Kesehatan Tubuh
Ragam Makanan Pelancar Konstipasi yang Perlu Anda Tahu

Table of Contents
Konstipasi atau sembelit merupakan gangguan percernaan yang dapat menyebabkan seseorang tidak dapat BAB (buang air besar) secara normal. Biasanya seseorang yang mengalami sembelit akan mengalami BAB kurang dari tiga kali dalam seminggu. Maka dari itu, perlu diperhatikan makanan pelancar konstipasi yang dapat membantu penyakit sembelit.
Timbulnya konstipasi dapat diakibatkan beberapa faktor, salah satunya otot usus besar yang tidak dapat bekerja maksimal dan melambat sehingga akan menyerap terlalu banyak air yang terkandung dalam sisa makanan. Otot usus besar yang melambat ini menyebabkan feses menjadi kering, padat, dan mengeras sehingga bergerak lambat sampai mencapai anus. Banyak hal yang dapat menyebabkan gerak otot usus besar melambat, antara lain:
1. Kurang Konsumsi Serat
Serat dari makanan sangat penting dikonsumsi karena berfungsi merangsang usus besar untuk bekerja lebih aktif dan melunakkan tekstur feses agar tidak kering dan padat sehingga lebih mudah dikeluarkan.
2. Jarang Berolahraga dan Aktivitas Fisik
Menggerakkan otot diafragma dan dinding perut juga sangat penting untuk membantu proses BAB menjadi baik. Banyak orang yang kurang berolahraga mengalami sembelit karena otot diafragma dan dinding perut melemah.
3. Efek Samping dari Obat-obatan Tertentu
Terdapat obat-obatan tertentu yang dapat menimbulkan efek samping susah BAB atau sembelit. Misalnya obat pereda nyeri golongan opioid (seperti kodein, oxycodone, dan hydromorphone), antidepresan (seperti amitriptyline dan imipramine), antikolvusan (seperti suplemen besi fenitoin dan carbamazepine), dan yang lainnya.
4. Kehamilan
Perubahan hormon membuat wanita hamil sering kali mengalami sembelit. Hal ini juga disebabkan karena rahim semakin membesar sehingga menekan usus dan mengganggu proses kerjanya.
5. Kurang Minum Air
Konsumsi air putih minimal delapan gelas sehari akan membuat pencernaan Anda menjadi lebih lancar. Kadar air yang cukup membantu usus bekerja dengan baik sehingga tekstur feses tidak menjadi kering dan padat.
Gejala Konstipasi
Selain penyebab konstipasi, Anda juga perlu memahami gejala apa yang mungkin muncul untuk mengetahui cara menghindari konstipasi atau sembelit.
Salah satu gejala utama dari sembelit adalah tidak dapat BAB meskipun sudah mengejan keras. Selain itu beberapa gejala lainnya seperti feses keras, sakit perut, kram perut, perut terasa kembung serta mual, nafsu makan menurun, serta merasakan sensasi dubur seperti tersumbat dan seolah-olah tidak dapat mengosongkan feses dari dubur. Konstipasi dapat dianggap kronis jika Anda mengalami dua atau tiga gejala dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.
Jenis Makanan Pelancar Konstipasi
Mengurangi konsumsi alkohol, makanan yang mengandung gluten, biji-bijian yang telah diproses, kesemek, dan makanan cepat saji merupakan hal yang dapat dilakukan untuk menghindarkan diri dari risiko sembelit.
Namun, jika sedang mengalami sembelit, Anda dapat mengonsumsi beberapa jenis makanan pelancar konstipasi berikut ini secara teratur untuk membantu lancarnya BAB:
1. Sayuran Hijau
Sayuran hijau merupakan salah satu makanan pelancar konstipasi yang baik dikonsumsi untuk percernaan. Contoh sayuran hijau berserat tinggi antara lain bayam, kubis, dan brokoli. Serat dalam sayuran tersebut dapat membantu melunakkan feses di dalam usus.
2. Buah-buahan
Selain sayur, buah-buahan yang memiliki serat tinggi juga direkomendasikan untuk dikonsumsi secara teratur, contohnya apel dan kiwi.
3. Roti Gandum
Gantilah roti tawar Anda menjadi roti gandum utuh yang mengandung lebih banyak serat untuk membantu proses pencernaan dalam usus besar. Pastikan kemasan roti gandum tersebut memiliki 100% gandum utuh.
4. Ubi Jalar
Jenis makanan pelancar konstipasi selanjutnya adalah ubi jalar yang mengandung pektin. Ubi jalar juga mengandung serat jenis selulosa dan lignin yang akan membuat feses menjadi lunak dan menambahkan volume sehingga dapat membantu kerja usus dalam melancarkan BAB.
5. Kefir
Meminum susu fermentasi seperti kefir juga dapat membantu melancarkan BAB. Kefir adalah susu yang difermentasi seperti yogurt dan mengandung probiotik bermanfaat untuk melancarkan BAB.
6. Chia Seed
Chia seed sudah lama dijadikan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan sembelit. Dikenal kaya akan serat, chia seed akan berubah tekstur menjadi gel jika bertemu dengan air dan melunakkan feses sehingga mudah untuk keluar.
Rutin mengonsumsi jenis makanan pelancar konstipasi umumnya dapat membantu proses BAB menjadi lancar. Selain itu, Anda juga perlu menerapkan pola hidup sehat seperti rajin berolahraga, mencukupi kebutuhan cairan, istirahat cukup, serta memeriksakan kesehatan secara rutin. Jika Anda atau orang terdekat membutuhkan bantuan profesional, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Siloam Hospital terdekat.
Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan percayakan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Daniel Reinaldo P Situmorang, M.Ked (P.D), SpPD, KGH
Penyakit Dalam
Subspesialis Ginjal Hipertensi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini







