Kesehatan Tubuh
Kurap: Penyebab, Gejala, Pengobatan, & Pencegahannya

Table of Contents
Kurap adalah penyakit kulit berupa timbulnya ruam merah berbentuk lingkaran dan tebal. Kurap disebabkan oleh infeksi jamur yang penularannya terjadi melalui kontak langsung dengan penderita atau benda yang sudah terkontaminasi jamur tersebut. Mari kenali penyebab, gejala, hingga cara mengobati kurap selengkapnya melalui artikel berikut.
Apa itu Kurap (Tinea Corporis)?
Kurap atau tinea corporis adalah penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya ruam merah berbentuk lingkaran, bersisik, dan terasa gatal. Pada bagian tepi ruam, umumnya terdapat lentingan atau lepuhan yang berjajar dan berisi air. Namun, lentingan tersebut tidak sebesar cacar air.
Istilah lain dari kurap adalah ringworm karena bentuknya terlihat seperti cacing yang melingkar layaknya cincin. Area yang dapat menjadi tempat tumbuhnya jamur dan menyebabkan munculnya kurap di antaranya, yaitu kepala, tangan, kaki, wajah, atau bahkan selangkangan.
Kurap sering kali dikaitkan dengan kudis dan kadas. Perlu diluruskan, kadas adalah nama lain dari kurap, sehingga tidak ada perbedaan di antara keduanya. Sedangkan, perbedaan antara kudis dan kurap adalah faktor penyebabnya. Kurap merupakan penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi jamur, sementara kudis disebabkan oleh tungau kecil yang menggigit serta bersembunyi di dalam kulit.
Penyebab Kurap
Seperti yang sudah sempat disinggung sebelumnya, penyebab kurap adalah infeksi jamur. Beberapa jenis jamur yang menjadi penyebab kurap, yaitu Epidermophyton, Microsporum, serta Trichophyton. Kurap ditularkan melalui kontak langsung dengan pengidapnya, baik manusia maupun hewan. Penyakit kulit ini juga dapat terjadi apabila seseorang menyentuh benda yang sudah terkontaminasi oleh jamur penyebab kurap.
Gejala Kurap
Gejala kurap diawali dengan munculnya ruam merah berbentuk lingkaran, bersisik, dan terasa sangat gatal. Ruam tersebut dapat meluas apabila tidak ditangani dengan segera. Jika terjadi pada kuku, gejala kurap ditandai dengan adanya penebalan pada jaringan di bawah kuku. Kuku yang terdapat kurap juga akan mudah rapuh serta berubah warna menjadi putih buram.
Pengobatan Kurap
Penggunaan salep antijamur dinilai menjadi cara menghilangkan kurap yang efektif. Adapun salep yang biasa digunakan untuk mengobati kurap antara lain:
-
Clotrimazole.
-
Naftifine.
-
Ketoconazole.
-
Miconazole.
Namun, jika infeksi jamur kurap sudah cukup parah, dokter biasanya akan meresepkan obat antijamur berbentuk tablet, seperti terbinafine, fluconazole, itraconazole, dan griseofulvin. Penting untuk diingat, penggunaan obat salep dan tablet tersebut harus sesuai dengan anjuran dokter.
Untuk mengoptimalkan proses penyembuhan, penderita juga dapat melakukan perawatan mandiri di rumah, seperti:
-
Gunakan pakaian longgar dan hindari pakaian berbahan kasar yang dapat memicu iritasi.
-
Segera bawa hewan peliharaan ke dokter hewan apabila juga terindikasi mengalami kurap.
-
Hindari menggaruk ruam merah dari kurap yang terasa gatal. Penderita disarankan untuk menggunakan salep dari dokter untuk membantu mengatasi rasa gatal.
-
Rutin membersihkan rumah serta lingkungan sekitar.
-
Cuci sprei tempat tidur yang digunakan setiap hari, terlebih ketika masih mengidap kurap.
Pencegahan Kurap
Sebagai langkah pencegahan terjadinya kurap, seseorang dapat menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekitar. Berikut langkah pencegahan kurap yang dapat diterapkan:
-
Tidak berbagi penggunaan barang pribadi dengan orang lain.
-
Rutin memandikan hewan peliharaan serta membersihkan kandangnya, minimal satu minggu sekali.
-
Selalu pastikan area kulit bersih dan tidak terlalu lembap untuk menghindari tumbuhnya bakteri dan jamur.
-
Selalu mencuci tangan setelah memegang benda atau hewan peliharaan atau setelah berkebun.
-
Ganti pakaian setiap hari. Hindari menggunakan pakaian yang sudah lembap.
-
Sebisa mungkin, hindari mengenakan pakaian yang tidak dapat menyerap keringat dengan baik.
Penting untuk diketahui bahwa penyebab serta gejala yang disebutkan di atas tidak spesifik mewakili penyakit kurap. Artinya, penyebab atau gejala tersebut bisa serupa dengan kondisi medis atau penyakit lainnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperoleh diagnosis yang tepat dan akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Dermatologi (Kulit) di Siloam Hospitals terdekat apabila muncul ruam merah yang terasa gatal pada kulit.
Sebagai informasi, tahap pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi kurap dapat berbeda tergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.
Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Armina Haramaini, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Epi Panjaitan, MSc, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Paket Hidup Sehat 1 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
8 Service/Item
Rp1.025.000
TERPOPULER
Paket Siloam Ruby
Skrining Umum
21 Service/Item
Rp1.000.000
TERPOPULER
Paket Siloam Silver
Skrining Umum
22 Service/Item
Rp1.900.000
TERPOPULER
Paket Siloam Pearl
Skrining Umum
31 Service/Item
Rp4.300.000







