Bengkak di Lengan atau Kaki? Waspadai Edema dan Cara Mengatasinya!
Kesehatan Tubuh

Bengkak di Lengan atau Kaki? Waspadai Edema dan Cara Mengatasinya!

21 Januari 2025 4 menit waktu baca
edema adalah

 

Edema adalah kondisi medis berupa membengkaknya bagian tubuh tertentu, seperti lengan, perut, wajah, dan kaki, karena terdapat penumpukan cairan berlebih. Apabila masih tergolong ringan, edema tidak menimbulkan bahaya tertentu dan dapat sembuh dengan sendirinya.

 

Meski begitu, edema juga bisa menjadi gejala dari penyakit serius, seperti gangguan ginjal hingga gagal jantung. Maka dari itu, mari simak penjelasan selengkapnya mengenai apa itu edema, penyebab, gejala, hingga pengobatannya melalui artikel berikut ini.

 

Apa itu Edema?

 

Edema adalah membengkaknya bagian tubuh tertentu karena terdapat penumpukan cairan berlebih. Edema bisa terjadi pada seluruh bagian tubuh mulai dari lengan, perut, kaki, hingga organ vital seperti paru-paru.  Edema dapat menimbulkan komplikasi tertentu bila pembengkakan tidak kunjung mereda, seperti kesulitan bergerak, otot kaku dan tegang, infeksi pada area tubuh yang membengkak serta terhambatnya peredaran darah.

 

Jenis Edema

 

Berdasarkan letak penumpukan cairannya, edema dikelompokkan ke dalam beberapa jenis, yaitu:

 

1. Edema Perifer

 

Edema perifer adalah jenis edema yang dapat terjadi pada bagian pergelangan tangan, lengan, engkel, dan telapak kaki. Edema perifer sering kali disebabkan oleh gangguan aliran darah, masalah pada ginjal, serta gangguan kelenjar getah bening.

 

2. Edema Pedal

 

Edema pedal merupakan penumpukan cairan pada bagian betis serta kaki bagian bawah. Kondisi ini menyebabkan penderitanya kesulitan untuk bergerak. Edema pedal umumnya dialami oleh orang tua serta wanita yang sedang hamil. Edema pedal juga menjadi salah satu indikasi terjadinya penyakit gagal jantung.

 

3. Limfedema

 

Limfedema merupakan jenis edema atau pembengkakan pada lengan dan kaki yang terjadi karena adanya kerusakan atau masalah pada kelenjar getah bening. Limfedema kerap kali dipicu oleh penanganan kanker, seperti perawatan radioterapi atau pembedahan.

 

4. Edema Paru

 

Sesuai dengan namanya, edema paru adalah penumpukan cairan yang terjadi pada paru-paru. Kondisi ini dapat mengakibatkan penderitanya mengalami sesak napas hingga batuk berdarah. Biasanya gejala akan memburuk ketika penderitanya sedang berbaring.

 

5. Edema Serebral

 

Edema serebral adalah jenis edema atau pembengkakan yang terjadi pada otak. Adapun beberapa faktor yang dapat memicu atau menyebabkan terjadinya edema serebral di antaranya adalah cedera pada kepala, pembuluh darah tersumbat, hingga tumor otak.

 

6. Edema Makula

 

Edema makula adalah jenis edema atau pembengkakan yang terjadi pada makula, yaitu bagian pada mata yang terletak di tengah-tengah retina. Edema makula merupakan suatu kondisi yang termasuk ke dalam salah satu komplikasi retinopati diabetik.

 

Penyebab Edema

 

Penyebab utama edema adalah keluarnya cairan dari pembuluh darah kecil (kapiler). Hal yang memicu keluarnya cairan dari pembuluh kapiler sangat beragam, mulai dari masalah ringan, seperti duduk terlalu lama, hingga penyakit serius. Adapun macam-macam faktor yang meningkatkan risiko terjadinya edema adalah sebagai berikut:

 

 

Gejala Edema

 

Gejala edema cenderung beragam tergantung dari keparahan kondisi serta lokasi pembengkakannya. Namun, beberapa gejala umum dari edema adalah sebagai berikut:

 

  • Bagian tubuh yang membengkak terlihat kencang dan mengilap.

  • Bagian tubuh yang membengkak akan membentuk lekukan seperti lesung pipi jika area kulit tersebut ditekan.

  • Kesulitan bernapas jika edema terjadi pada paru-paru.

  • Kesulitan berjalan jika edema terjadi pada kaki.

 

Pengobatan Edema

 

Edema memang bisa sembuh dengan sendirinya jika masih tergolong kasus ringan. Namun, penanganan medis tetap diperlukan apabila edema tidak kunjung mereda dalam jangka waktu lama. Beberapa tindakan medis yang dapat dilakukan dokter untuk menangani edema adalah sebagai berikut:

 

  • Pemberian obat-obatan tertentu, seperti obat diuretik yang berfungsi untuk mengeluarkan cairan dan garam berlebih di dalam tubuh melalui urine.

  • Transfusi albumin melalui intravena (IV).

  • Hemodialisis secara rutin bila edema disebabkan oleh gagal ginjal.

 

Di samping itu, penderita edema juga akan disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya yang dapat membantu proses penyembuhan, seperti:

 

  • Membatasi konsumsi makanan yang mengandung garam tinggi.

  • Olahraga secara rutin.

  • Membiasakan diri untuk melakukan peregangan setiap 30 menit sekali jika memiliki rutinitas yang mengharuskan duduk dalam jangka waktu lama.

  • Berhenti merokok.

  • Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung alkohol.

 

Penting untuk diketahui bahwa tanda dan gejala yang disebutkan pada artikel ini tidak spesifik mewakili kondisi edema. Artinya, terdapat kemungkinan gejala-gejala tersebut mengindikasikan kondisi medis lainnya. Oleh karena itu, segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat apabila Anda menyadari adanya pembengkakan pada bagian tubuh tertentu.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter bisa berbeda-beda di setiap rumah sakit, tergantung dari fasilitas yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis akan memastikan tahapan pemeriksaan dan pengobatan telah sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Bila ingin membuat janji temu dengan dokter terkait, Anda bisa memanfaatkan fitur yang tersedia di aplikasi MySiloam. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat melihat riwayat kesehatan secara virtual. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail