Kesehatan Tubuh
Insufisiensi Vena Kronik - Penyebab, Gejala, dan Diagnosis

Table of Contents
Insufisiensi vena kronik adalah penyakit di mana aliran darah dari seluruh tubuh ke jantung terganggu karena katup-katup pada pembuluh vena tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, darah tidak dapat mengalir kembali dengan lancar ke jantung dan mengakibatkan penumpukan darah di pembuluh vena kaki. Untuk mengenal lebih lanjut tentang penyakit ini, mari simak penjelasan berikut.
Apa itu Insufisiensi Vena Kronik?
Insufisiensi vena kronik (IVK) atau chronic venous insufficiency (CVI) adalah penyakit pembuluh vena yang terjadi saat katup pada vena kaki tidak berfungsi dengan baik. Normalnya, pembuluh vena memiliki katup yang membantu mengalirkan darah dari seluruh tubuh kembali ke jantung. Namun, pada kondisi ini, katup-katup tersebut tidak bekerja dengan baik, sehingga darah tidak dapat mengalir kembali dengan lancar ke jantung dan menumpuk di pembuluh vena tungkai.
Penyebab Insufisiensi Vena Kronik
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kondisi ini timbul ketika katup di pembuluh vena kaki tidak berfungsi dengan baik sehingga terjadi penumpukan darah di dalam vena tungkai. Tak hanya itu, insufisiensi vena kronik juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
Kelainan Bawaan
Kelainan bawaan adalah salah satu penyebab penyakit IVK pada seseorang. Kelainan bawaan adalah kelainan pada pembuluh vena tungkai kaki yang dimiliki sejak lahir, seperti katup vena yang lemah atau bahkan terdapat beberapa kasus dimana orang lahir tanpa mempunyai katup di pembuluh darah vena kaki.
Perubahan pada Pembuluh Vena
Selain kelainan bawaan, IVK juga dapat disebabkan karena terjadinya perubahan pada pembuluh vena. Misalnya, pembuluh vena yang melebar sehingga menghalangi katup untuk menutup sepenuhnya.
Penyakit Lain yang Merusak Pembuluh Vena Kaki
Masalah medis seperti trombosis vena dalam (DVT) bisa menjadi penyebab IVK. DVT terjadi ketika terdapat gumpalan darah di dalam pembuluh vena dalam, biasanya di kaki atau panggul. Gumpalan darah ini kemudian dapat menyebabkan blokade atau penyumbatan pada aliran darah di pembuluh vena tersebut.
Ketika terjadi DVT, gumpalan darah yang terbentuk dapat meninggalkan luka atau jaringan parut. Jaringan parut ini dapat merusak struktur pembuluh vena dan katup di dalamnya. Akibatnya, pembuluh vena jadi melebar dan katup vena tidak dapat berfungsi dengan baik.
Selain penyebab di atas, penyakit ini juga dapat disebabkan oleh kebiasaan duduk atau berdiri terlalu lama, kurang aktivitas atau olahraga, kebiasaan merokok, berat badan berlebih, kehamilan, atau tekanan darah tinggi yang semuanya dapat memengaruhi kinerja pembuluh darah vena.
Gejala Insufisiensi Vena Kronik
Gejala insufisiensi vena kronik dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan dan area tubuh yang terpengaruh. Berikut adalah beberapa gejala umum yang dapat dialami oleh penderita IVK:
- Pembengkakan (edema): Pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki adalah salah satu gejala yang paling umum dialami penderita apalagi setelah berdiri dalam waktu lama. Pembengkakan ini terjadi karena penumpukan darah dan cairan di dalam pembuluh vena yang tidak berfungsi dengan baik.
- Pembengkakan pada pembuluh vena atau yang biasa disebut sebagai varises.
- Nyeri atau rasa berat pada kaki: Rasa nyeri atau berat pada kaki sering kali muncul terutama setelah beraktivitas atau berdiri dalam waktu lama.
- Kaki mudah lelah: Seseorang dengan IVK akan merasa kaki cepat lelah, bahkan setelah melakukan aktivitas ringan.
- Gatal-gatal pada kulit: Kulit di sekitar area yang terkena insufisiensi vena kronik dapat menjadi kering, kemerahan, dan gatal-gatal. Hal ini disebabkan oleh penumpukan zat limbik dan peradangan pada pembuluh vena.
- Perubahan warna kulit: Kulit di sekitar area yang terkena IVK dapat mengalami perubahan warna seperti menjadi lebih gelap, merah, atau kecoklatan. Hal ini disebabkan oleh penumpukan darah dan gangguan sirkulasi.
- Luka terbuka atau ulkus kulit: Dalam kondisi yang lebih parah, IVK dapat menyebabkan luka terbuka atau ulkus kulit yang sulit sembuh biasanya terjadi di sekitar pergelangan kaki.
Diagnosis Insufisiensi Vena Kronik
Biasanya, diagnosis insufisiensi vena kronik dilakukan melalui anamnesis atau wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan lanjutan oleh dokter. Berikut adalah jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk menegakkan diagnosis chronic venous insufficiency:
- Pemeriksaan fisik: Dokter akan mencari tanda-tanda dari IVK, seperti ulkus, pembengkakan, atau perubahan warna kulit.
- Melakukan ultrasonografi vaskular: Tes ini menggunakan gelombang suara untuk mendapatkan gambaran kecepatan dan arah aliran darah, serta keseluruhan kondisi dalam pembuluh vena pasien. Dengan metode ini, dokter dapat mengetahui bagian pembuluh vena mana yang mengalami kerusakan.
- Menggunakan Magnetic Resonance Venography (MRV): Dengan bantuan gelombang magnetik, dokter dapat melihat kondisi pembuluh vena yang diduga terkena IVK.
Pengobatan Insufisiensi Vena Kronik
Pengobatan untuk insufisiensi vena kronik melibatkan beberapa pendekatan yang dapat membantu mengurangi gejala dan memperlambat kerusakan. Berikut adalah beberapa cara umum yang digunakan dalam pengobatan kondisi ini:
- Perubahan gaya hidup: Menjalani gaya hidup sehat dapat membantu menurunkan risiko dan mengelola gejala insufisiensi vena kronik. Penderita dapat berolahraga secara teratur, menjaga berat badan ideal untuk mengurangi beban pada pembuluh vena, mengurangi paparan terhadap faktor risiko seperti merokok dan menghabiskan waktu lama dalam posisi duduk atau berdiri.
- Terapi kompresi: Menggunakan kompresi seperti kaus kaki atau stoking kompresi dapat membantu meningkatkan aliran darah dan mengurangi pembengkakan.
- Perawatan kulit: Merawat kulit dengan baik penting untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. Hal ini meliputi menjaga kebersihan kulit, menjaga kelembapan, dan menghindari luka atau goresan.
- Obat-obatan: Dokter dapat meresepkan obat-obatan untuk mengurangi gejala dan mengendalikan kondisi terkait seperti nyeri atau peradangan.
Dalam kasus yang lebih serius, dokter dapat merekomendasikan prosedur atau tindakan pembedahan seperti skleroterapi (injeksi obat untuk menutup atau menghilangkan pembuluh vena yang rusak) atau ablasi vena (penghancuran atau penyumbatan pembuluh vena yang rusak menggunakan sinar laser (endovenous laser ablation) atau dengan gelombang radio frekuensi tinggi (radiofrequency ablation).
Demikian pembahasan tentang insufisiensi vena kronik. Memahami penyebab dan gejala IVK sangat penting untuk meningkatkan kesadaran akan kondisi ini dan mencari penanganan yang tepat.
Jika Anda mengalami gejala seperti yang telah disebutkan di atas, silahkan datang ke Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat. Anda juga dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk membuat janji temu, booking, dan menemukan jadwal dokter.
Jika Anda ingin melakukan konsultasi secara virtual bersama dokter kami, gunakan aplikasi MySiloam untuk berkonsultasi dengan nyaman dan mudah. Silahkan unduh MySiloam sekarang dan percayakan kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Premium Kesehatan Jantung
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp5.400.000
TERPOPULER
Paket Spesial Skrining Jantung
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp1.200.000
TERPOPULER
Skrining Jantung Advance
Skrining Jantung
9 Service/Item
Rp2.950.000
TERPOPULER
Jantung Kuat
Skrining Jantung
2 Service/Item
Rp499.000
TERPOPULER
Jantung Sehat
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp999.000
TERPOPULER
Jantung Prima
Skrining Jantung
7 Service/Item
Rp1.399.000
TERPOPULER
Jantung Ultima
Skrining Jantung
8 Service/Item
Rp1.900.000







