Kesehatan Tubuh
Penyebab dan Tips Mencegah Gigi Sensitif

Table of Contents
Gigi Anda sering terasa ngilu saat menikmati es krim atau minuman manis dan dingin? Bisa jadi Anda mengalami gigi sensitif. Kondisi ini tidak hanya akan mengganggu Anda menikmati makanan dan minuman favorit, tetapi dapat juga mengganggu aktivitas lainnya sehari-hari akibat rasa ngilu yang ditimbulkan.
Ketahui beberapa faktor penyebab gigi sensitif dan tips untuk mencegahnya dari artikel berikut ini agar Anda dapat terhindar dari mengalami gigi sensitif dan menjaga kesehatan gigi Anda hingga usia lanjut.
Faktor Penyebab Gigi Sensitif
Ada berbagai faktor yang menyebabkan gigi Anda menjadi sensitif, salah satunya karena kerusakan pada lapisan email gigi yang bisa timbul akibat beberapa kondisi, misalnya menyikat gigi terlalu kuat dan berlebihan. Lapisan email berfungsi untuk melindungi jaringan dentin dan saraf gigi. Kerusakan pada lapisan email mengakibatkan fungsi perlindungan ini menjadi terganggu, yang menyebabkan lapisan dentin dan saraf gigi menjadi terbuka dan akan menimbulkan rasa sakit ketika bersentuhan dengan makanan ataupun minuman yang manis dan dingin.
Penurunan gusi juga biasanya akan menyebabkan gigi menjadi sensitif. Dengan menurunnya gusi maka cementoenamel junction (pertemuan antara mahkota dan akar gigi) Anda menjadi terlihat. Lapisan cementoenamel junction merupakan lapisan yang sangat tipis sehingga mudah mengalami kerusakan apabila terbuka dan akan menimbulkan masalah gigi sensitif.
Faktor-faktor lain yang juga mampu menimbulkan masalah gigi sensitif adalah kebiasaan buruk menggertakkan gigi, menggunakan sikat gigi yang sudah rusak dan agak keras, menyikat gigi dengan tenaga yang berlebihan, mengonsumsi makanan dan minuman yang manis dan asam, gigi berlubang, dan penyakit gusi.
Jarang sikat gigi juga mampu menimbulkan masalah gigi sensitif. Ketika Anda tidak menyikat gigi secara teratur, maka terdapat banyak sisa-sisa makanan dan bakteri di dalam mulut. Hal ini dapat mengakibatkan tingkat keasaman dalam mulut meningkat sehingga mineral gigi menjadi larut dan lama kelamaan akan menimbulkan masalah gigi sensitif dan berlubang.
Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari Penderita Gigi Sensitif
Penderita gigi sensitif perlu untuk menghindari beberapa hal yang dapat memperburuk kondisinya. Beberapa hal berikut ini juga pantang dilakukan untuk mencegah dan mengobati gigi sensitif.
Menyikat Gigi Terlalu Keras
Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ahli di Amerika Serikat, 50–90% penderita gigi sensitif menyikat gigi dengan tekanan yang besar. Meskipun sebagian besar orang beranggapan menyikat gigi dengan keras dapat membersihkan gigi dengan lebih optimal, hal ini justru dapat menyebabkan lapisan email gigi menipis.
Merokok
Selain dapat menyebabkan kanker, ternyata merokok juga merupakan salah satu penyebab gigi sensitif. Jika Anda adalah seorang perokok, Anda cenderung memiliki plak yang sulit dihilangkan pada gigi dan seringkali mengalami masalah pada gusi karena gusi akan menurun, sehingga mengakibatkan akar gigi menjadi terlihat. Plak berisi kuman dan makanan yang nantinya akan menimbulkan asam. Asam mampu melarutkan kandungan mineral gigi sehingga menyebabkan gigi menjadi sensitif.
Menggunakan Pasta dan Sikat Gigi yang Tidak Tepat
Ketika membeli pasta gigi sebaiknya Anda membaca kandungan yang terdapat di dalamnya. Pemilihan pasta gigi yang salah dapat meningkatkan risiko gigi sensitif, terutama bila pasta gigi tersebut mengandung baking soda atau zat kimia lain yang tinggi asam. Untuk mencegah gigi sensitif, sebaiknya gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride karena mampu mengembalikan kandungan mineral gigi melalui proses remineralisasi gigi.
Begitu pula untuk pemilihan bulu sikat gigi, pilihlah bulu sikat gigi yang tidak terlalu keras. Bulu sikat yang terlalu keras akan merusak permukaan gigi dan membuatnya menjadi tipis dan melukai gusi. Pilihlah bulu sikat gigi yang lembut dan ukuran sikat gigi yang sesuai dengan ukuran mulut agar nyaman, menyenangkan untuk dilakukan, dan menghindarkan Anda dari risiko gigi sensitif.
Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk mengganti sikat gigi setidaknya sebulan sekali. Sikat gigi yang terlalu lama digunakan akan mengalami kerusakan pada bulu sikat atau penumpukan bakteri yang malah dapat menyebabkan kerusakan gigi dan gusi.
Kebiasaan Buruk Menggertakkan Gigi
Apakah Anda memiliki kebiasaan menggertakkan gigi saat gugup atau saat tidur? Sebaiknya segera hentikan kebiasaan tersebut. Terlalu sering menggertakkan gigi dapat mengikis lapisan email gigi yang membuat dentin gigi menjadi terbuka sehingga gigi akan menjadi lebih sensitif.
Menggunakan Obat Kumur
Obat kumur memang dapat membersihkan gigi secara lebih optimal. Namun, jika digunakan berlebihan dapat meningkatkan risiko gigi sensitif. Obat kumur mengandung alkohol, asam, dan bahan kimia lainnya yang cukup keras untuk merusak gigi secara perlahan. Untuk menggantikan obat kumur, Anda dapat menggunakan floss atau benang gigi untuk membersihkan sisa makanan di sela gigi.
Apabila Anda sudah mengalami gigi sensitif maka cara yang bisa mengurangi rasa ngilu adalah dengan menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Pasta gigi sensitif juga dapat digunakan walaupun gigi Anda dalam keadaan normal.
Apabila Anda mengalami kendala gigi sensitif, sudah melakukan hal-hal yang dianjurkan namun gigi sensitif tidak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter Siloam Hospital terdekat agar mendapatkan penanganan secara tepat.
Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Percayakan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
drg. Besar Riyanto, SpKG
Kedokteran Gigi
Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
drg. Rudy, SpKG, SH, FISQua, FICD
Kedokteran Gigi
Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini






