Kenali Prosedur TAVI untuk Atasi Penyempitan Katup Aorta
Kesehatan Tubuh

Kenali Prosedur TAVI untuk Atasi Penyempitan Katup Aorta

26 Mei 2026 5 menit waktu baca
mengenal transcatheter aortic valve implantation

Transcatheter aortic valve implantation atau TAVI adalah tindakan medis yang bertujuan memperbaiki aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh tanpa operasi katup jantung terbuka. Prosedur TAVI umumnya dilakukan ketika katup aorta menyempit sehingga aliran darah menjadi terhambat, kondisi yang dikenal sebagai stenosis katup aorta. Untuk memahami lebih jauh tujuan, prosedur, hingga risiko TAVI, simak penjelasan lengkapnya.

 

Apa Itu TAVI (Transcatheter Aortic Valve Implantation)?

 

Transcatheter aortic valve implantation (TAVI) adalah prosedur medis yang digunakan untuk meningkatkan aliran darah di jantung. Prosedur TAVI bertujuan untuk menggantikan katup aorta yang menyempit dan tidak bisa terbuka sepenuhnya dengan katup baru.

 

TAVI bersifat minimal invasif karena prosedur ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil untuk memasukkan kateter. Kateter tersebut akan dimasukkan lewat pembuluh darah, biasanya melalui arteri di pangkal paha, tanpa perlu membuka dada secara menyeluruh seperti pada operasi jantung terbuka.

 

Prosedur ini dapat menjadi alternatif bagi pasien lanjut usia atau mereka yang memiliki risiko tinggi untuk menjalani operasi konvensional. Selain itu, karena bersifat lebih minimal invasif, masa pemulihan setelah TAVI biasanya lebih cepat dibandingkan dengan operasi jantung terbuka.

 

TAVI dikenal juga dengan sebutan transcatheter aortic valve replacement (TAVR). Secara umum, prosedur ini dapat membantu mengatasi keluhan akibat stenosis katup aorta, seperti nyeri dada dan sesak napas.

 

Tujuan TAVI

 

Transcatheter aortic valve implantation (TAVI) adalah pengobatan utama untuk stenosis katup aorta. Pada kondisi ini, katup aorta akan mengalami penyempitan dan menjadi kaku. Hal ini dapat mengakibatkan katup tidak bisa terbuka sepenuhnya dan membuat aliran darah ke seluruh tubuh menjadi terganggu atau berkurang.

 

Selain itu, stenosis katup aorta juga bisa membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh melalui katup yang telah menyempit. Seiring berjalannya waktu, jantung akan mengalami pembengkakan akibat beban kerja yang semakin memberat.

 

TAVI merupakan alternatif penanganan untuk pasien yang tidak bisa menjalani operasi penggantian katup jantung terbuka karena alasan tertentu. Dokter biasanya merekomendasikan TAVI jika pasien mengalami:

 

  • Stenosis aorta berat yang menyebabkan gejala seperti nyeri dada, sesak napas, kelelahan, pusing, dan bahkan pingsan.

  • Pasien dengan kondisi kesehatan tertentu sehingga dapat menyebabkan tindakan operasi penggantian katup jantung terbuka berisiko tinggi. Kondisi tersebut seperti usia lanjut dan adanya penyakit komorbid (penyakit paru-paru kronis, gangguan fungsi ginjal, dan lain-lain).

  • Pasien dengan riwayat operasi jantung sebelumnya, termasuk penggantian katup aorta secara terbuka. TAVI dapat dipertimbangkan ketika katup prostetik yang sebelumnya menunjukkan tanda-tanda kegagalan atau penurunan fungsi (valve-in-valve TAVI).

 

Dokter akan memastikan apakah TAVI menjadi prosedur yang tepat bagi pasien dengan melakukan beberapa pemeriksaan terlebih dahulu. Pemeriksaan tersebut meliputi:

 

  • Pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

  • Pemeriksaan darah.

  • Tes pernapasan.

  • X-ray dada.

  • Elektrokardiogram.

  • Ekokardiogram.

  • CT scan.

  • Angiografi koroner.

  • Trans-oesophageal echocardiogram (TOE).

 

Prosedur TAVI

 

Proses pelaksanaan TAVI merupakan tindakan medis yang dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari persiapan awal hingga perawatan setelah prosedur selesai. Berikut ini beberapa tahapan pelaksanaan TAVI yang perlu dipahami:

 

Persiapan

 

Dokter akan memberi tahu pasien mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Pasien biasanya tidak diperbolehkan makan atau minum sementara waktu (sesuai anjuran dokter) sebelum prosedur. Dokter juga akan bertanya mengenai obat-obatan yang dikonsumsi pasien. Selama prosedur, pasien tidak diperbolehkan memakai perhiasan, kontak lensa, cat kuku, dan kacamata.

 

Sebelum Prosedur

 

Pasien akan menerima obat penenang melalui infus agar lebih tenang selama proses berlangsung. Obat-obatan lain, seperti obat untuk mencegah pembekuan darah dan antibiotik profilaksis, dapat diberikan melalui infus sebelum prosedur berlangsung. Tim medis juga akan melakukan persiapan, seperti mencukur area yang akan digunakan untuk memasukkan kateter. 

 

Prosedur

 

Selama prosedur dilakukan, dokter akan melakukan penggantian katup aorta yang rusak dengan katup jaringan baru. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan katup baru ke dalam katup aorta yang telah rusak menggunakan kateter. Kateter dimasukkan melalui pembuluh darah di area selangkangan, paha, perut, leher, atau dada dan diarahkan ke katup aorta di jantung dengan bantuan alat pencitraan, seperti sinar-X.  

 

Katup baru akan dimasukkan melalui kateter dan dipasang pada posisinya menggunakan balon yang mengembang. Setelah katup baru terpasang dengan baik, kateter akan dilepas. Dokter akan melihat apakah terjadi kebocoran atau komplikasi lainnya, seperti masalah pada sinyal listrik jantung. Selama prosedur ini, tim medis akan mengawasi tekanan darah, detak dan irama jantung, serta pernapasan pasien.

 

Setelah Prosedur

 

Setelah prosedur dilakukan, pasien mungkin perlu menginap di unit perawatan intensif (ICU) agar bisa diawasi dengan ketat oleh tim medis. Lama rawat inap di rumah sakit bervariasi tergantung pada kondisi kesehatan pasien dan perkembangan setelah prosedur. 

 

Beberapa pasien dapat pulang keesokan harinya, sementara yang lain mungkin memerlukan perawatan lebih lama. Dokter biasanya akan memberikan obat pengencer darah (antikoagulan) dan antibiotik setelah prosedur ini.

 

Risiko Efek Samping TAVI

 

TAVI adalah prosedur yang aman. Namun, seperti halnya prosedur medis lain, TAVI bisa saja menimbulkan beberapa risiko efek samping, seperti:

 

  • Irama jantung yang tidak teratur.

  • Perdarahan.

  • Infeksi pada area di mana selang kateter dimasukkan di dalam tubuh.

  • Pembekuan darah dan stroke.

 

Adapun risiko efek samping yang lebih jarang terjadi setelah prosedur TAVI adalah sebagai berikut:

 

  • Serangan jantung selama prosedur berlangsung.

  • Gangguan fungsi ginjal selama beberapa hari pertama.

  • Endokarditis (infeksi pada lapisan dalam bilik dan katup jantung).

  • Kematian (risiko kematian ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan membiarkan stenosis katup aorta yang parah tidak diobati).

 

Perlu dipahami bahwa informasi mengenai TAVI dalam artikel ini disampaikan sebagai bahan edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis resmi maupun saran perawatan dari tenaga medis profesional. Tindakan medis ini dilakukan berdasarkan indikasi dan kebutuhan klinis pasien. 

 

Proses, metode, dan opsi pengobatan di setiap rumah sakit pun dapat berbeda, tergantung pada kondisi medis pasien serta fasilitas yang dimiliki. Oleh karena itu, saat memilih rumah sakit jantung terbaik, pastikan Anda mempertimbangkan rekomendasi terpercaya dan layanan kesehatan unggulan sebagai bagian penting dalam menentukan pilihan pengobatan maupun mendapatkan second opinion.

 

Dengan adanya teknologi medis canggih dan tim dokter berpengalaman, Anda bisa memperoleh tinjauan medis yang lengkap di Indonesia, tanpa harus ke luar negeri. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai TAVI, kunjungi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai kondisi yang dialami dan pilihan tindakan medis yang tepat.

 

Untuk mendapatkan layanan kesehatan berstandar internasional dengan lebih mudah dan nyaman, gunakan layanan Siloam Medical Concierge yang siap membantu Anda memperoleh informasi mengenai jadwal dokter, pemeriksaan medis, dan fasilitas rumah sakit yang dibutuhkan. Mari, ambil langkah perjalanan kesembuhan Anda bersama kami di Indonesia.

 

 

second opinion penanganan komprehensif

Sumber

American Heart Association. What is TAVR? (TAVI). Diakses pada 2024 | British Heart Foundation. TAVI (Transcatheter aortic valve implantation). Diakses pada 2024 | Mayo Clinic. Transcatheter aortic valve replacement (TAVR). Diakses pada 2024 | The Texas Heart Institute Journal. Valve-in-Valve-in-Valve Transcatheter Aortic Valve Implantation to Treat a Degenerated Surgical Bioprosthesis in a Subaortic Position. Diakses pada 2024 | American Heart Association. What is TAVR? Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-sidhi-laksono-purwowiyoto-spjp-k

Online & Kunjungi Rumah Sakit

DR. dr. Sidhi Laksono, SpJP, Subsp.KI(K), FIHA, MARS, MH, CPHM, FISQUA

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Heart Hospital

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail