Mengenal Fungsi dan Cara Kerja USG Doppler dalam Medis
Kesehatan Tubuh

Mengenal Fungsi dan Cara Kerja USG Doppler dalam Medis

04 November 2025 5 menit waktu baca
Mengenal usg doppler

Doppler ultrasound atau USG doppler adalah sebuah metode pemeriksaan medis yang digunakan untuk mengevaluasi kondisi pembuluh darah dan aliran darah dalam tubuh seseorang. Mari kenali fungsi, cara kerja, hingga prosedur pemeriksaan melalui artikel ini.

 

Apa itu USG Doppler?

 

Pemeriksaan ultrasonografi doppler atau USG doppler adalah sebuah pemeriksaan medis yang bersifat non-invasive (tidak memasukkan benda ke dalam tubuh) dengan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi (ultrasonik) untuk mengevaluasi kondisi pembuluh darah dan pergerakan aliran darah di dalam pembuluh darah seseorang. 

 

Meskipun pemeriksaan ultrasonografi konvensional juga menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar, namun metode ini tidak dapat memberikan informasi mengenai pergerakan aliran darah.

 

Pemeriksaan USG doppler dapat menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan dengan prosedur seperti angiografi, di mana cairan pewarna disuntikkan ke dalam pembuluh darah untuk meningkatkan kejelasan atau detail dari gambar sinar-X.

 

Selain itu, pemeriksaan USG Doppler juga dapat digunakan oleh dokter untuk mengevaluasi cedera pada arteri atau memantau efek dari pengobatan tertentu pada pembuluh darah vena dan arteri.

 

Jenis Pemeriksaan USG Doppler

 

Terdapat beberapa jenis USG doppler dalam dunia medis. Adapun jenis-jenis dari USG doppler adalah sebagai berikut:

 

  • Color USG Doppler: Jenis USG ini mengubah gelombang suara menjadi gambar berwarna yang menunjukkan arah dan kecepatan aliran darah dalam pembuluh darah.
  • Spectral USG Doppler: Jenis USG ini mengukur kecepatan aliran darah secara kuantitatif dengan menggunakan spektrum warna atau grafik dalam tampilan dua dimensi.
  • Power Doppler: Pemeriksaan lebih fokus pada deteksi dan visualisasi sinyal doppler untuk mengetahui ada atau tidaknya aliran darah. Selain itu, jenis Doppler ini dapat digunakan untuk mendeteksi aliran darah yang sangat pelan, serta memungkinkan visualisasi aliran darah yang sensitif terutama pada pembuluh kecil.
  • Transcranial USG Doppler: Jenis USG ini digunakan untuk mengukur aliran darah di dalam otak, khususnya dalam kasus stroke dan perdarahan subarachnoid.
  • Duplex Doppler. Jenis USG ini menggabungkan gambar ultrasonografi konvensional dengan Doppler. Duplex Doppler dapat memeriksa lebar pembuluh darah dan dapat membantu menunjukkan adanya penyumbatan pembuluh darah.

 

Fungsi USG Doppler

 

Fungsi utama dari USG doppler adalah untuk mendiagnosis penyakit terkait pembuluh darah. Tak hanya itu, USG doppler juga dapat digunakan untuk mendiagnosis berbagai kondisi pasien seperti di bawah ini:

 

  • Pembekuan Darah: USG doppler dapat mengidentifikasi adanya pembekuan darah yang dapat terjadi di pembuluh darah dalam kaki (trombosis vena dalam) atau yang menyumbat arteri (oklusi arteri).
  • Insufisiensi Vena: Ultrasonografi doppler dapat mengevaluasi fungsi katup pada pembuluh darah vena kaki dan mengidentifikasi masalah yang dapat menyebabkan penumpukan darah atau cairan di dalam pembuluh darah vena kaki.
  • Kelainan Katup Jantung dan Penyakit Jantung Bawaan: USG doppler dapat membantu mendeteksi penyakit jantung bawaan atau cacat pada katup jantung dengan mengevaluasi aliran darah melalui ruang jantung.
  • Penyakit Arteri Perifer: Dengan mengevaluasi peredaran darah di kaki, USG doppler dapat mengidentifikasi terjadinya penurunan aliran darah akibat penyakit arteri perifer, yaitu kondisi di mana pembuluh darah arteri menyempit.
  • Aneurisma: Doppler ultrasound dapat mendeteksi pembengkakan atau pembesaran abnormal pada dinding pembuluh darah arteri (aneurisma) yang berbahaya jika tidak diobati.
  • Penyempitan Arteri Karotis: Doppler ultrasound juga dapat digunakan untuk mengevaluasi penyempitan pembuluh darah arteri karotis di leher yang dapat menghambat aliran darah ke otak dan meningkatkan risiko stroke.

 

Cara Kerja USG Doppler

 

Cara kerja USG doppler adalah dengan menghasilkan gelombang suara yang dapat menembus tubuh pasien. Gelombang suara ini akan memantul pada aliran darah yang bergerak di dalam pembuluh darah dan kembali ke alat USG untuk dideteksi. 

 

Selanjutnya, komputer akan menganalisis perubahan nada antara gelombang suara yang dipancarkan ke tubuh dan gema (suara yang memantul) untuk menentukan arah dan kecepatan aliran darah.

 

Dari analisis nada dan gema tersebut akan didapatkan informasi mengenai:

 

  • Sistem peredaran darah pasien, termasuk kecepatan dan aliran darah.
  • Identifikasi adanya hambatan atau faktor yang menghambat aliran darah.
  • Arah aliran darah yang tidak normal atau penumpukan darah atau cairan di dalam pembuluh darah.

 

Prosedur Pemeriksaan USG Doppler

 

Pemeriksaan USG doppler biasanya memerlukan waktu sekitar 30–60 menit. Pasien dapat berbaring miring, telentang, atau duduk, tergantung pada letak pembuluh darah yang akan diperiksa. Adapun prosedur dari USG doppler adalah sebagai berikut:

 

  • Dokter akan mengoleskan gel khusus pada permukaan kulit pasien di bagian yang akan diperiksa. Gel ini membantu dokter menggerakkan probe kecil di atas kulit. Gel juga membantu mendeteksi gelombang suara yang bergerak.
  • Selanjutnya, dokter akan meletakkan perangkat bernama transducer yang akan memancarkan gelombang suara.
  • Transducer akan mengirimkan gelombang suara melalui kulit pasien ke dalam tubuh. Gelombang suara ini memiliki frekuensi tinggi dan tidak dapat terdengar oleh telinga manusia.
  • Gelombang suara akan memantul dari darah yang bergerak, sehingga menyebabkan perubahan nada pada gelombang suara. Pasien mungkin akan mendengar suara mendesing dari alat USG.
  • Transducer akan mendeteksi perubahan pada gelombang suara.
  • Melalui layar USG doppler, gelombang suara akan direkam dan diubah menjadi gambar atau grafik yang akan ditinjau oleh dokter.
  • Dokter akan membersihkan gel dari kulit pasien setelah pemeriksaan selesai.

 

Apakah Melakukan USG Doppler Berisiko?

 

Seperti yang dikatakan sebelumnya, pemeriksaan USG doppler adalah tes yang bersifat non-invasif. Artinya, pemeriksaan ini tidak melibatkan injeksi dalam prosesnya seperti pada angiogram atau menggunakan radiasi seperti sinar-X maupun CT scan. Sehingga, prosesnya aman bahkan untuk ibu hamil.

 

Kapan Harus Melakukan Pemeriksaan USG Doppler?

 

Jika Anda mengalami gejala terkait dengan gangguan peredaran darah, sebaiknya segera konsultasikan atau temui dokter untuk melakukan pemeriksaan. Tindakan cepat dan tepat dapat meningkatkan peluang penyembuhan dan mencegah kemungkinan terjadinya komplikasi.

 

Untuk itu, segera buat janji temu dengan dokter Siloam Hospitals terdekat melalui fitur Cari Dokter. Dengan fitur ini, Anda dapat lebih mudah dalam melakukan booking dan mengatur jadwal bersama dokter yang tepat.


Anda juga dapat menggunakan aplikasi MySiloam untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan, membuat janji temu, hingga melakukan telekonsultasi bersama dokter. Mari unduh MySiloam untuk mendapatkan informasi berbagai layanan kesehatan hingga berkonsultasi bersama dokter secara online. Selalu percayakan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

My Siloam App (1)

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail