaksin Dengue Tetravalent (TDV) di Siloam Hospitals. Vaksin ini telah disetujui oleh BPOM RI sehingga aman digunakan. Praktis, segera pesan paket vaksinasi TDV melalui aplikasi MySiloam.
Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Denpasar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini







