Sejumlah Penyebab Kurap di Selangkangan & Cara Mengobatinya
Kesehatan Tubuh

Sejumlah Penyebab Kurap di Selangkangan & Cara Mengobatinya

15 Desember 2025 6 menit waktu baca
penyebab kurap di selangkangan

Kurap adalah penyakit kulit yang berpotensi muncul di beberapa area tubuh akibat adanya infeksi jamur. Salah satu area tubuh yang rentan dan sering menjadi tempat munculnya kurap adalah selangkangan. 

 

Sebagai informasi, kurap di selangkangan dikategorikan sebagai salah satu kasus yang sering dijumpai. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah tinea cruris atau jock itch. Mari simak apa saja penyebab kurap di selangkangan melalui ulasan di bawah ini.

 

Diagnosis Penyakit Kurap di Selangkangan

 

Sebelum melakukan prosedur cara mengobati kurap di selangkangan, dokter umumnya akan melakukan anamnesis atau wawancara medis dengan pasien untuk mengetahui gejala serta riwayat kesehatan pasien terlebih dahulu. Selanjutnya, penegakkan diagnosis dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik pada kulit dan pemeriksaan penunjang seperti:

  • Pemeriksaan KOH, dilakukan dengan mengikis permukaan kulit yang terjangkit kurap dan memasukkannya ke dalam larutan KOH (kalium hidroksida) untuk diperiksa langsung di bawah mikroskop (akan terlihat hifa panjang bersepta).
  • Prosedur kultur jamur, bertujuan untuk memeriksa pertumbuhan jamur pada sampel kulit.
  • Biopsi kulit, dilakukan dengan mengambil sampel jaringan pada kulit yang terjangkit kurap.

 

Penyebab Kurap di Selangkangan

 

Kurap adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur, yang hidup dari bagian kulit berkeratin (protein yang ada di kulit, kuku, dan rambut) golongan Dermatophyta seperti Trichophyton, Epidermophyton, dan Microsporum, namun yang paling sering adalah T. rubrum. Penyebab kurap di selangkangan sendiri bisa berasal dari adanya aktivitas fisik atau kontak langsung dengan penderita.

 

Selain melalui penularan langsung, munculnya kurap di selangkangan juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor lain, seperti:

 

1. Mengenakan Celana Dalam yang Terlalu Ketat

 

Mengenakan celana dalam yang terlalu ketat dapat menjadi penyebab kurap di selangkangan baik pada wanita maupun pria. Pasalnya, penggunaan celana dalam yang ketat dapat menciptakan lingkungan lembap di selangkangan yang dapat memicu pertumbuhan jamur penyebab kurap. 

 

Selain itu, mengenakan pakaian dalam dengan ukuran yang terlalu ketat juga bisa membuat kulit sulit bernapas karena terbatasnya sirkulasi udara. Kulit di area selangkangan pun akan lebih mudah terkena gesekan dengan kain celana sehingga dapat memperburuk ruam di area selangkangan.

 

2. Obesitas

 

Salah satu kondisi yang sering menjadi penyebab kurap di selangkangan adalah berat badan berlebih atau obesitas. Pasalnya, badan yang terlalu gemuk berpotensi memunculkan lebih banyak lipatan kulit, termasuk di selangkangan.

 

Perlu diketahui, lipatan kulit di area sekitar selangkangan umumnya lebih lembap dari area kulit lainnya. Oleh karena itu, kondisi tersebut semakin memudahkan pertumbuhan jamur sehingga menyebabkan infeksi kurap.

 

3. Sistem Kekebalan Tubuh Rendah

 

Sistem kekebalan tubuh yang lemah, terutama pada orang-orang yang menjalani kemoterapi, menderita HIV/AIDS, atau mengonsumsi obat imunosupresan (obat untuk menekan kerja sistem kekebalan tubuh), rentan terkena kurap di selangkangan.

 

4. Berbagi Barang Pribadi

 

Seseorang juga akan lebih berisiko mengidap kurap di selangkangan apabila terbiasa berbagi atau menggunakan barang pribadi secara bersama-sama, seperti handuk, celana, baju, hingga pakaian dalam. Pasalnya, kurap adalah jenis penyakit yang dapat menular. 

 

Apabila seseorang mengenakan pakaian atau kain yang telah terkontaminasi jamur penyebab kurap, maka besar kemungkinan jamur tersebut dapat berpindah ke kulitnya. Oleh karena itu, penderita disarankan untuk menghentikan kebiasaan berbagi barang pribadi untuk dipakai bersama-sama dengan orang lain guna memutus rantai penyebaran jamur penyebab kurap di selangkangan.

 

5. Menderita Diabetes

 

Penyakit diabetes juga dapat menjadi penyebab kurap di selangkangan. Pasalnya, penderita diabetes dipercaya memiliki kondisi kulit yang cenderung lembap sehingga dapat memicu tumbuhnya jamur dengan lebih cepat. Selain itu, penyakit diabetes juga menyebabkan penurunan sistem imun tubuh, sehingga penderitanya rentan mengalami infeksi jamur maupun bakteri.

 

6. Menderita Kutu Air

 

Faktanya, kurap di daerah selangkangan juga dapat disebabkan oleh jenis jamur yang sama dengan jamur penyebab kutu air. Oleh sebab itu, orang yang menderita kutu air berpotensi lebih besar untuk terjangkit kurap. Selain dari penggunaan barang pribadi bersama-sama dengan orang lain, infeksi jamur penyebab kurap di selangkangan ini juga dapat menyebar dari kaki (bagian tubuh yang terserang kutu air) ke selangkangan melalui sentuhan tangan.

 

7. Sering Berkeringat (Hiperhidrosis)

 

Keringat sebenarnya tidak menyebabkan infeksi jamur. Namun, terlalu sering mengeluarkan keringat dalam jumlah yang banyak dan tidak rajin membersihkan diri juga bisa menjadi penyebab kurap di selangkangan. Kondisi ini dipicu oleh produksi keringat berlebih yang kemudian menciptakan lingkungan lembap di area selangkangan.

 

Kondisi hiperhidrosis juga bisa semakin buruk apabila penderita membiarkan pakaian dalam yang basah akibat keringat terus menempel pada kulit tanpa rutin menggantinya. Oleh karena itu, rutin mengganti celana dalam sangat penting dilakukan oleh para penderita hiperhidrosis.

 

8. Mengikuti Olahraga yang Melibatkan Kontak Fisik

 

Mengikuti olahraga yang melibatkan kontak fisik secara langsung, seperti gulat, dapat meningkatkan risiko penularan kurap di area selangkangan. Selama sesi gulat, kombinasi keringat, aktivitas fisik yang intens, hingga pakaian gulat juga dapat menciptakan kondisi lembap yang memicu pertumbuhan jamur secara lebih signifikan.

 

9. Sering Menggunakan Ruang Ganti atau Kamar Mandi Umum

 

Apabila seseorang sering menggunakan ruang ganti atau kamar mandi umum, potensi kontak langsung dengan permukaan yang terkontaminasi jamur juga semakin tinggi, terutama pada area seperti lantai, bangku, sabun, atau handuk yang digunakan bersama-sama. Kebiasaan ini pun meningkatkan kemungkinan seseorang terinfeksi jamur yang menyebabkan kurap.

 

Cara Mencegah Kurap 

 

Selain mengenali berbagai penyebab kurap di selangkangan, penting juga bagi setiap individu untuk memahami cara mencegah kurap, seperti:

  • Mengenakan pakaian longgar, terutama saat cuaca panas. 
  • Hentikan kebiasaan berbagi barang pribadi untuk digunakan secara bersama-sama, seperti handuk dan pakaian dalam. 
  • Mandi dengan teratur, terutama sehabis olahraga. 
  • Memastikan tubuh telah kering seutuhnya setiap selesai mandi.
  • Rutin mengganti pakaian dalam.
  • Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terutama setelah beraktivitas di luar ruangan.
  • Menjaga kebersihan daerah sekitar selangkangan.
  • Pastikan area-area lipatan tubuh tidak lembap.

 

Cara Mengobati Kurap di Selangkangan

 

Penderita dapat menerapkan cara mengobati kurap di selangkangan untuk mengurangi rasa gatal dan tidak nyaman, seperti:

  • Menggunakan salep, krim, atau gel dengan bahan aktif clotrimazole, tonaflat, terbinafin, atau mikonazol. Pada kondisi yang lebih serius, gunakan obat kurap oral dengan kandungan flukonazol dan itrakonazol. Namun, perlu dicatat bahwa setiap penggunaan obat kurap harus mengikuti resep dokter.  
  • Memastikan obat kurap yang digunakan tidak mudah mengiritasi kulit bagian selangkangan. Bila area kulit yang terkena kurap sulit dijangkau, maka dapat diganti dengan mengonsumsi tablet antijamur berdasarkan resep dokter.
  • Rutin mengeringkan area selangkangan jika dirasa terlalu lembap karena berkeringat. 
  • Hindari menggaruk atau menggosok area selangkangan. 
  • Mengonsumsi vitamin untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terkena kurap. 
  • Rutin mandi dan memastikan area selangkangan selalu bersih dan kering.
  • Kurangi kontak langsung dengan penderita kurap lainnya. 

 

Penting untuk diketahui bahwa penyebab yang disebutkan di atas tidak spesifik mewakili kondisi kurap di selangkangan. Artinya, penyebab tersebut bisa juga menjadi penyebab dari kondisi medis atau penyakit lainnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperoleh diagnosis yang tepat dan akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Kulit di Siloam Hospital terdekat guna memperoleh pengobatan yang sesuai.

 

Sebagai informasi, tahap pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi kurap di selangkangan dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Apabila ingin berkonsultasi secara virtual, Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

My Siloam App (1)

Dokter Kami
dr-marsia-rusfianti-spkk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Lippo Cikarang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-armina-haramaini-spkk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Armina Haramaini, SpKK

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-epi-panjaitan-msc-spkk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Epi Panjaitan, MSc, SpKK

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail