Mengenal Fungsi Antibiotik, Obat yang Efektif Lawan Bakteri
Kesehatan Tubuh

Mengenal Fungsi Antibiotik, Obat yang Efektif Lawan Bakteri

24 Juni 2025 5 menit waktu baca
Antibiotik adalah

 

Antibiotik adalah jenis obat yang efektif dalam mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Obat ini juga dapat diberikan oleh dokter kepada pasien yang berisiko tinggi mengalami infeksi sebagai bentuk pencegahan. Namun, penggunaan antibiotik tidak bisa sembarangan dan harus mengikuti anjuran dokter. Mengapa begitu? Simak penjelasan yang lebih mendalam melalui ulasan berikut.

 

Apa Itu Antibiotik?

 

Antibiotik adalah jenis obat yang secara khusus digunakan untuk melawan infeksi akibat bakteri pada tubuh manusia maupun hewan. Jenis obat ini ditemukan pertama kali pada tahun 1928 oleh Alexander Fleming dan kehadirannya langsung membawa perubahan besar dalam dunia kesehatan. Kata antibiotik berasal dari bahasa Yunani, yaitu anti (melawan) dan bios (kehidupan), atau dalam hal ini berarti melawan bakteri yang hidup.

 

Selain itu, fungsi antibiotik adalah untuk mencegah infeksi bakteri atau profilaksis. Penggunaan obat antibiotik harus mengikuti anjuran dokter karena penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik tersebut. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk memahami dan mengikuti petunjuk penggunaan antibiotik dengan cermat.

 

Cara Kerja Antibiotik

 

Fungsi antibiotik adalah melawan bakteri. Cara kerja antibiotik adalah dengan menghentikan pertumbuhan dan membunuh bakteri. Seseorang akan membutuhkan antibiotik ketika imunitas tubuhnya tidak kuat lagi untuk menghancurkan bakteri. Ketika bakteri berkembang biak dan menghasilkan masalah kesehatan, pada dasarnya kekebalan tubuh sudah mulai bekerja.

 

Tetapi, ketika komponen sistem imun dalam tubuh sudah tidak lagi kuat dalam menghancurkan bakteri, maka pada saat inilah tubuh memerlukan antibiotik. Antibiotik sendiri terbagi menjadi beberapa jenis dengan cara kerja yang berbeda, mulai dari amoksisilin, sefalosporin, dan lain-lain. Jenis obat ini juga tersedia dalam beberapa bentuk, di antaranya yaitu pil, kapsul, krim, losion, semprotan, tetes, hingga suntikan.

 

Aturan Penggunaan Antibiotik

 

Sebelum dokter memberikan resep antibiotik, ada beberapa peringatan atau kondisi yang penting untuk diketahui, baik oleh pasien maupun dokter. Pemahaman tentang aturan penggunaan antibiotik bertujuan untuk memastikan penggunaan antibiotik yang aman dan efektif. Beberapa hal yang perlu diperhatikan di antaranya yaitu:

 

  • Dokter perlu mengetahui riwayat alergi pasien. Beberapa jenis antibiotik tidak akan diberikan bila pasien memiliki riwayat alergi tertentu.

  • Selain riwayat alergi, pasien juga perlu memberitahu riwayat kesehatan yang dimiliki. Terutama bagi pasien yang menderita penyakit ginjal, lupus, atau liver.

  • Pasien perlu memberitahu dokter apabila sedang mengonsumsi suplemen, obat-obatan, atau produk herbal.

  • Beberapa jenis antibiotik berisiko menurunkan efektivitas vaksin. Oleh karena itu, pasien perlu memberitahukan kepada dokter apabila ada rencana vaksinasi dalam waktu dekat.

  • Dokter perlu tahu apabila pasien sedang hamil, menyusui, atau berencana untuk hamil.

  • Pasien diharapkan segera menemui dokter apabila merasakan gejala yang tidak normal setelah mengonsumsi antibiotik.

 

Mengingat antibiotik adalah jenis obat yang tidak dapat dikonsumsi sembarangan, maka pasien harus mengikuti semua anjuran dari dokter. Lalu, kenapa antibiotik harus dihabiskan? Karena jika tidak, akan berpotensi menyebabkan kekebalan atau resistensi antibiotik sehingga tubuh tidak lagi bisa merespons antibiotik sebagai obat untuk melawan bakteri secara maksimal.

 

Jenis-Jenis Antibiotik

 

Berdasarkan cara kerja dan fungsinya, antibiotik dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut penjelasan selengkapnya.

 

1. Penisilin

 

Penisilin adalah jenis antibiotik yang bekerja dengan mencegah pembentukan dinding sel untuk membunuh bakteri. Jenis antibiotik tersebut dapat diresepkan oleh dokter untuk mengobati infeksi paru-paru, infeksi saluran kemih, dan infeksi kulit.

 

2. Sefalosporin

 

Cara kerja sefalosporin sama seperti penisilin. Jenis antibiotik ini diketahui cukup efektif untuk mengobati meningitis dan septikemia. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, konsumsi obat ini harus mengikuti anjuran atau petunjuk dokter.

 

3. Aminoglikosida

 

Aminoglikosida berfungsi untuk mencegah bakteri berkembang biak dengan menghambat bakteri dalam membuat protein. Jenis antibiotik yang satu ini umumnya hanya digunakan di rumah sakit untuk mengobati penyakit serius, seperti septikemia (infeksi yang menyebar pada darah).

 

4. Makrolida

 

Makrolida juga bekerja dengan cara memodifikasi atau menghambat bakteri dalam pembuatan protein. Jenis antibiotik tersebut banyak digunakan untuk mengobati masalah kesehatan, seperti bronkitis, sinusitis, servisitis, pneumonia, dan faringitis.

 

5. Tetrasiklin

 

Sama halnya dengan aminoglikosida dan makrolida, tetrasiklin juga mencegah bakteri berkembang biak dengan menghalangi bakteri dalam memproduksi protein. Tetrasiklin sering kali digunakan untuk mengobati infeksi, seperti jerawat dan rosacea (kemerahan dan bintil-bintil pada wajah).

 

6. Fluoroquinolone

 

Fluoroquinolone adalah jenis antibiotik yang termasuk dalam obat spektrum luas yang bekerja membunuh bakteri dengan mencegahnya membentuk DNA. Antibiotik ini umumnya digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih dan infeksi saluran pernapasan.

 

7. Sulfonamida

 

Antibiotik golongan sulfonamida bekerja dengan menghambat enzim yang dibutuhkan bakteri untuk pembentukan asam folat. Sulfonamida digunakan untuk mengobati berbagai kondisi akibat infeksi bakteri, seperti bronkitis, pneumonia, infeksi mata atau telinga, dan meningitis bakterial.

 

Risiko Efek Samping Antibiotik

 

Antibiotik adalah pengobatan yang harus diberikan dan digunakan berdasarkan anjuran atau resep dari dokter. Manfaat antibiotik memang cukup efektif bagi pasien atau seseorang yang mengalami infeksi bakteri, namun ada sejumlah risiko efek samping yang perlu diperhatikan. Berikut beberapa risiko efek samping yang bisa timbul setelah menggunakan antibiotik:

 

 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, penggunaan antibiotik harus dilanjutkan sampai habis meskipun kondisi tubuh sudah membaik atau bahkan sembuh. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya kekebalan atau resistensi antibiotik yang dapat mengakibatkan antibiotik tidak lagi efektif dalam mengatasi infeksi bakteri pada tubuh.

 

Beberapa efek samping yang disebutkan juga perlu menjadi perhatian khusus. Meski begitu, tidak semua orang merasakan efek samping yang sama. Maka dari itu, lakukan pemeriksaan dengan dokter spesialis di Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh diagnosis yang akurat serta anjuran pengobatan yang tepat. Terutama apabila Anda mengalami gejala yang berkaitan dengan infeksi bakteri, seperti demam, nyeri kepala, disertai rasa menggigil yang tak kunjung membaik.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan tindakan medis yang dilakukan di masing-masing rumah sakit mungkin akan berbeda, mengingat hal tersebut perlu disesuaikan dengan fasilitas medis yang tersedia. Tenaga medis profesional akan memastikan seluruh prosedur medis tersebut telah sesuai dengan kondisi pasien.

 

Gunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang mempermudah perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

Dokter Kami
dr-susianah-sarbana

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Susianah Sarbana

Kedokteran Umum

Dokter Umum


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-i-wayan-murtana-putra

Kunjungi Rumah Sakit

dr. I Wayan Murtana Putra

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals Denpasar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-inanto-widjaja

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Inanto Widjaja

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail