Functional Endoscopic Sinus Surgery, Metode Pengobatan Sinusitis
Kesehatan Tubuh

Functional Endoscopic Sinus Surgery, Metode Pengobatan Sinusitis

05 Juni 2025 4 menit waktu baca
functional endoscopic sinus surgery

Functional endoscopic sinus surgery (FESS) atau bedah sinus endoskopi fungsional adalah prosedur minimal invasif untuk mengatasi gejala sinusitis yang berat. FESS dilakukan dengan menggunakan teknik nasal endoscopy atau endoskopi hidung. Untuk mengetahui secara lebih mendalam tentang prosedur FESS, mari simak penjelasan selengkapnya melalui artikel berikut ini.

 

Apa Itu Functional Endoscopic Sinus Surgery (FESS)? 

 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, functional endoscopic sinus surgery adalah suatu metode operasi minimal invasif yang dilakukan untuk mengatasi sinusitis berat, berkepanjangan, atau sering kambuh.

 

Pada prosesnya, dokter akan menggunakan sebuah alat endoskop berbentuk tabung yang dilengkapi dengan kamera dan lampu ke dalam lubang hidung untuk mengevaluasi rongga hidung, sinus dan daerah sekitarnya.


Dengan menggunakan endoskop yang dilengkapi kamera dan lampu, prosedur FESS memberikan keuntungan tersendiri, yaitu kelainan dalam rongga hidung, sinus, dan daerah sekitarnya bisa terlihat dengan jelas, sehingga menghasilkan lapang pandang operasi yang lebih luas dan detail. 

 

Lebih lanjut, prosedur ini juga memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi, masa pemulihan yang cenderung lebih singkat jika dibandingkan dengan operasi terbuka, serta risiko perdarahan yang lebih sedikit. 

 

 

Siapa yang Memerlukan Functional Endoscopic Sinus Surgery (FESS)?

 

Perlu dijelaskan terlebih dahulu bahwa sinusitis terbagi menjadi dua jenis, yaitu akut dan kronik. Sinusitis akut pada umumnya dapat sembuh melalui terapi obat-obatan yang diberikan dokter.

 

Sementara itu, sinusitis kronik merupakan kondisi yang berlangsung lebih dari 12 minggu dan sering kali terjadi berulang, meski telah diobati. Pasien dengan kondisi ini adalah kelompok yang memerlukan tindakan FESS. 

 

Selain untuk mengatasi sinusitis kronik, FESS juga dapat dilakukan untuk menangani sejumlah kondisi berikut. 

 

  • Mengatasi polip hidung yang tidak merespons pemberian terapi medikamentosa.

  • Menangani sumbatan pada saluran air mata yang terhubung langsung ke hidung. 

  • Menangani atresia choanal atau tersumbatnya saluran hidung ke tenggorokan pada bayi baru lahir. 

  • Mengambil benda asing yang terdapat pada hidung.

  • Meredakan mimisan yang sulit berhenti.

  • Mengangkat tumor hidung.

 

 

Persiapan Sebelum Functional Endoscopic Sinus Surgery (FESS)

Dokter atau tim medis akan memberi tahu pasien apa yang harus dilakukan sebelum operasi dilaksanakan. Penting untuk diketahui, kondisi kesehatan pasien mungkin dapat berbeda satu sama lainnya, sehingga persiapan pun juga akan berbeda. Namun, secara umum, persiapan sebelum functional endoscopic sinus surgery meliputi:

  • Jika merokok, hentikan kebiasaan merokok setidaknya tiga minggu sebelum operasi. Merokok dapat memperburuk gejala sinusitis.

  • Jangan mengonsumsi aspirin setidaknya 10 hari sebelum operasi. Meski dikonsumsi dalam jumlah yang sedikit, aspirin dapat meningkatkan jumlah perdarahan selama dan setelah operasi.

  • Pasien diminta untuk berpuasa selama beberapa jam sebelum operasi.

 

Prosedur Functional Endoscopic Sinus Surgery (FESS)

 

Prosedur FESS mungkin sedikit berbeda antar fasilitas layanan kesehatan. Namun, Berikut adalah sejumlah tahapan umum yang akan dilakukan oleh dokter atau tim medis selama prosedur FESS berlangsung.   

  • Dokter atau tim medis akan terlebih dahulu meneteskan obat dekongestan ke dalam hidung. 

  • Dokter atau tim medis akan mengevaluasi rongga hidung dengan alat endoskop. 

  • Alat bedah akan dimasukkan bersamaan dengan endoskop untuk mengangkat tulang, jaringan yang sakit, atau polip yang menyumbat sinus. 

  • Dokter atau tim medis dapat menggunakan microdebrider untuk mengikis jaringan. 

  • Dokter atau tim medis akan memasang tampon pada hidung untuk menyerap darah.

 

Efek Samping dan Komplikasi Functional Endoscopic Sinus Surgery (FESS)

 

Semua operasi memiliki efek samping dan kemungkinan komplikasi yang berbeda. Namun pada prosedur FESS, risiko komplikasi tergolong rendah. Namun jika terjadi, sejumlah tanda-tanda yang muncul bisa meliputi: 

 

  • Kehilangan indra penciuman. Beberapa pasien mungkin mengalami kehilangan sebagian atau seluruh indra penciuman.

  • Mata berair. FESS atau peradangan sinus dapat menyebabkan mata menjadi berair.

  • Perdarahan yang tidak biasa. Meski risiko perdarahan hebat pada FESS sangat kecil, pasien mungkin mengalami perdarahan lebih banyak dari biasanya. Jika ini terjadi, dokter mungkin akan memasang kain kasa di hidung dan merekomendasikan pasien untuk tetap di rumah sakit agar bisa dipantau.

  • Kebocoran cairan otak. Ini adalah komplikasi langka dimana terjadi kebocoran pada dasar tulang tengkorak. Jika terjadi kebocoran, pasien bisa mengalami meningitis atau peradangan pada otak.

  • Masalah penglihatan. Beberapa pasien bisa kehilangan penglihatan di salah satu mata atau mengalami penglihatan ganda setelah operasi.

 

Penting untuk diketahui bahwa prosedur functional endoscopic sinus surgery atau bedah sinus endoskopi fungsional hanya direkomendasikan bagi pasien setelah diagnosis dikonfirmasi. Dokter akan terlebih dahulu mengevaluasi kondisi pasien untuk memastikan pasien telah memenuhi persyaratan dalam menjalani tindakan ini.

 

Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala yang mengarah pada kondisi sinusitis kronik, segera lakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis THT di Siloam Hospitals Cinere (RS Jantung Diagram) atau Siloam Hospitals terdekat lainnya untuk mendapatkan evaluasi, diagnosis, dan penanganan yang tepat.

 

Sebagai informasi, setiap tahapan pemeriksaan dan metode pengobatan yang Anda jalani terkait sinusitis dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mendapatkan beragam kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan, mulai dari melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, melakukan self check in, hingga memantau hasil pemeriksaan secara online.

Sumber

Cleveland Clinic. Functional Endoscopic Sinus Surgery. Diakses pada 2024 | Kemkes. Indikasi Tindakan Functional Endoscopic Sinus Surgery. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-agustinus-sony-yudianto-sptht-kl

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Agustinus Sony Yudianto, SpTHT-KL

Otorinolaringologi (THTBKL)

Spesialis Telinga-Hidung-Tenggorok-Kepala-Leher


Siloam Hospitals Balikpapan

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ropi-affandi-sptht-kl

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ropi Affandi, SpTHT-KL

Otorinolaringologi (THTBKL)

Spesialis Telinga-Hidung-Tenggorok-Kepala-Leher


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-emanuel-q-sptht-kl

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Emanuel Quadarusman, SpTHT-KL

Otorinolaringologi (THTBKL)

Spesialis Telinga-Hidung-Tenggorok-Kepala-Leher


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail