Akibat Dehidrasi Pada Ginjal yang Perlu Diwaspadai
Kesehatan Tubuh

Akibat Dehidrasi Pada Ginjal yang Perlu Diwaspadai

02 Juni 2025 5 menit waktu baca
Kesehatan Ginjal

Cuaca panas ekstrem yang terjadi membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan. Cairan tubuh yang hilang bila tidak segera digantikan, dapat menyebabkan sel, jaringan, dan organ dalam tubuh sulit bekerja dengan optimal. Termasuk pada organ ginjal.

 

Problematika justru terjadi ketika saat ini banyak orang tergiur mengatasi dehidrasinya dengan produk minuman berasa, berbau, dan berwarna, yang menawarkan kesegaran instan. Padahal, jenis minuman tersebut bukanlah pengganti cairan tubuh yang baik.

 

Lantas, apa saja yang harus diperhatikan agar tubuh terhidrasi dengan baik sehingga kerusakan ginjal dapat dihindari? Simak ulasan berikut ini.

 

Akibat Dehidrasi pada Ginjal

 

Fungsi ginjal adalah sebagai filter alami dalam tubuh yang membantu menyaring limbah dan menjaga keseimbangan cairan serta elektrolit. Namun, ketika tubuh mengalami dehidrasi, ginjal tidak dapat berfungsi dengan optimal dan mengalami tekanan yang berlebihan. Efek dehidrasi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan ginjal yang serius.

 

Menurut dokter spesialis urologi Siloam Hospitals Ambon, dr. Stefanus Cahyo Ariwicaksono, SpU, gangguan kesehatan ginjal dapat dibedakan berdasarkan penyebab atau lokasi kerusakannya. Yakni, pre-renal, renal, dan post-renal. Dalam hal ini, dehidrasi diklasifikasikan ke dalam pre-renal, di mana gangguan terdapat pada sirkulasi darah menuju ginjal yang menyebabkan gangguan sebelum darah mencapai ginjal.

 

Gangguan sirkulasi inilah yang dapat menyebabkan penumpukan limbah dan zat beracun dalam darah sehingga dapat merusak ginjal dan apabila kondisi ini terus berlanjut, dapat menyebabkan kerusakan permanen. Penyakit yang wajib diwaspadai di antaranya batu ginjal dan gagal ginjal akut.

 

Gejala Dehidrasi pada Tubuh

 

Penting untuk menghindari bahaya dehidrasi dan memastikan bahwa tubuh memiliki cukup cairan demi menjaga kesehatan ginjal dan fungsi tubuh lainnya. Dokter Cahyo menjelaskan, terdapat beberapa alarm sign yang wajib diperhatikan agar dehidrasi tidak memperberat kinerja ginjal.

 

1. Perubahan Jumlah dan Warna Urine

 

Indikator terpenting yang menandakan seseorang sudah dehidrasi adalah perubahan jumlah dan warna urine yang dikeluarkan. Setiap jamnya, orang dewasa akan mengeluarkan urine sebanyak 0,5-1cc per Kg berat badan. Serta, warna urine yang sehat adalah berwarna kuning pucat. Warna urine yang gelap dan pekat, menandakan kondisi dehidrasi.

 

2. Mendapat Rangsangan Haus

 

Jangan menunggu sampai merasa haus untuk minum. Minumlah air secara teratur sepanjang hari. Minum setidaknya 8 gelas air sehari (2000 ml) dan lebih banyak lagi jika Anda berolahraga atau berada di lingkungan yang panas dan kering.

 

3. Mulut dan Kulit Terasa Kering

 

Jika Anda mengalami gejala mulut dan kulit kering, pusing, atau kelelahan yang tidak biasa, segeralah minum air atau minuman elektrolit dan cari bantuan medis jika gejala tersebut tidak membaik.

 

Menjaga Ginjal untuk Kualitas Hidup Jangka Panjang

 

Secara angka, dehidrasi memang berperan kecil sebagai penyebab kerusakan ginjal. Namun, kondisi ini akan menjadi serius apabila dehidrasi tidak segera diatasi dengan pola hidup yang tepat. Karena itu, diperlukan perubahan pola hidup yang baik agar dapat menjaga fungsi ginjal dalam jangka panjang, di antaranya adalah:

 

1. Perbaiki Mindset Pola Hidup

 

Memperbaiki mindset akan pola hidup seperti memisahkan antara kebutuhan dan keinginan merupakan sebuah langkah penting yang perlu disadari. Pasalnya, mengganti air putih dengan berbagai minuman alternatif menjadi hal yang umum bagi individu masa kini.

 

Tren minuman dengan berbagai rasa dan harga terjangkau, boleh diikuti namun jangan dijadikan sebagai kebutuhan primer. Fomo yang diikuti terus-menerus dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti hipertensi dan diabetes dan berujung pada penyakit gagal ginjal akut. Sebaiknya, batasi juga makanan penyebab sakit ginjal yang banyak dijumpai di pasaran.

 

2. Minum Air Putih/Mineral dengan Kualitas yang Baik

 

Kualitas air putih yang baik harus memenuhi standar kesehatan dalam skala nasional. Secara kasat mata, air mineral dalam kemasan dan air rebusan akan terlihat sama. Namun, ketika dikaji lebih dalam, sumber dan kandungan dari kedua jenis air tersebut dapat berbeda.

 

Air mineral dalam kemasan mengandung berbagai mineral seperti kalsium, magnesium, selenium, seng, natrium, kalium yang diperlukan tubuh. Sementara itu, air kran yang direbus diketahui hanya dapat mematikan bakteri namun masih meninggalkan ion, kontaminan, dan sedimen yang tersisa dalam air rebusan.

 

3. Lakukan Pemeriksaan Fungsi Ginjal

 

Ginjal berfungsi untuk mengeluarkan limbah dan mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Dengan melakukan pemeriksaan fungsi ginjal secara teratur, dokter dapat memastikan bahwa ginjal Anda berfungsi dengan baik sehingga dapat mencegah terjadinya masalah seperti dehidrasi atau elektrolit yang tidak seimbang.

 

Skrining fungsi ginjal memiliki banyak manfaat dan perlu dilakukan berkala untuk memastikan ginjal bekerja optimal. Siloam Hospitals menyediakan pilihan paket skrining ginjal yang bisa Anda pesan dengan mudah.

 

Mengenal Dokter Cahyo, Spesialis Urologi Pertama di Maluku

 

dr. Stefanus Cahyo Ariwicaksono, SpU, saat ini merupakan satu-satunya dokter urologi di Maluku yang mampu menangani permasalahan urologi dengan tindakan minimal invasif.

 

Sejak berpraktik tahun 2021 sampai saat ini, ia menyadari bahwa tingkat kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri masih terbilang rendah. Hal ini disampaikan mengingat sebagian besar pasien menunda pemeriksaan karena kesulitan menempuh perjalanan jauh. Sehingga, tak jarang penyakit yang terdiagnosis sudah parah.

 

Dokter spesialis lulusan Universitas Indonesia Jakarta ini aktif dalam Ikatan Ahli Urologi Indonesia dan berbagai organisasi, hingga saat ini pun beliau aktif mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura.

 

Pada berbagai kasus urologi yang ia tangani, penyakit batu, baik di ginjal, ureter, maupun kandung kemih masih mendominasi permasalahan urologi. Salah satu penyebab yang melatarbelakanginya adalah dehidrasi dan konsumsi air rebus yang mengandung endapan.

 

Beliau berharap, masyarakat Maluku bisa mendapat perhatian lebih seperti tindakan promotif dan edukatif mengenai konsumsi air mineral yang baik agar permasalahan batu dapat diminimalisir.

 

Demikian penjelasan mengenai akibat dehidrasi pada ginjal yang harus diwaspadai. Anda dapat mengunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan perawatan terbaik. Atau gunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait.

 

Download juga aplikasi MySiloam untuk dapat mengakses semua fitur kesehatan yang Anda butuhkan dengan mudah dan cepat. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

My Siloam App (1)

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail