Berbagai Jenis Sediaan Obat Bentuk Larutan yang Umum Digunakan
Kesehatan Tubuh

Berbagai Jenis Sediaan Obat Bentuk Larutan yang Umum Digunakan

30 Mei 2025 4 menit waktu baca
jenis sediaan obat bentuk larutan

Obat dalam bentuk sediaan larutan umumnya terdiri dari campuran obat dan bahan pembawa yang dilarutkan atau disuspensikan dalam pelarut yang sesuai. Sediaan obat ini dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, seperti larutan oral, larutan topikal, dan lainnya. Untuk memahami lebih lanjut tentang berbagai jenis sediaan obat dalam bentuk larutan, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

 

Berbagai Jenis Sediaan Obat Bentuk Larutan

 

Dalam dunia farmasi, arti larutan adalah sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terlarut. Zat kimia di dalam larutan terlarut atau terdispersi secara molekuler dalam pelarut yang sesuai ataupun kombinasi pelarut yang saling bercampur.

 

Molekul-molekul yang terkandung di dalam larutan terdispersi secara merata. Karena itu, bentuk sediaan obat ini umumnya memiliki keseragaman dosis dan tingkat ketelitian yang baik ketika diencerkan atau dicampur. Di sisi lain, berdasarkan cara penggunaan dan sistem pelarutnya, sediaan obat berbentuk larutan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut penjelasan selengkapnya:

 

Berdasarkan cara menggunakannya, sediaan obat bentuk larutan dibedakan menjadi beberapa kelompok, di antaranya larutan oral, larutan topikal, larutan otik, larutan optalmik, dan larutan parenteral. Berikut adalah masing-masing penjelasannya:

 

1. Larutan Oral

 

Larutan oral adalah sediaan obat berbentuk cair yang dapat diberikan secara oral (dikonsumsi melalui mulut). Jenis sediaan obat bentuk larutan ini biasanya mengandung satu atau lebih zat dengan ataupun tanpa bahan pemanis, pengaroma, maupun pewarna yang larut dalam air atau campuran air dengan pelarut pendukung.

 

Jenis sediaan obat bentuk larutan oral terbagi kembali menjadi beberapa kelompok, yaitu:

 

  • Sirup: Jenis obat berbentuk larutan yang mengandung satu atau lebih komponen gula, terutama sukrosa.

  • Eliksir: Sediaan obat berbentuk cair, berwarna bening, beraroma manis, dan mengandung etanol sebagai pelarut pendukungnya. Jenis obat ini biasanya mengandung lebih sedikit gula dan lebih encer bila dibandingkan dengan sirup.

  • Obat tetes (drops): Sediaan obat berbentuk larutan dengan kandungan senyawa aktif yang kuat. Obat ini biasanya diberikan dalam volume kecil menggunakan alat khusus, seperti pipet, yang digunakan untuk meneteskan obat ke dalam mulut pasien.

 

2. Larutan Topikal

 

Jenis sediaan obat bentuk larutan selanjutnya adalah larutan topikal, yaitu larutan obat yang digunakan di permukaan kulit. Adapun beberapa jenis larutan topikal yang umum digunakan, di antaranya sebagai berikut:

 

  • Lotio: Larutan yang ditujukan untuk pemakaian di luar, tepatnya di permukaan kulit yang diberikan dengan bantuan kapas, wol, atau kasa. 

  • Liniment: Liniment adalah obat berbentuk cair yang digunakan dengan cara dioleskan pada permukaan kulit. Berbeda dengan lotio, bahan pelarut liniment berbasis minyak (oil-based). Bentuk sediaan obat ini biasanya diberikan seraya memijat bagian tubuh.

  • Larutan oral topikal: Larutan yang digunakan pada lapisan mukosa mulut. Contoh larutan oral topikal adalah lidokain, yang digunakan dengan cara dikumur. 

 

3. Larutan Otik

 

Larutan otik adalah jenis sediaan obat bentuk larutan yang mengandung air, gliserin, atau pelarut lain, serta bahan pendispersi untuk digunakan pada telinga. Pemakaian obat ini biasanya bertujuan untuk melunakkan kotoran telinga (serumen prop), meredakan nyeri telinga, dan menangani infeksi telinga. Adapun beberapa contoh obat berbentuk larutan otik yang umum digunakan, di antaranya:

 

  • Larutan otik dengan kandungan kombinasi neomisin, betametason, polimiksin B, dan lidokain.

  • Larutan otik kloramfenikol. 

  • Larutan otik natrium dokusat.

 

4. Larutan Optalmik

 

Larutan optalmik adalah larutan steril atau tersuspensi yang digunakan dengan cara diteteskan ke dalam mata menggunakan pipet. Jenis obat ini pada dasarnya harus isotonik (bisa terlarut) dengan air mata, memiliki pH yang stabil, dan bebas dari senyawa asing yang bisa memicu iritasi pada mata.

 

Beberapa contoh obat berbentuk larutan optalmik, beberapa di antaranya sebagai berikut. 

  • Larutan optalmik olopatadin.

  • Larutan optalmik hypromellose

  • Larutan optalmik tropikamida.

 

5. Larutan Parenteral

 

Larutan parenteral atau injeksi adalah jenis sediaan obat bentuk larutan yang diberikan melalui jarum suntik atau alat suntik bertekanan (pressure syringe). Larutan injeksi harus memenuhi uji sterilitas obat. Jenis obat ini bisa disuntikkan melalui beberapa rute, beberapa diantaranya yang paling umum digunakan adalah intravena (IV), intramuskular (IM), dan subkutan (SC), yang pemberiannya hanya dapat dilakukan oleh dokter atau tenaga medis profesional lainnya.

 

Demikian penjelasan mengenai berbagai jenis sediaan obat bentuk larutan serta cara tepat untuk menggunakannya. Namun, perlu dipahami bahwa obat-obatan harus digunakan sesuai dengan anjuran dokter untuk menghindari risiko terjadinya berbagai efek samping yang bisa mengganggu kesehatan tubuh. Selain itu, pemakaian obat-obatan juga hanya bisa dilakukan apabila diagnosis pasien sudah dikonfirmasi.

 

Maka dari itu, apabila Anda atau kerabat menderita kondisi medis tertentu yang membutuhkan penggunaan obat-obatan, alangkah baiknya untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum terlebih dahulu di Siloam Hospitals terdekat guna memperoleh diagnosis serta saran perawatan yang tepat.

 

Sebagai informasi, setiap prosedur pemeriksaan dan pengobatan yang dilakukan di masing-masing rumah sakit mungkin akan beragam, tergantung pada fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan memastikan seluruh prosedur medis tersebut sudah disesuaikan dengan kondisi pasien.

 

Agar lebih praktis, manfaatkan juga aplikasi MySiloam yang menyediakan berbagai fitur untuk melihat informasi jadwal praktik, booking, hingga membuat janji temu dengan dokter terkait. Selain itu, aplikasi ini juga memungkinkan Anda untuk melakukan konsultasi langsung dengan dokter pilihan secara virtual.

Sumber

Kemenkes. FARMAKOPE Indonesia Edisi VI 2020. Diakses pada 2024 | Pharmapproach. Understanding Pharmaceutical Liquid Dosage Forms. Diakses pada 2024 | Kemkes. E-Farmakope. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-susianah-sarbana

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Susianah Sarbana

Kedokteran Umum

Dokter Umum


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-i-wayan-murtana-putra

Kunjungi Rumah Sakit

dr. I Wayan Murtana Putra

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals Denpasar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-inanto-widjaja

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Inanto Widjaja

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail