Epiglotitis - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
Kesehatan Tubuh

Epiglotitis - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

13 November 2025 4 menit waktu baca
epiglotitis adalah

Table of Contents

Epiglotitis adalah peradangan pada epiglotis, yakni bagian tubuh yang berada di belakang lidah dan terdiri dari tulang rawan dan berbentuk seperti flap. Kondisi ini biasanya dipicu oleh infeksi bakteri atau cedera tenggorokan.

 

Epiglotis sendiri merupakan jaringan berupa katup yang berfungsi menutup batang tenggorokan ketika menelan agar makanan atau cairan tidak masuk ke saluran pernapasan.

 

Epiglotitis adalah kondisi darurat yang memerlukan penanganan dengan segera. Meski kasusnya cukup jarang ditemukan, tak ada salahnya bagi kita untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit epiglotitis melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Epiglotitis?

 

Epiglotitis adalah peradangan dan pembengkakan yang terjadi pada epiglotis, yaitu jaringan yang berfungsi sebagai katup untuk menutup saluran pernapasan (trakea) ketika sedang menelan makanan. Peradangan ini ditandai dengan rasa nyeri saat menelan, nyeri tenggorokan, hingga gangguan pernapasan.

 

Apabila pembengkakan semakin parah, kondisi ini dapat menyebabkan penyumbatan saluran pernapasan secara total. Akibatnya, penderita kondisi ini mengalami kesulitan bahkan tidak bisa bernapas sehingga membahayakan nyawa. Inilah mengapa epiglotitis termasuk dalam kondisi darurat dan harus segera ditangani.

 

Epiglotitis adalah kondisi yang dapat dialami oleh semua kalangan usia maupun jenis kelamin. Meki begitu, penyakit ini umumnya terjadi pada anak-anak berusia di bawah 5 tahun.

 

Penyebab Epiglotitis

 

Penyebab utama epiglotitis adalah infeksi bakteri Haemophilus Influenza tipe B (Hib). Namun, pada beberapa kasus epiglotitis juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus A, B, C dan Streptococcus pneumoniae.

 

Tak hanya bakteri, epiglotitis juga bisa disebabkan oleh jamur atau virus penyebab infeksi pernapasan. Selain itu, beberapa kondisi lain yang dapat memicu terjadinya epiglotitis adalah:

 

  • Cedera pada tenggorokan, misal luka tusuk atau tembak.
  • Menggunakan senyawa kokain.
  • Tidak sengaja menelan benda asing dan tersumbat di area sekitar epiglotis.
  • Menghirup asap kimia.
  • Makanan atau minuman panas yang menyebabkan lidah terbakar.

 

Faktor Risiko Epiglotitis

 

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena epiglotitis adalah sebagai berikut:

 

  • Berjenis kelamin pria. Pasalnya, kasus epiglotitis lebih umum ditemukan pada pria daripada wanita.
  • Memiliki imun yang lemah. Faktor ini juga yang membuat anak-anak lebih rentan terkena epiglotitis, hal tersebut dikarenakan sistem kekebalan tubuh pada anak-anak belum terbentuk dengan sempurna.
  • Belum pernah mendapatkan vaksin. Anak-anak yang melewatkan vaksinasi Hib lebih berisiko terkena epiglotitis.

 

Gejala Epiglotitis

 

Gejala epiglotitis pada anak-anak dan orang dewasa berbeda. Gejala yang biasanya muncul pada anak-anak adalah sebagai berikut:

 

  • Nyeri tenggorokan hebat.
  • Demam dan gelisah.
  • Stridor (suara abnormal yang keras saat bernapas).
  • Meneteskan air liur.
  • Kesulitan atau nyeri saat menelan.
  • Cenderung duduk dengan posisi condong ke depan untuk meredakan gejala.

 

Sementara itu, sejumlah gejala epiglotitis yang umumnya dialami oleh orang dewasa di antaranya:

 

  • Stridor.
  • Nyeri tenggorokan.
  • Kesulitan bernafas atau menelan.
  • Demam tinggi.
  • Meneteskan air liur berlebih.
  • Perubahan suara menjadi lebih serak atau meredam.

 

Diagnosis Epiglotitis

 

Sebelum menegakkan diagnosis, dokter akan melakukan anamnesis terkait gejala dan riwayat kesehatan pasien. Selanjutnya, dokter mungkin menyarankan pasien untuk menjalani pemeriksaan penunjang, seperti:

 

  • Tes darah: untuk melihat tanda-tanda infeksi.
  • Teropong epiglotis menggunakan nasoendoskopi: untuk melihat kondisi peradangan secara lebih jelas.
  • Biopsi: pengambilan jaringan epiglotis untuk mengetahui ada atau tidaknya infeksi bakteri atau perubahan pada jaringan.
  • Tes pencitraan dengan rontgen dada atau leher dengan CT Scan, atau MRI: untuk melihat apakah ada penyebab lain yang mendasari gejala pada pasien.

 

Pengobatan Epiglotitis

 

Epiglotitis adalah kondisi darurat yang memerlukan penanganan medis dengan segera. Saat di rumah sakit, biasanya dokter terlebih dahulu memastikan saluran napas pasien tetap terbuka agar tubuh mendapatkan kadar oksigen yang cukup. Pada kondisi sulit bernapas, dokter akan memberikan bantuan pernapasan melalui intubasi dengan selang napas yang dipasang pada mulut pasien.

 

Apabila pernapasan pasien sudah kembali stabil, dokter akan memberikan beberapa jenis pengobatan, seperti:

 

  • Memberikan cairan infus untuk membantu memenuhi nutrisi pasien yang kesulitan makan karena gejala nyeri saat menelan.
  • Meresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri.
  • Memberikan obat pereda nyeri dan peradangan pada tenggorokan.

 

Pencegahan Epiglotitis

 

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah epiglotitis adalah menghindari penularan bakteri penyebabnya. Selain itu, melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat juga perlu diterapkan, seperti:

 

  • Menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir untuk meminimalkan risiko terinfeksi bakteri.
  • Menghindari berbagi peralatan pribadi dengan orang lain, misalnya menggunakan gelas secara bergantian.
  • Menjaga pola makan sehat.
  • Menghindari asap rokok dan menghentikan kebiasaan merokok.
  • Berolahraga dengan rutin dan istirahat yang cukup.
  • Memberikan vaksin Hib pada anak.

 

Anda bisa mendapatkan vaksinasi Hib untuk anak melalui paket Medical Check Up - Vaksinasi DPT, Polio, HIB Anak dari Siloam Hospitals. Namun, apabila Anda atau anggota keluarga mengalami sejumlah gejala epiglotitis seperti yang telah disebutkan di atas, jangan ragu untuk mengonsultasikan kondisi tersebut dengan dokter Siloam Hospitals terdekat.


Atau, gunakan fitur Telekonsultasi untuk memungkinkan Anda berkonsultasi langsung secara virtual dengan dokter terkait. Fitur tersebut dapat ditemukan dalam aplikasi MySiloam yang bisa diunduh secara gratis. Mari jaga selalu kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 5

Dokter Kami
dr-agustinus-sony-yudianto-sptht-kl

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Agustinus Sony Yudianto, SpTHT-KL

Otorinolaringologi (THTBKL)

Spesialis Telinga-Hidung-Tenggorok-Kepala-Leher


Siloam Hospitals Balikpapan

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ropi-affandi-sptht-kl

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ropi Affandi, SpTHT-KL

Otorinolaringologi (THTBKL)

Spesialis Telinga-Hidung-Tenggorok-Kepala-Leher


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-emanuel-q-sptht-kl

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Emanuel Quadarusman, SpTHT-KL

Otorinolaringologi (THTBKL)

Spesialis Telinga-Hidung-Tenggorok-Kepala-Leher


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail