Mengenal Coping Mechanism, Cara untuk Atasi Stres & Cemas
Kesehatan Mental

Mengenal Coping Mechanism, Cara untuk Atasi Stres & Cemas

21 Oktober 2025 4 menit waktu baca
Coping mechanism adalah

Mekanisme koping atau coping mechanism adalah strategi yang dilakukan seseorang ketika sedang menghadapi perasaan yang membuatnya tidak nyaman, seperti stres dan cemas. Setiap orang pasti memiliki coping mechanism yang berbeda-beda.

 

Meski coping mechanism bertujuan untuk mengurangi dampak buruk akibat stres, sayangnya banyak orang menggunakan cara-cara yang kurang sehat sebagai bentuk mekanisme koping mereka.

 

Lantas, bagaimana cara mempraktikkan coping mechanism yang sehat? Mari simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.

 

Apa itu Coping Mechanism?

 

Mekanisme koping atau coping mechanism adalah cara atau taktik seseorang dalam menghadapi situasi yang membuatnya merasa stres atau tertekan. Disadari atau tidak, setiap orang pasti memiliki coping mechanism yang muncul ketika terjadi peristiwa yang membuatnya merasa stres.

 

Tujuan mekanisme koping adalah membantu seseorang mengatur emosi yang muncul akibat stres, misalnya rasa kesepian, marah, sedih, cemas, hingga depresi. Dengan melakukan coping mechanism, perasaan tidak nyaman tersebut diharapkan bisa segera mereda,  keseimbangan emosional dapat tetap terjaga, serta membantu seseorang untuk belajar beradaptasi dengan setiap perubahan yang terjadi dalam hidup.

 

Jenis-Jenis Coping Mechanism

 

Coping mechanism tidak selalu dilakukan untuk hal-hal yang positif. Nyatanya, sebagian orang melakukan mekanisme koping dalam konteks yang negatif. Berikut adalah masing-masing penjelasan tentang coping mechanism yang sehat dan tidak sehat.

 

Coping Mechanism yang Sehat

 

Coping mechanism yang sehat adalah upaya seseorang untuk menenangkan hati dan pikirannya sementara waktu dengan melakukan kegiatan yang positif. Beberapa contoh coping mechanism yang sehat adalah sebagai berikut:

 

  • Melakukan olahraga, seperti yoga, bersepeda, dan mendaki.

  • Merawat diri, misalnya dengan melakukan perawatan wajah (facial) atau menata gaya rambut.

  • Membersihkan rumah.

  • Berkebun.

  • Memasak makanan yang disukai.

  • Journaling.

  • Bermain dengan hewan peliharaan.

  • Melakukan hobi, misalnya melukis, menjahit, dan lain-lain.

 

Coping Mechanism yang Tidak Sehat

 

Sementara itu, coping mechanism yang tidak sehat justru dapat menyebabkan masalah yang lebih besar, yang dapat memengaruhi kesehatan fisik dan emosional..

 

Adapun beberapa contoh coping mechanism yang tidak sehat adalah sebagai berikut:

 

  • Makan secara berlebihan (stress eating).

  • Melukai diri sendiri (self-harm).

  • Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

  • Mengonsumsi obat-obatan terlarang atau penyalahgunaan NAPZA.

  • Terlalu banyak tidur.

  • Menutup diri dari orang lain.

  • Belanja secara impulsif (impulsive buying).

 

Strategi Coping Mechanism

 

Strategi coping mechanism terbagi menjadi dua dengan fokus yang berbeda, yaitu fokus pada masalah dan fokus pada emosi. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

Emotion Focused Coping Mechanism

 

Emotion focused coping mechanism adalah strategi yang dilakukan untuk mengendalikan perasaan, namun tidak berfokus untuk mengubah situasinya. Misalnya, saat mengalami masalah di tempat kerja, orang dengan strategi ini akan mengatasinya dengan cara merenung, bercerita ke orang lain, atau berdoa.

 

Meski memberikan ketenangan untuk sementara waktu, namun strategi ini sebenarnya dinilai kurang efektif karena tidak berfokus dalam menyelesaikan masalah sehingga akhirnya masalah menjadi berlarut-larut. Namun, setidaknya strategi ini masih bisa membantu meredakan rasa marah dan frustasi.

 

Problem Focused Coping Mechanism

 

Problem focused coping mechanism adalah strategi yang bertujuan untuk menghadapi dan mengatasi masalah dari akarnya. Upaya ini berfokus pada cara menyelesaikan permasalahan tersebut, sehingga tidak ada lagi perasaan yang terganggu dan bisa memicu stres.

 

Misalnya, saat mengalami pertengkaran dalam hubungan asmara maupun pertemanan, cobalah bicarakan masalahnya secara baik-baik dan bersama-sama mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut tanpa harus menunda atau menghindarinya. Dengan begitu, akar masalah dari pertengkaran tersebut bisa langsung segera diperbaiki.

 

Pentingnya Memiliki Strategi Coping Mechanism yang Sehat

 

Ada berbagai hal yang bisa menyebabkan seseorang mengalami stres, mulai dari pekerjaan, hubungan, kehilangan orang terdekat, dan sebagainya. Beberapa hal tersebut tentu akan membawa perubahan suasana hati yang memicu rasa cemas, stres, bahkan depresi.

 

Peristiwa-peristiwa tersebut menuntut seseorang untuk bisa menyesuaikan diri atau beradaptasi agar tidak tenggelam dalam tekanan. Hal ini dikarenakan kegagalan dalam beradaptasi serta suasana hati yang negatif secara terus menerus dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

 

Beberapa dampak buruk yang bisa terjadi jika seseorang mengalami stres berlarut-larut tanpa adanya coping mechanism adalah sebagai berikut:

 

  • Nafsu makan berubah.

  • Badan pegal-pegal.

  • Insomnia.

  • Sakit kepala.

  • Sakit perut.

  • Tekanan darah meningkat.

  • Kehilangan minat dan semangat dalam melakukan hal-hal yang disukai.

 

Tips Melatih Coping Mechanism

 

Beberapa tips yang dapat diterapkan untuk melatih coping mechanism adalah sebagai berikut:

 

  • Belajar menerima kelebihan dan kekurangan diri sendiri serta orang lain.

  • Menanamkan pikiran yang positif, misalnya dengan melakukan positive self-talk.

  • Berusaha berpikir jernih dalam menghadapi berbagai masalah.

  • Belajar dari pengalaman, dengan menjadikan kesalahan atau kegagalan yang pernah dilakukan sebagai bahan evaluasi diri untuk menjadi lebih baik lagi di kemudian hari.

  • Menjalin hubungan yang baik dengan orang lain.

  • Mencari bantuan dari orang lain untuk memecahkan masalah tertentu.

  • Melakukan konseling dengan psikolog atau psikiater.

  • Berani dalam memutuskan hubungan dengan seseorang atau sesuatu yang dianggap toksik dan dapat memicu stres.

 

Itulah beberapa penjelasan mengenai coping mechanism yang penting untuk Anda ketahui. Setiap orang pasti pernah mengalami peristiwa yang membuatnya merasa tidak nyaman dan kemungkinan berujung stres. Karenanya, penting untuk memiliki coping mechanism yang tepat agar stres tidak berkepanjangan.

 

Namun, jika sudah melakukan berbagai upaya tetapi rasa cemas atau stres tak kunjung membaik, jangan ragu untuk melakukan konseling dengan psikolog atau psikiater di Siloam Hospitals terdekat guna mendapatkan penanganan yang tepat. Anda dapat menggunakan layanan Telekonsultasi untuk melakukan konseling dengan dokter secara virtual dari mana saja dan kapan saja.

 

Dengan layanan telekonsultasi, dokter dapat meresepkan obat-obatan sesuai dengan kondisi pasien. Namun, terdapat beberapa jenis obat, seperti antipsikotik dan antidepresan yang harus diambil langsung oleh pasien atau self pick up.

 

Selain itu, Anda juga bisa mengakses aplikasi MySiloam untuk mendapatkan berbagai fitur kesehatan yang mudah dan cepat. Segera unduh aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

telechat

message

ArticleDetail