Kesehatan Tubuh
Mengenal Ablasi Tiroid, ini Tujuan, Indikasi, & Prosedurnya

Table of Contents
Ablasi tiroid adalah prosedur minimal invasif yang dilakukan untuk menangani nodul atau benjolan pada tiroid. Secara umum, prosedur ablasi tiroid dapat dilakukan melalui dua metode, yaitu ablasi kimia (chemical ablation) dan ablasi termal (thermal ablation). Mari kenali apa itu ablasi tiroid selengkapnya dalam pembahasan berikut ini.
Apa itu Ablasi Tiroid?
Ablasi tiroid atau thyroid ablation adalah prosedur minimal invasif yang menggunakan energi panas atau zat kimia tertentu untuk menangani kista atau nodul pada kelenjar tiroid, yaitu dengan cara mengecilkan ukuran nodul. Perlu dipahami bahwa kista tiroid merupakan massa yang berisi lebih banyak cairan dibandingkan jaringan padat. Sementara itu, nodul tiroid umumnya mengandung lebih banyak jaringan padat daripada cairan.
Kelenjar tiroid sendiri merupakan organ tubuh berbentuk seperti sayap kupu-kupu yang terletak di bagian depan leher. Fungsinya adalah untuk menghasilkan hormon yang berperan penting dalam mengatur proses metabolisme tubuh.
Tujuan dan Indikasi Ablasi Tiroid
Tujuan utama dilakukannya ablasi tiroid adalah untuk menangani nodul tiroid, yaitu salah satu jenis penyakit tiroid yang ditandai dengan munculnya benjolan pada kelenjar tiroid di leher. Dalam beberapa kondisi, prosedur ini juga dapat membantu menangani kanker tiroid yang berukuran kecil. Di samping itu, dokter juga dapat menyarankan pasien untuk menjalani prosedur thyroid ablation apabila mengalami beberapa kondisi berikut ini:
-
Nodul tiroid bersifat jinak (nonkanker).
-
Nodul tiroid berisi padatan.
-
Nodul tiroid berupa kista.
-
Nodul tiroid menyebabkan kelenjar tiroid bekerja terlalu aktif.
-
Nodul tiroid telah memengaruhi penampilan atau menekan organ tubuh di sekitarnya.
Persiapan Ablasi Tiroid
Dalam persiapan sebelum menjalani prosedur thyroid ablation, dokter akan terlebih dahulu melakukan wawancara medis (anamnesis) terkait dengan keluhan dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat pembengkakan yang terjadi di area leher pasien.
Pemeriksaan penunjang juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan dan memastikan pasien telah memenuhi persyaratan untuk menjalani prosedur medis ini. Beberapa pemeriksaan penunjang tersebut, di antaranya:
-
Tes darah, untuk melihat kadar hormon tiroid di dalam tubuh.
-
Biopsi jaringan kelenjar tiroid, untuk memastikan apakah pasien mengalami kanker tiroid.
Prosedur Ablasi Tiroid
Untuk meminimalkan rasa tidak nyaman selama prosedur berlangsung, dokter dapat mengaplikasikan krim anestesi lokal di area leher pasien atau bahkan anestesi umum jika diperlukan. Kemudian, dokter dapat melakukan prosedur ablasi tiroid melalui dua metode, yaitu ablasi kimia (chemical ablation) serta ablasi termal (thermal ablation). Berikut masing-masing penjelasannya.
-
Ablasi kimia: Prosedur yang dilakukan dengan memanfaatkan senyawa kimia tertentu untuk menghancurkan jaringan abnormal pada kelenjar tiroid. Salah satu senyawa kimia yang kerap digunakan adalah etanol.
Senyawa tersebut akan memicu pembentukan jaringan parut dan menyebabkan kematian pada sel-sel abnormal di dalam kelenjar tiroid. Prosedur ini biasanya digunakan untuk menangani kista tiroid. Adapun langkah-langkah untuk melakukan ablasi etanol adalah:
-
Mengeluarkan cairan yang ada di dalam kista tiroid menggunakan jarum.
-
Kista akan dicuci dengan larutan saline (air garam steril).
-
Memasukkan etanol sebagai zat penghancur ke dalam kista menggunakan jarum khusus dan dibiarkan selama 2–5 menit sebelum nantinya dikeluarkan. Namun, pada beberapa kasus, sebanyak 1–2 ml etanol dapat ditinggalkan di dalam kista untuk proses ablasi yang adekuat.
-
Ablasi termal: Prosedur yang memanfaatkan energi panas untuk menghancurkan nodul tiroid. Berdasarkan teknik yang digunakan, ablasi termal dapat dibedakan kembali menjadi beberapa jenis, di antaranya:
-
Radiofrequency ablation (RFA): Prosedur ini menggunakan gelombang radio (radio wave) yang dapat menghasilkan energi panas untuk menghancurkan jaringan abnormal pada kelenjar tiroid.
-
Microwave ablation: Menggunakan gelombang mikro (micro wave), yaitu bentuk radiasi elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang lebih pendek dibandingkan gelombang radio, untuk menghasilkan energi panas yang bisa menghancurkan jaringan abnormal pada kelenjar tiroid.
-
Laser ablation: Memanfaatkan teknologi sinar laser melalui jarum yang dimasukkan ke dalam nodul tiroid untuk menghancurkan jaringan abnormal tersebut.
-
High intensity-focused ultrasound ablation: Menggunakan gelombang ultrasound untuk menghasilkan energi panas yang dapat menghancurkan jaringan abnormal.
Perawatan Pascaprosedur Ablasi Tiroid
Setelah menjalani thyroid ablation, dokter akan memeriksa kondisi pasien secara berkala dalam kurun waktu 1–2 jam pascaprosedur guna memantau kemungkinan munculnya komplikasi. Pasien mungkin akan mengalami nyeri ringan atau memar setelah prosedur. Dalam hal ini, dokter dapat memberikan obat pereda nyeri (analgesik) untuk membantu meredakan rasa nyeri tersebut.
Perlu diingat, prosedur thyroid ablation hanya dilakukan ketika diagnosis pasien sudah dikonfirmasi. Dokter dan tim medis terkait akan memutuskan hal tersebut dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien guna memastikan bahwa pasien memenuhi persyaratan untuk menjalani tindakan medis ini.
Setiap tahapan pemeriksaan serta pengobatan yang dilakukan oleh pasien terkait dengan kondisinya pun bisa berbeda, tergantung pada fasilitas kesehatan yang tersedia di masing-masing rumah sakit. Dalam hal ini, tenaga medis profesional akan merencanakan prosedur medis yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan pasien.
Maka dari itu, jika mengalami gejala-gejala tidak biasa yang berkaitan dengan fungsi kelenjar tiroid, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Bedah Onkologi di Siloam Hospitals Lippo Village maupun Siloam Hospitals terdekat dari kota Anda guna memperoleh diagnosis yang akurat serta saran medis yang tepat.
Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan akses perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
Melbourne Thyroid Surgery. Thyroid Ablation: The Basics. Diakses pada 2024 | Saint John's Cancer Institute. Thyroid Radiofrequency Ablation. Diakses pada 2024 | American Thyroid Association. Thyroid Radiofrequency Ablation. Diakses pada 2024 | UHealth – University of Miami Health System. Thyroid Ablation. Diakses pada 2024 | Indonesian Journal of Cancer. Percutaneous Ethanol Ablation for Management of Cystic Thyroid Nodules: A Case Report. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ivana Dewi Mulyanto, SpKN (K), FANMB
Kedokteran Nuklir
Subspesialis Onkologi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Hapsari Indrawati, SpKN-TM (K)
Kedokteran Nuklir
Subspesialis Onkologi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Febby Hutomo, SpKN (K), FANMB
Kedokteran Nuklir
Subspesialis Onkologi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
TSH Sensitive / Hormon Tiroid TSH Sensitif
1 Service/Item
Rp261.900
TERPOPULER
Free T3 (Hormon Tiroid FT3 )
Darah, Endokrin/Hormon
1 Service/Item
Rp439.200
TERPOPULER
Free T4 (Free Thyroxine) / Hormon Tiroid FT4
Darah, Endokrin/Hormon
1 Service/Item
Rp342.000
TERPOPULER
USG Leher
USG
Rp613.000
TERPOPULER
USG THYROID
USG
Rp613.000






