Kesehatan Tubuh
Mengenal Struktur Ginjal dan Fungsinya dalam Tubuh Manusia

Table of Contents
Fungsi ginjal secara umum adalah menyaring limbah dan racun dalam darah yang nantinya dibuang melalui urine. Ginjal atau renal terdiri dari beberapa bagian yang memiliki perannya masing-masing. Apabila salah satu bagian tersebut mengalami gangguan, maka ginjal berisiko tidak dapat menjalankan fungsinya dengan optimal. Mari kenali lebih jauh struktur ginjal dan fungsinya melalui artikel berikut.
Struktur Ginjal dan Fungsinya
Ginjal adalah sepasang organ yang terdiri dari ginjal kanan dan kiri. Ginjal kiri terletak lebih tinggi daripada ginjal kanan karena ginjal kanan tertekan oleh hati. Ginjal juga dilindungi oleh tulang rusuk dan otot punggung. Terdapat beberapa fungsi ginjal di antaranya:
-
Mengaktifkan vitamin D.
-
Mengontrol dan menyaring mineral dalam darah.
-
Menyaring limbah dari makanan, zat beracun, atau obat-obatan tertentu.
-
Mengontrol tekanan darah.
-
Membantu menjaga kesehatan tulang.
Sementara itu, struktur ginjal terbagi menjadi tiga bagian utama. Bagian ginjal terluar adalah korteks, kemudian medula, dan yang terdalam yaitu pelvis. Kemudian, ada juga nefron yang menjadi salah satu bagian penting dari ginjal. Berikut penjelasan mengenai struktur ginjal dan fungsinya bagi tubuh:
1. Korteks Ginjal
Korteks merupakan bagian terluar ginjal yang dikelilingi oleh kapsula renal dan lapisan lemak. Di dalamnya terdapat glomerulus dan tubulus yang saling berbelit. Fungsi korteks ginjal adalah melindungi struktur atau bagian dalam organ ginjal dari kerusakan.
2. Medula Ginjal
Bagian ginjal berikutnya adalah medula. Medula merupakan jaringan ginjal halus yang terdiri dari lengkung Henle serta piramida renal (struktur kecil berisi tubulus dan nefron). Tubulus pada medula ginjal berfungsi untuk membawa cairan yang masuk sekaligus membawa urine keluar dari ginjal.
3. Pelvis Ginjal
Pelvis adalah bagian ginjal yang berbentuk corong dan berada di bagian terdalam ginjal. Fungsi pelvis ginjal adalah menjadi jalan bagi urine menuju kandung kemih. Pada bagian pertama pelvis ginjal terdapat calyces, yaitu suatu ruang yang berfungsi mengumpulkan cairan sebelum menuju ureter dan kandung kemih. Cairan tersebut selanjutnya masuk ke hilum (lubang kecil yang membawa cairan ke ureter dan kandung kemih).
4. Nefron
Nefron adalah bagian ginjal yang terletak di sepanjang korteks hingga medula. Nefron berfungsi untuk mengambil cairan dan nutrisi dalam darah agar tidak ikut terbuang. Nefron juga menyaring dan mengeluarkan racun dan limbah sisa metabolisme dalam darah. Nefron adalah bagian terkecil dari ginjal, tetapi jumlahnya sangat banyak. Perlu diketahui bahwa setiap ginjal manusia mengandung sekitar satu juta nefron. Masing-masing nefron memiliki struktur internal yang meliputi:
A. Korpus Renalis (Badan Malpighi)
Di dalam korpus renalis terdapat glomerulus yang berfungsi menyaring kembali protein yang dapat digunakan oleh tubuh. Kemudian, cairan dan darah yang terbebas dari protein akan dibawa menuju kapsul bowman, yaitu tempat penyaringan darah untuk membentuk urine.
B. Tubulus Renalis
Tubulus renalis merupakan serangkaian tabung yang mengelilingi kapsul bowman menuju tubulus kolektivus (tabung pengumpul). Fungsi bagian ginjal ini adalah menyerap kembali air, glukosa, dan elektrolit, seperti kalium, natrium, dan klorida dalam darah.
Tips Menjaga Kesehatan Struktur Ginjal dan Fungsinya
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya tentang bagian-bagian ginjal dan fungsinya, ginjal memiliki peran yang penting bagi tubuh. Apabila fungsi ginjal terganggu, maka limbah, racun, dan cairan berlebihan akan menumpuk di dalam tubuh. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko sejumlah masalah kesehatan, seperti diabetes, hipertensi, infeksi ginjal, batu ginjal, sindrom nefrotik, dan gagal ginjal kronis.
Agar kesehatan ginjal tetap terjaga, beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
-
Memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi kurang lebih dua liter air per hari.
-
Berolahraga secara rutin.
-
Memperbanyak asupan buah, sayur, dan biji-bijian.
-
Istirahat yang cukup.
-
Membatasi asupan gula dan garam.
-
Menghindari minuman beralkohol dan bersoda.
-
Menghindari penggunaan obat-obatan tanpa anjuran dokter.
Penting untuk diketahui bahwa informasi di atas bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat digunakan sebagai pengganti saran medis dari dokter. Apabila Anda mengalami keluhan yang merujuk pada gangguan ginjal, seperti perubahan frekuensi buang air kecil disertai perubahan warna urine, segera kunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Ginjal dan Hipertensi di Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh diagnosis yang akurat.
Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan tindakan medis yang dijalani oleh pasien akan disesuaikan dengan ketersediaan fasilitas kesehatan sehingga bisa saja berbeda di setiap rumah sakit. Tenaga medis profesional akan memastikan seluruh tahapan pemeriksaan dan pengobatan telah disesuaikan dengan kondisi medis pasien.
Siloam Hospitals juga menyediakan paket Skrining Kesehatan Ginjal yang bisa Anda pesan secara praktis melalui aplikasi MySiloam. Anda dapat melakukan transaksi di aplikasi MySiloam dari mana saja, kemudian datang ke rumah sakit sesuai tanggal janji temu yang sudah dijadwalkan.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Paket Post Transplantasi Ginjal 1 - Homecare
Pasca Operasi Homecare
3 Service/Item
Rp2.150.000
Paket Post Transplantasi Ginjal 2 - Homecare
Pasca Operasi Homecare
6 Service/Item
Rp4.300.000
TERPOPULER
Paket Post Transplantasi Ginjal 4 - Homecare
Pasca Operasi Homecare
4 Service/Item
Rp8.200.000
TERPOPULER
Paket Ginjal Sehat
Skrining Ginjal, Skrining Pria & Wanita
7 Service/Item
Rp3.000.000







