Penggantian Katup Jantung: Prosedur, Jenis Operasi, Risiko, dan Pemulihannya
Kesehatan Tubuh

Penggantian Katup Jantung: Prosedur, Jenis Operasi, Risiko, dan Pemulihannya

17 Juni 2026 7 menit waktu baca
operasi ganti katup jantung

Penggantian katup jantung merupakan prosedur untuk mengganti katup jantung yang rusak akibat penyakit katup jantung dengan katup buatan. Katup jantung yang bermasalah dapat mengganggu aliran darah dari dan ke jantung, sehingga membuat jantung harus bekerja lebih keras. Hal ini bisa menyebabkan sejumlah keluhan, mulai dari sesak napas, kelelahan, nyeri dada, hingga pingsan.

 

Apa Itu Penggantian Katup Jantung?

 

Penggantian katup jantung adalah prosedur untuk mengganti katup jantung yang rusak atau tidak lagi berfungsi dengan baik menggunakan katup buatan. Dalam dunia medis, prosedur ini juga dikenal sebagai heart valve replacement.

 

Perlu diketahui bahwa jantung terdiri dari empat ruangan, yakni 2 atrium (serambi) dan 2 ventrikel (bilik). Di antara ruangan-ruangan tersebut terdapat empat katup yang berfungsi mengatur aliran darah, yaitu:

 

  • Katup mitral, yang berada di antara atrium atau serambi kiri dan ventrikel atau bilik kiri jantung.

  • Katup trikuspid, yang berada di antara serambi kanan dengan bilik kanan jantung.

  • Katup aorta, yang berada di antara bilik kiri dengan pembuluh darah aorta.

  • Katup pulmonal, yang berada di antara bilik kanan dengan pembuluh darah arteri pulmonal.

 

Saat katup jantung mengalami kerusakan, aliran darah dalam jantung dapat terganggu, baik karena katup yang tidak bisa membuka sepenuhnya ataupun menutup dengan rapat sehingga darah mengalir balik. Kondisi ini membuat jantung harus bekerja ekstra untuk memompa darah.

 

Lambat laun, hal ini dapat membuat otot jantung kian membesar, bahkan hingga menyebabkan gagal jantung. Akibatnya, tubuh akan kekurangan oksigen dan nutrisi. Dalam hal ini, operasi penggantian katup diperlukan untuk mencegah dampak yang semakin berat.

 

Secara umum, terdapat dua jenis katup pengganti yang bisa digunakan, yaitu katup mekanik dan katup biologis. Katup mekanik yang disebut juga sebagai katup prostetik, terbuat dari bahan artifisial, sedangkan katup biologis diambil dari hewan, misalnya sapi. Pemilihan jenis katup umumnya disesuaikan dengan kondisi, usia, dan kebutuhan masing-masing pasien.

 

Kondisi yang Membutuhkan Penggantian Katup Jantung

 

Operasi ganti katup jantung dipertimbangkan ketika kerusakan pada katup tidak lagi dapat diatasi dengan obat-obatan. Beberapa kondisi yang umumnya menjadi indikasi penggantian katup jantung, antara lain:

 

  • Stenosis atau penyempitan katup sehingga darah tidak bisa mengalir dengan lancar.

  • Bocornya aliran darah atau dikenal dengan istilah regurgitasi.

  • Kerusakan berat pada katup jantung akibat infeksi berat pada jantung (endokarditis) yang tidak bisa diobati, karena terjadi kekebalan terhadap antibiotik atau resistensi antibiotik.

  • Sudah pernah dilakukan pemasangan katup jantung pengganti sebelumnya, namun terjadi kerusakan atau katup jantung pengganti tidak berfungsi dengan baik.

 

Kerusakan pada katup jantung bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, di antaranya:

 

  • Kelainan katup jantung bawaan atau kongenital, seperti katup aorta yang tidak terbentuk sempurna. 

  • Infeksi yang menyebabkan peradangan pada lapisan dalam bilik dan katup jantung.

  • Proses penuaan yang membuat katup jantung menjadi kaku, menebal, atau menyempit. 

 

Metode Penggantian Katup Jantung

 

Terdapat beberapa metode operasi katup jantung yang dapat dipilih sesuai jenis kerusakan katup, kondisi pasien, dan hasil evaluasi dokter. Berikut penjelasannya:

 

1. Operasi Jantung Terbuka atau Surgical Aortic Valve Replacement (SAVR)

 

Operasi jantung terbuka merupakan metode yang paling umum digunakan untuk penggantian katup jantung. Berikut tahapannya:

 

  • Pembiusan, operasi ini akan dikerjakan setelah pasien dibius umum oleh dokter anestesi.

  • Setelah pasien dibius, dokter akan melakukan sayatan di tengah dada untuk mencapai jantung.

  • Untuk memastikan aliran darah tetap mengalir ke seluruh tubuh selama operasi, jantung akan dihubungkan ke mesin khusus untuk menggantikan fungsi jantung sementara.

  • Selanjutnya, dokter akan mengangkat katup jantung yang rusak dan menggantikannya dengan katup jantung pengganti.

  • Setelah itu, dokter akan melepaskan penghubung jantung dengan mesin dan membiarkan jantung memompa darah kembali. 

  • Dokter akan mengevaluasi kondisi jantung dengan memastikan tidak ada perdarahan dan kebocoran jantung, serta memastikan katup yang baru diganti sudah berfungsi.

  • Setelah dinyatakan aman, luka sayatan akan dijahit kembali.

 

2. MICS (Minimally Invasive Cardiac Surgery)

 

Sesuai dengan namanya, metode MICS atau bedah jantung minimal invasif pada penggantian katup jantung akan dilakukan dengan beberapa sayatan kecil. Jika diuraikan lebih lanjut, berikut langkah-langkah yang akan dilakukan:

 

  • Pasien akan menjalani pembiusan, jenis bius yang dilakukan pada metode ini adalah bius umum oleh dokter spesialis anestesi.

  • Dokter akan melakukan sayatan kecil sebagai jalur masuk alat yang akan digunakan selama proses operasi. Satu lubang sebagai tempat masuknya torakoskopi dan lubang yang lain untuk alat bedah. 

  • Selama prosedur operasi jantung akan dihubungkan ke mesin khusus untuk menjaga aliran darah ke seluruh tubuh. 

  • Selanjutnya, dokter akan mengambil katup yang rusak dan menggantinya dengan katup pengganti.

  • Setelahnya, sambungan jantung ke mesin akan dihentikan dan jantung dibiarkan memompa kembali.

  • Jika dinilai semua aman, luka sayatan akan dijahit kembali. 

 

3. Transcatheter Aortic Valve Implantation/Replacement (TAVI/TAVR)

 

TAVI adalah prosedur penggantian katup aorta melalui kateter yang dimasukkan lewat pembuluh darah, tanpa operasi terbuka. Prosedur ini dapat menjadi pilihan bagi pasien lanjut usia atau yang berisiko tinggi menjalani operasi konvensional. Berikut langkah-langkahnya:

 

  • Pasien akan diberikan obat bius untuk membuat pasien lebih rileks.

  • Selanjutnya, dokter memasukkan kateter ke dalam pembuluh darah melalui tungkai atas, lengan, atau dada untuk mencapai jantung.

  • Katup pengganti kemudian akan dimasukkan dan ditanamkan di atas katup yang rusak. 

  • Setelahnya akan dilakukan pengamatan dan evaluasi untuk memastikan katup yang ditanamkan sudah berfungsi dengan baik.

  • Jika sudah dianggap aman, selang kateter akan dikeluarkan. 

 

Proses Persiapan Sebelum Tindakan

 

Sebelum operasi ganti katup jantung, pasien akan menjalani rangkaian persiapan yang meliputi:

 

  • Tanya jawab lengkap, pasien diminta menyampaikan semua obat yang sedang dikonsumsi. Beberapa obat, seperti pengencer darah harus dihentikan dulu penggunaannya sebelum operasi. Pasien juga tidak boleh merokok atau mengonsumsi alkohol sebelum operasi ganti katup jantung. 

  • Pemberian penjelasan perihal pilihan tindakan yang akan dilakukan, risiko yang bisa terjadi selama dan sesudah operasi, serta apa yang harus diperhatikan oleh pasien sebelum, selama, dan sesudah operasi. Jika pasien sudah memahami, akan dilakukan penandatanganan informed consent

  • Pemeriksaan laboratorium, rontgen, dan rekam jantung untuk memastikan kondisi pasien. 

  • Konsultasi dengan spesialis lain, termasuk dokter anestesi. Jika pasien memiliki penyakit lain sebelumnya, seperti kencing manis, bisa dilakukan juga konsultasi ke dokter penyakit dalam. 

  • Jika pasien dinyatakan layak untuk menjalani operasi, selanjutnya pasien akan diminta berpuasa makanan padat dalam waktu yang ditentukan (biasanya minimal 6 jam), hingga tindakan selesai dilakukan. 

  • Setelah semua persiapan selesai dilakukan, maka akan dilanjutkan dengan operasi penggantian katup jantung. 

 

Pemulihan Setelah Penggantian Katup

 

Pemulihan setelah operasi penggantian katup dapat bervariasi di tiap pasien. Namun, secara umum perawatan akan dilakukan di ruangan intensif dan ruangan perawatan biasa. Pasien akan menjalani beberapa fase perawatan berikut:

 

  • Setelah operasi penggantian katup, pasien akan menjalani perawatan selama beberapa hari di ruangan intensif untuk menjalani pemantauan ketat, termasuk menjalani prosedur rekam jantung berkala. Obat-obatan akan diberikan oleh perawat secara langsung.

  • Di ruangan perawatan, pasien akan diajarkan untuk mobilisasi secara bertahap. Hindari memaksakan langsung berjalan tanpa instruksi dan pantauan tim medis. Perawatan di ruangan perawatan juga bisa berlangsung selama beberapa hari tergantung kondisi pasien.

  • Setelah kondisi pasien dinilai stabil, pasien umumnya diperbolehkan untuk pulang dan melanjutkan pengobatan di rumah (rawat jalan). Obat yang diberikan oleh dokter perlu dikonsumsi secara teratur dan pasien pun dianjurkan untuk kontrol berkala sesuai anjuran. 

  • Jika sebelum waktu kontrol, pasien merasa nyeri dada, perdarahan, atau tiba-tiba pingsan, segera ke unit gawat darurat terdekat untuk segera mendapatkan penanganan. 

 

Risiko Operasi Katup Jantung dan Komplikasinya

 

Ada beberapa risiko yang bisa terjadi selama dan sesudah operasi penggantian katup jantung, yaitu:

  • Perdarahan selama dan sesudah operasi.

  • Infeksi pada luka operasi dan katup pengganti.

  • Gangguan irama jantung.

  • Terbentuknya bekuan darah yang bisa menyumbat pembuluh darah, jika sumbatannya terjadi di otak, akan terjadi stroke.

  • Infeksi paru-paru (pneumonia).

  • Kegagalan fungsi katup jantung pengganti.

 

Sebelum tindakan dilakukan, dokter akan menyampaikan risiko-risiko ini kepada pasien dan keluarga sebagai bagian dari proses informed consent. Keputusan untuk menjalani prosedur juga umumnya telah melalui pertimbangan matang antara manfaat dan risiko.

 

Kapan Harus Berkonsultasi?

 

Gangguan pada katup jantung sering kali berkembang secara perlahan dan pada awalnya tidak menimbulkan gejala yang jelas. Oleh karena itu, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung apabila Anda mengalami keluhan seperti:

 

  • Sesak napas.

  • Berdebar-debar.

  • Nyeri dada yang tidak khas.

 

Semakin cepat gangguan katup jantung terdeteksi dan ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah komplikasi serius seperti gagal jantung, gangguan irama jantung, maupun stroke. Oleh karena itu, jangan menunda pemeriksaan jika Anda mengalami gejala yang mengarah pada gangguan jantung.

 

Konsultasikan kondisi Anda dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan evaluasi menyeluruh serta rekomendasi terapi yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan langkah pengobatan di setiap rumah sakit mungkin berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis profesional akan menentukan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.

 

Untuk memudahkan Anda mendapatkan second opinion, hubungi layanan Siloam Medical Concierge. Dengan layanan ini, Anda dapat memperoleh informasi jadwal dokter spesialis dan akses ke fasilitas dan teknologi medis terkini berstandar pelayanan internasional yang diakui secara global. Mari, ambil langkah perjalanan kesembuhan Anda di Siloam International Hospitals.

 

 

second opinion dokter spesialis

Sumber

Mas-Peiro S, Fichtlscherer S, Walther C, Vasa-Nicotera M. Current Issues in Transcatheter Aortic Valve Replacement. Diakses pada 2026 | Mairesse GH, De Sutter J, Lancellotti P, De Pauw M, Claeys MJ. Summary of 2021 ESC Guidelines on Cardiac Pacing and Cardiac Resynchronisation Therapy, on Cardiovascular Disease Prevention, on the Management of Valvular Heart Disease and of Heart Failure. Diakses pada 2026 | National Center for Biotechnology Information (NCBI). Current Issues in Transcatheter Aortic Valve Replacement. Diakses pada 2026 | Taylor & Francis Online. Summary of 2021 ESC Guidelines on Cardiac Pacing and Cardiac Resynchronisation Therapy, on Cardiovascular Disease Prevention, on the Management of Valvular Heart Disease and of Heart Failure. Diakses pada 2026 | Johns Hopkins Medicine. Heart Valve Repair or Replacement Surgery. Diakses pada 2026 | American Heart Association (AHA). Options for Heart Valve Replacement. Diakses pada 2026 |

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail