Kesehatan Tubuh
Unicompartmental Knee Arthroplasty (UKA): Solusi Atasi Osteoarthritis

Table of Contents
- Apa Itu Unicompartmental Knee Arthroplasty?
- Tujuan dan Indikasi Unicompartmental Knee Arthroplasty
- Keuntungan dan Kekurangan Unicompartmental Knee Arthroplasty
- Persiapan Unicompartmental Knee Arthroplasty
- Prosedur Unicompartmental Knee Arthroplasty
- Perawatan Pascaprosedur Unicompartmental Knee Arthroplasty
- Risiko Komplikasi Unicompartmental Knee Arthroplasty
Unicompartmental knee arthroplasty (UKA), unicompartmental knee replacement, atau partial knee arthroplasty adalah prosedur bedah yang dirancang untuk menggantikan satu kompartemen sendi lutut yang mengalami kerusakan tanpa membuang kompartemen dan ligamen lutut yang sehat.
Prosedur ini berbeda dengan total knee arthroplasty (TKA) yang mengganti tiga atau seluruh kompartemen sendi lutut. Untuk memahami lebih lanjut mengenai unicompartmental knee arthroplasty, simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Apa Itu Unicompartmental Knee Arthroplasty?
Unicompartmental knee arthroplasty adalah tindakan pembedahan untuk membantu meredakan rasa nyeri serta meningkatkan kualitas hidup seseorang yang mengalami kerusakan sendi lutut akibat osteoarthritis atau pengapuran tulang.
Partial knee replacement umumnya dilakukan dengan mengganti kompartemen medial atau lateral menggunakan sendi buatan (prostesis) yang terbuat dari logam dan plastik. Partial knee replacement merupakan alternatif untuk penggantian lutut total (total knee replacement) pada pasien yang memiliki masalah pada satu area lutut.
Prosedur ini dilakukan pada pasien dengan kerusakan sendi lutut yang terbatas pada kompartemen bagian dalam lutut saja, seperti anteromedial osteoarthritis (AMOA) yang ditemukan pada hampir 50% kasus pengapuran (osteoarthritis) lutut, atau pada kasus nekrosis (kematian jaringan) sebagian tulang lutut yang disebut dengan spontaneous osteonecrosis of the knee (SONK).
Pada dasarnya, sendi lutut merupakan bagian tubuh yang terdiri dari tiga kompartemen, yaitu:
-
Kompartemen medial (bagian dalam lutut).
-
Kompartemen lateral (bagian luar lutut).
-
Kompartemen patellofemoral (area yang terletak di bawah tempurung lutut).
Tujuan dan Indikasi Unicompartmental Knee Arthroplasty
Unicompartmental knee arthroplasty sering kali dilakukan sebagai salah satu prosedur penanganan osteoarthritis pada lutut. Dokter biasanya merekomendasikan unicompartmental knee replacement apabila pasien mengalami gejala osteoarthritis yang tidak kunjung membaik meski telah menjalani perawatan nonbedah, seperti injeksi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) atau fisioterapi.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien dengan indikasi untuk menjalani prosedur unicompartmental knee replacement biasanya memperoleh hasil yang baik dengan prosedur ini. Adapun beberapa gejala yang bisa menjadi indikasi diperlukannya partial knee replacement, yaitu:
-
Nyeri sendi.
-
Kekakuan.
-
Kesulitan untuk menggerakkan lutut.
-
Pembengkakan di area lutut.
Di sisi lain, beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk menjalani prosedur unicompartmental knee replacement adalah:
-
Peradangan sendi patellofemoral (PFJ).
-
Artritis inflamasi.
-
Insufisiensi anterior cruciate ligaments/ACL (kondisi ketika ACL tidak berfungsi sebagaimana mestinya).
Keuntungan dan Kekurangan Unicompartmental Knee Arthroplasty
Dibandingkan dengan total knee replacement, prosedur unicompartmental knee replacement memiliki sejumlah keuntungan berikut:
-
Pemulihan lebih cepat.
-
Rasa nyeri yang timbul setelah operasi lebih ringan.
-
Perdarahan lebih sedikit.
-
Risiko infeksi dan pembekuan darah lebih rendah.
Sementara itu, kekurangan dari unicompartmental knee replacement jika dibandingkan dengan total knee replacement adalah adanya kemungkinan untuk melakukan operasi lebih lanjut. Sebagai contoh, pasien mungkin perlu menjalani total knee replacement di masa mendatang jika radang sendi berkembang di bagian lutut yang belum diganti.
Namun, jika dokter menemukan kerusakan pada lebih dari satu kompartemen sendi lutut serta ligamen di sekitar sendi lutut atau adanya ketidakmampuan pasien untuk menekuk maupun menggerakkan lutut sama sekali, pasien mungkin disarankan untuk menjalani total knee replacement.
Persiapan Unicompartmental Knee Arthroplasty
Sebelum menjalani prosedur unicompartmental knee replacement, dokter akan terlebih dahulu melakukan wawancara medis (anamnesis) terkait keluhan yang dirasakan pasien serta meninjau secara rinci riwayat kesehatan pasien.
Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengevaluasi kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan, terutama pemeriksaan stabilitas ligamen dan rentang gerak lutut. Kemudian, guna memastikan pasien telah memenuhi persyaratan untuk menjalani prosedur ini, dokter juga dapat melakukan sejumlah prosedur pemeriksaan berikut ini:
-
Tes darah.
-
Elektrokardiogram, untuk memeriksa aktivitas kelistrikan jantung.
-
Tes pencitraan, seperti rontgen lutut. Meski jarang, dokter mungkin juga dapat melakukan pemeriksaan MRI atau CT scan.
Selanjutnya, pasien juga perlu menginformasikan jenis suplemen serta obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Apabila pasien sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat pengencer darah, dokter mungkin akan meminta pasien untuk menghentikan konsumsi obat tersebut terlebih dahulu guna menghindari risiko komplikasi pascaprosedur.
Prosedur Unicompartmental Knee Arthroplasty
Prosedur unicompartmental knee arthoplasty akan diawali dengan pemberian anestesi umum untuk membuat pasien tertidur selama prosedur operasi berlangsung. Dalam beberapa kondisi, dokter dapat memberikan anestesi regional agar bagian bawah tubuh pasien (dari pinggang hingga kaki) menjadi mati rasa.
Kemudian, langkah-langkah yang dapat dilakukan dokter dalam melaksanakan prosedur unicompartmental knee arthroplasty adalah:
-
Membuat sayatan di area lutut.
-
Mengangkat tulang rawan dan bagian kompartemen yang rusak pada sendi lutut.
-
Memasukkan sendi buatan serta spacer berbahan dasar plastik yang menyerupai bantalan halus untuk menggantikan tulang rawan.
-
Menutup sayatan menggunakan jahitan.
Perawatan Pascaprosedur Unicompartmental Knee Arthroplasty
Setelah menjalani prosedur unicompartmental knee replacement, pasien kemudian akan dibawa ke ruang pemulihan di rumah sakit. Pasien mungkin perlu menginap selama satu malam untuk memudahkan dokter dalam memantau risiko komplikasi yang mungkin muncul pascaoperasi. Namun, dalam kebanyakan kasus, pasien diperkenankan untuk pulang ke rumah pada hari yang sama dengan dilakukannya prosedur operasi.
Selain itu, pasien juga akan diberikan obat pereda nyeri (analgesik) untuk membantu meredakan rasa nyeri yang sering muncul dan dirasakan selama masa pemulihan setelah menjalani prosedur unicompartmental knee arthroplasty. Dengan begitu, pasien akan merasa lebih nyaman dan dapat beristirahat dengan lebih baik untuk mendukung proses pemulihan secara optimal.
Jika efek obat bius sudah hilang sepenuhnya, dokter akan mengarahkan pasien untuk berdiri atau berjalan kaki secara perlahan. Kemudian, dokter mungkin akan menyarankan pasien untuk menggunakan alat bantu, seperti crutches, walker, atau cane agar memudahkan pasien bergerak selama masa pemulihan. Pasien biasanya bisa kembali beraktivitas dengan normal pada minggu keenam setelah menjalani operasi ini.
Risiko Komplikasi Unicompartmental Knee Arthroplasty
Pada dasarnya, partial knee replacement tergolong aman untuk dilakukan. Namun, seperti halnya tindakan operasi lainnya, prosedur ini tetap memiliki kemungkinan terjadinya sejumlah risiko komplikasi. Adapun beberapa risiko komplikasi tersebut, yaitu:
-
Aseptic loosening, yaitu kondisi prostesis menjadi longgar tanpa adanya infeksi.
-
Penggumpalan darah.
-
Infeksi di area bekas operasi hingga sepsis.
-
Kerusakan saraf dan pembuluh darah di sekitar sendi lutut.
-
Penurunan rentang gerak sendi lutut.
-
Sendi lutut terasa kaku.
-
Nyeri berkepanjangan.
Perlu dipahami bahwa informasi di atas bertujuan sebagai edukasi semata dan prosedur unicompartmental knee replacement hanya diperuntukkan bagi pasien dengan kerusakan sendi yang terbatas pada satu kompartemen. Keputusan metode operasi yang sesuai akan dibuat berdasarkan pertimbangan dokter dan tim medis setelah menilai kondisi kesehatan pasien.
Oleh karenanya, sangat penting untuk berkonsultasi dengan Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Subspesialis Panggul dan Lutut di Siloam Hospitals terdekat untuk mengatasi keluhan terkait sendi lutut. Setelah dokter memberikan diagnosis yang tepat, prosedur penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien akan diberikan.
Selain itu, Anda juga dapat memesan paket Fisioterapi untuk mendukung proses pemulihan pascaoperasi. Paket ini meliputi layanan home service dengan pendampingan tenaga profesional, demi kenyamanan dan efisiensi waktu selama masa pemulihan.
Anda dapat memanfaatkan aplikasi MySiloam yang dilengkapi dengan berbagai fitur untuk mencari informasi jadwal praktik, reservasi pertemuan dengan dokter, serta melihat hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Jadi, Anda dapat memperoleh layanan kesehatan dengan lebih cepat serta tidak perlu menunggu terlalu lama di rumah sakit.
Sumber
WebMD. What to Know About Partial Knee Replacement. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Partial Knee Replacement. Diakses pada 2024 | University of Washington Orthopaedics and Sports Medicine. Unicompartmental Knee Arthroplasty. Diakses pada 2024 | National Center for Biotechnology Information (NCBI). Article on Partial Knee Replacement. Diakses pada 2024 | American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS). Unicompartmental Knee Replacement. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Arctic Genu / Rontgen Sendi Lutut (Uni Lateral)
Rontgen / X-Ray, Tulang/ Ortopedi
Rp289.000
TERPOPULER
Knee Joint Bilateral / Rontgen Sendi Lutut
Rontgen / X-Ray, Tulang/ Ortopedi
Rp415.000
TERPOPULER
1.5T MRI KNEE NON CONTRAST (1 SIDE)
MRI / MRA, Tulang/ Ortopedi
Rp2.870.000
TERPOPULER
3T MRI KNEE NON CONTRAST (1 SIDE)
MRI / MRA
Rp5.282.000
TERPOPULER
X-RAY KNEE AXIAL SUNRISE
Rontgen / X-Ray
Rp214.000





