Kesehatan Tubuh
Fungsi Nefron pada Ginjal, Bantu Kendalikan Tekanan Darah!

Table of Contents
Nefron adalah unit fungsional terkecil dari ginjal. Fungsi nefron pada ginjal yaitu untuk memfilter darah dan menghasilkan urine. Setiap ginjal memiliki sekitar satu juta nefron yang terdiri dari beberapa struktur dengan fungsi berbeda-beda. Mari simak informasi selengkapnya mengenai nefron hingga cara menjaga kesehatannya berikut ini.
Apa itu Nefron?
Nefron adalah salah satu unit struktural dan fungsional dari ginjal. Nefron merupakan struktur mikroskopis yang terdiri dari badan malphigi ginjal dan tubulus ginjal. Perlu diketahui bahwa, setiap ginjal manusia memiliki 1 juta hingga 1,5 juta nefron di dalamnya. Strukturnya sendiri berbentuk seperti tabung dengan panjang bervariasi, mulai dari 30–55 milimeter.
Nefron adalah bagian ginjal yang fungsi utamanya menyaring darah. Setelah memasuki nefron, darah akan menuju badan malpighi. Struktur badan malphigi ginjal terdiri atas dua struktur, yaitu:
-
Glomerulus: Sekelompok pembuluh kapiler yang menahan protein dalam darah dan mencegahnya masuk ke dalam urine. Glomerulus juga berfungsi untuk menyaring air, elektrolit, dan zat sisa metabolisme dalam darah.
-
Kapsula bowman: Bagian yang mengelilingi glomerulus yang dilewati oleh cairan yang disaring oleh gromerulus yang kemudian akan menuju ke tubulus ginjal untuk diproses lebih lanjut.
Fungsi Nefron pada Ginjal
Nefron terdapat di dalam ginjal, maka bisa dikatakan bahwa nefron adalah bagian dari sistem ekskresi manusia. Beberapa fungsi nefron adalah sebagai berikut:
-
Menyaring darah untuk mengeluarkan limbah beracun di dalamnya, kemudian mengeluarkannya melalui urine.
-
Menyaring dan menyerap kembali molekul air dan zat terlarut yang masih dibutuhkan oleh tubuh.
-
Membantu menyeimbangkan tekanan homeostatik melalui proses penyaringan, reabsorpsi, dan sekresi ion, air, serta zat terlarut lainnya.
-
Mengendalikan tekanan darah dengan bantuan enzim renin.
-
Merangsang produksi sel darah merah di sumsum tulang dengan melepaskan hormon eritropoietin yang dilepaskan dari sel peritubular ginjal.
-
Mengatur konsentrasi fosfat dan kalsium dalam aliran darah melalui konversi kalsidiol menjadi kalsitriol (bentuk aktif vitamin D) dan merangsang pertumbuhan tulang.
Struktur Nefron
Nefron adalah bagian ginjal yang memiliki struktur tersendiri, berikut masing-masing penjelasannya.
1. Glomerulus
Glomerulus adalah pembuluh darah yang membentuk simpul kecil. Dalam proses pembentukan urine, glomerulus berfungsi sebagai alat filter atau penyaring pertama. Adapun beberapa zat yang akan disaring adalah air, garam, asam amino, urea, dan glukosa. Dari penyaringan glomerulus, akan dihasilkan produk berupa urine primer.
2. Arteriol Aferen
Arteriol aferen terletak di dekat badan malpighi yang terhubung ke glomerulus dari arteri renalis. Fungsi arteriol aferen pada nefron adalah mengantarkan darah yang masih kotor ke glomerulus.
3. Arteriol Eferen
Sementara itu, arteriol eferen adalah arteri yang membawa dari glomerulus dan membawanya ke tubulus di nefron untuk diproses.
4. Kapsula Bowman
Kapsula bowman adalah struktur berbentuk seperti kantung atau cangkir yang mengelilingi glomerulus. Kapsula bowman berperan dalam menampung sementara hasil penyaringan glomerulus dan membawanya ke tubulus kontortus proksimal.
5. Tubulus Kontortus Proksimal
Tubulus kontortus proksimal adalah saluran berliku yang berada setelah glomerulus. Fungsi tubulus proksimal pada nefron adalah melakukan penyerapan kembali (reabsorpsi) zat yang diperlukan oleh tubuh, seperti asam amino.
6. Lengkung Henle
Lengkung henle adalah bagian nefron yang membentuk lengkung ke bawah dan berada di antara tubulus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distal. Lengkung henle berfungsi untuk membagi urine yang tertampung di kedua kubus tersebut.
7. Tubulus Kontortus Distal
Fungsi dari tubulus kontortus distal adalah menjalankan proses augmentasi (menambahkan zat yang tidak dibutuhkan tubuh), sehingga urine menjadi lebih pekat dan siap dikeluarkan tubuh melalui uretra.
8. Tubulus Kolektivus
Tubulus kolektivus atau duktus kolektivus adalah saluran yang berfungsi untuk menampung urine dari berbagai nefron, kemudian mengantarkannya ke pelvis.
Tips Menjaga Kesehatan Nefron Ginjal
Menjaga kesehatan nefron sama halnya dengan menjaga fungsi ginjal. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan fungsi bagian-bagian ginjal adalah:
-
Menghindari konsumsi garam berlebihan karena dapat mengganggu keseimbangan mineral dalam darah.
-
Olahraga secara rutin untuk mengendalikan tekanan darah.
-
Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan mengonsumsi air putih minimal 2 liter per hari.
-
Mengonsumsi obat-obatan sesuai anjuran dokter.
Itulah informasi seputar fungsi nefron pada ginjal yang penting untuk diketahui. Namun, perlu dipahami bahwa seluruh informasi yang tertulis di atas bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan saran dari tenaga medis profesional. Oleh karena itu, apabila Anda memiliki keluhan terkait fungsi ginjal atau menyadari adanya hal tak biasa pada urine, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat.
Siloam Hospitals juga menyediakan Paket Skrining Ginjal yang bisa Anda pesan secara praktis melalui aplikasi MySiloam. Anda dapat melakukan transaksinya di aplikasi MySiloam dari mana saja, lalu tinggal datang ke rumah sakit sesuai tanggal janji temu yang sudah dijadwalkan.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini








