Kesehatan Tubuh
Rehabilitasi Intra-HD: Solusi Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisis

Table of Contents
Menjalani cuci darah atau hemodialisis merupakan rutinitas yang cukup memakan waktu, biasanya sekitar 3-4 jam setiap sesi. Selama prosedur, pasien umumnya lebih banyak berbaring atau duduk dengan aktivitas fisik yang terbatas.
Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat menyebabkan penurunan kekuatan otot, berkurangnya kebugaran tubuh, tubuh mudah lelah, hingga menurunnya kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari. Untuk membantu mengatasi hal tersebut, kini tersedia rehabilitasi intra-HD, yaitu program latihan fisik terukur yang dilakukan saat proses cuci darah berlangsung. Program ini bertujuan membantu pasien tetap aktif, menjaga fungsi tubuh, dan meningkatkan kualitas hidup.
Bagaimana rehabilitasi intra-HD bekerja? Simak penjelasannya bersama dr. Stephanie Theodora Yulinda, Sp.KFR (K) melalui video di kanal YouTube Siloam Hospitals berikut ini.
Apa Itu Rehabilitasi Intra-HD?
Rehabilitasi intra-HD adalah latihan fisik ringan hingga sedang yang dilakukan pasien gagal ginjal saat menjalani hemodialisis dengan pengawasan tenaga medis. Latihan ini dibuat khusus agar waktu selama proses cuci darah tidak hanya dihabiskan untuk berbaring, tetapi juga diisi dengan aktivitas yang bermanfaat untuk tubuh. Latihan ini biasanya dilakukan sekitar 30-60 menit pada pertengahan sesi cuci darah sesuai kondisi pasien.
Mengapa Rehabilitasi Penting bagi Pasien Gagal Ginjal?
Tujuan utama dari rehabilitasi ini adalah untuk mengembalikan kemandirian pasien dalam menjalani kehidupan sehari-hari, agar tidak harus selalu bergantung pada orang lain. Pasien gagal ginjal sering kali jadi kurang aktif bergerak, apalagi jika disertai penyakit lain seperti tekanan darah tinggi atau diabetes. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat menyebabkan:
-
Otot melemah.
-
Tulang menjadi rapuh
-
Tubuh mudah lelah
-
Risiko jatuh meningkat.
Melalui latihan yang rutin, rehabilitasi dapat membantu menjaga kekuatan otot, keseimbangan, dan postur tubuh pasien, sehingga risiko jatuh dapat berkurang.
Apa Saja Jenis Latihan yang Dilakukan?
Program latihan disesuaikan dengan kondisi medis masing-masing pasien, yakni mencakup aspek pernapasan hingga penguatan otot. Berikut penjelasan latihan yang dilakukan selama proses cuci darah:
-
Latihan pernapasan dan kardiorespirasi: Bertujuan menjaga stamina dan fungsi paru.
-
Latihan fleksibilitas dan postur: Berupa peregangan ringan untuk membantu agar tubuh tetap lentur dan tidak kaku.
-
Latihan beban: Latihan penguatan otot melalui penggunaan sepeda statis yang dirancang aman untuk prosedur hemodialisis.
Kapan Rehabilitasi Intra-HD Dilakukan?
Waktu latihan dipilih berdasarkan kenyamanan dan keamanan pasien. Latihan biasanya dilakukan setelah satu jam pertama proses cuci darah. Pada waktu tersebut, sistem pembuluh darah dan tekanan darah pasien umumnya sudah beradaptasi dengan mesin dan pasien berada dalam kondisi yang lebih waspada (alert) untuk mengikuti instruksi, sehingga pasien sudah lebih siap untuk mengikuti latihan.
Umumnya, latihan dapat ditunda atau tidak dilakukan jika tekanan darah pasien terlalu tinggi atau terlalu rendah, serta tingkat kesadaran pasien tidak memungkinkan untuk mengikuti instruksi. Karena itu, evaluasi dokter dan tim rehabilitasi tetap diperlukan sebelum latihan dimulai.
Pentingnya Dukungan Keluarga
Dukungan keluarga berperan besar dalam keberhasilan program rehabilitasi. Pasien yang mendapat pendampingan cenderung lebih konsisten menjalani latihan dan lebih percaya diri dalam beraktivitas. Selain latihan saat hemodialisis, pasien juga dapat diberikan program aktivitas mandiri di rumah sesuai arahan dokter atau fisioterapis.
Rehabilitasi intra-HD menjadi salah satu upaya bagi pasien gagal ginjal untuk tetap aktif dan berdaya. Dengan latihan yang tepat dan dukungan tim medis, kualitas hidup pasien dapat terjaga meski harus rutin menjalani proses cuci darah.
Itulah pembahasan mengenai rehabilitasi intra-HD yang perlu Anda pahami. Informasi ini disajikan sebagai edukasi kesehatan dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan konsultasi langsung dengan tenaga medis profesional.
Proses, metode, dan opsi pengobatan di setiap rumah sakit pun dapat berbeda, tergantung pada kondisi medis pasien serta fasilitas yang dimiliki. Jika Anda atau kerabat Anda menjalani proses cuci darah dan ingin mengetahui lebih mengenai latihan Rehabilitasi Intra-HD, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Ginjal Hipertensi di Siloam Hospitals terdekat.
Gunakan aplikasi MySiloam untuk mempermudah akses layanan kesehatan, Anda dapat mencari jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, dan melihat hasil pemeriksaan secara online. Unduh MySiloam sekarang untuk memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Stephanie Theodora Yulinda, SpKFR (K)
Rehabilitasi Medik
Subspesialis Neuromuskuler
Siloam Hospitals Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Thomas Sintong Pratama Purba SpKFR.,FIPM.,AIFO-K.,COMSK
Rehabilitasi Medik
Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Andreas Wardono Santoso, SpKFR, M.Kes
Rehabilitasi Medik
Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini






