Kesehatan Tubuh
Penyakit Infeksi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegah

Table of Contents
Infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh organisme yang berukuran sangat kecil (mikroorganisme), seperti virus, bakteri, jamur, atau parasit. Mikroorganisme ini bisa menularkan penyakit dari satu orang ke orang lainnya melalui berbagai cara penularan, salah satunya yaitu melalui kontak fisik.
Gejala ringan yang muncul dari penyakit infeksi biasanya dapat diatasi dengan pengobatan mandiri di rumah. Namun, beberapa kasus penyakit infeksi dengan gejala berat biasanya membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berbahaya.
Mari simak pembahasan lebih lanjut mengenai penyebab dan cara mencegah penyakit infeksi dalam ulasan berikut ini.
Apa itu Penyakit Infeksi?
Seperti yang telah dijelaskan di atas, infeksi adalah permasalahan kesehatan yang muncul akibat adanya kontaminasi organisme yang sangat kecil, seperti virus, bakteri, jamur, atau parasit. Penyakit ini bisa menular terutama melalui kontak fisik, seperti berjabat tangan.
Selain itu, seseorang juga berpotensi terkena infeksi melalui kontak tidak langsung saat menyentuh benda yang telah terkontaminasi mikroorganisme penyebab infeksi. Hal ini sering kali terjadi karena aktivitas di ruang publik yang melibatkan penggunaan fasilitas umum secara bersama-sama.
Penyakit infeksi sendiri dapat terjadi dan memengaruhi bagian tubuh tertentu saja (bersifat lokal) atau menyebar melalui pembuluh darah dan dapat memengaruhi seluruh bagian tubuh (bersifat sistemik).
Jenis dan Penyebab Infeksi
Infeksi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Setiap jenis penyakit infeksi perlu ditangani dengan cara yang berbeda-beda. Berikut merupakan jenis-jenis penyakit infeksi berdasarkan tipe mikroorganismenya:
1. Infeksi Bakteri
Bakteri adalah mikroorganisme yang dapat hidup tanpa inang dan bisa ditemukan di air, tanah, maupun tubuh manusia. Bakteri dapat dikelompokkan ke dalam beberapa jenis berdasarkan cara hidup, ketebalan dinding sel, dan keunikan-keunikan lainnya.
Secara garis besar, bakteri dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu bakteri yang memerlukan oksigen untuk bertahan hidup (bakteri aerob) dan bakteri yang mati jika terpapar oksigen (bakteri anaerob). Hal inilah yang membuat penanganan penyakit infeksi akibat bakteri bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis bakteri yang menginfeksi.
Adapun beberapa penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri adalah:
-
TBC (tuberkulosis).
-
Sifilis.
-
Klamidia.
-
Keracunan makanan.
-
Tifus (demam tifoid).
-
Tetanus.
-
Meningitis bakteri.
-
Dan lain-lain.
Meski begitu, tidak semua bakteri berbahaya. Bahkan, tubuh manusia memiliki sejumlah bakteri baik, terutama pada usus, untuk membantu kelancaran proses pencernaan makanan dan memelihara kesehatan sistem pencernaan secara keseluruhan.
2. Infeksi Virus
Virus adalah mikroorganisme yang menyerang dan hidup dalam sel sehat inangnya. Berbeda dari bakteri, virus membutuhkan sel inang untuk bertahan hidup. Setelah menemukan sel inang, virus akan mulai berkembang biak di dalam sel, sehingga akhirnya dapat mengakibatkan kematian sel inangnya.
Berikut merupakan beberapa penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus:
-
Meningitis virus.
-
Dengue fever.
-
Hepatitis.
-
Polio.
-
Infeksi HPV (human papillomavirus).
-
Herpes genital.
-
Dan lain-lain.
3. Infeksi Jamur
Jamur merupakan mikroba yang biasanya dapat ditemukan di tempat lembap dan gelap. Infeksi jamur adalah permasalahan kesehatan yang biasanya muncul pada kulit atau bagian luar dari tubuh. Meski demikian, infeksi jamur juga dapat menyebabkan infeksi sistemik yang melibatkan organ-organ dalam tubuh (biasanya terjadi pada orang-orang dengan daya tahan tubuh yang lemah).
Berikut adalah beberapa penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur:
-
Kutu air.
-
Panu dan kurap.
-
Infeksi kriptokokus.
-
Candidiasis.
-
Pneumocystis pneumonia (PCP).
-
Dan lain-lain.
4. Infeksi Parasit
Parasit adalah organisme yang bertahap hidup dengan mengambil nutrisi dari sel inang. Parasit biasanya masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, minuman, gigitan serangga, atau menyentuh air yang terkontaminasi. Berikut adalah contoh penyakit infeksi akibat parasit:
-
Infeksi cacing gelang.
-
Giardiasis.
-
Toksoplasmosis.
-
Dan lain-lain.
Cara Penularan Penyakit Infeksi
Penularan penyakit infeksi dapat melalui kontak fisik, kontak tidak langsung, kontaminasi makanan atau minuman, hingga gigitan serangga. Berikut penjelasannya.
-
Kontak Fisik
Cara penularan paling umum dari infeksi adalah adanya kontak langsung dengan seseorang yang terinfeksi. Tidak hanya antar manusia, penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri juga bisa ditularkan melalui kontak langsung dengan hewan. Beberapa contoh kontak fisik yang dapat menularkan infeksi bakteri adalah sebagai berikut:
-
Bersentuhan.
-
Berjabat tangan.
-
Berhubungan seksual.
-
Cakaran hewan.
-
Proses persalinan dari ibu ke bayi.
-
Terkena droplet (percikan air liur) dari pengidap infeksi saat bersin atau batuk.
-
Kontak Tidak Langsung
Penularan infeksi juga bisa terjadi dari kontak tidak langsung, saat seseorang tidak sadar telah memegang benda yang sudah terkontaminasi oleh kuman patogen. Pasalnya, seseorang yang terinfeksi biasanya meninggalkan bakteri atau virus di permukaan benda yang disentuhnya.
Pada akhirnya, benda tersebut akan terkontaminasi bakteri atau virus. Orang lain yang tidak memiliki infeksi akan berisiko tertular, terutama jika tidak rutin mencuci tangan atau sering menyentuh mata, hidung, dan mulut dalam kondisi tangan kotor.
-
Kontaminasi Makanan atau Minuman
Makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri atau virus juga dapat menjadi media penularan infeksi. Escherichia coli adalah salah satu jenis bakteri yang sering ditularkan melalui makanan atau minuman dan biasanya dijumpai pada daging yang belum dimasak matang sepenuhnya.
-
Gigitan Serangga
Sejumlah serangga, seperti lalat, nyamuk, dan kutu juga bisa menjadi salah satu perantara terjadinya penularan infeksi. Pasalnya, serangga tersebut menjadi media yang membawa mikroorganisme penyebab infeksi dari pengidap dan kemudian menyebarkannya ke orang lain.
Adapun serangga yang paling sering menyebabkan penyakit infeksi adalah nyamuk Aedes aegypti yang menularkan virus penyebab demam berdarah dengue dan nyamuk Anopheles yang membawa parasit penyebab malaria.
Gejala Penyakit Infeksi
Penderita infeksi biasanya menunjukkan gejala umum yang sama, terlepas dari penyebabnya. Gejala-gejala tersebut pun merupakan bentuk upaya atau respons tubuh dalam melawan mikroorganisme penyebab penyakit infeksi. Beberapa gejala yang biasanya dapat ditemukan dari penyakit infeksi adalah sebagai berikut:
-
Demam.
-
Menggigil.
-
Peradangan.
-
Sakit kepala.
-
Kelelahan.
-
Nyeri otot atau sendi.
-
Batuk atau bersin.
-
Pembengkakan kelenjar getah bening.
-
Badan terasa tidak nyaman (malaise).
-
Penurunan nafsu makan.
-
Mual dan muntah.
-
Dan lain-lain.
Pengobatan Penyakit Infeksi
Pengobatan penyakit infeksi akan disesuaikan dengan mikroorganisme yang menjadi penyebab infeksi. Beberapa pilihan pengobatan penyakit infeksi adalah sebagai berikut:
-
Antibiotik: Dokter akan meresepkan obat antibiotik apabila infeksi disebabkan oleh bakteri. Tujuannya adalah untuk menghambat dan membunuh bakteri penyebab infeksi.
-
Antivirus: Pengobatan ini secara khusus bertujuan untuk mengobati infeksi virus dengan menargetkan virus yang menginfeksi tubuh. Namun, pada sejumlah kasus infeksi virus ringan, pengobatan akan lebih berfokus untuk meredakan gejala (pengobatan simptomatik), seperti mengonsumsi paracetamol untuk mengatasi demam.
-
Antijamur: Pengobatan untuk infeksi akibat jamur ini biasanya diberikan dalam bentuk oral, topikal, atau suntikan tergantung pada jenis infeksi jamur yang muncul, tingkat keparahan, dan bagian tubuh yang terinfeksi.
-
Antiparasit: Pengobatan ini akan disesuaikan dengan tipe parasit yang menyerang tubuh, seperti antelmintik untuk cacingan, ektoparasitisida untuk infeksi parasit yang ditularkan melalui kutu, dan antiprotozoa untuk malaria, giardiasis, dan toksoplasmosis.
Cara Mencegah Penyakit Infeksi
Pada dasarnya, cara mencegah penyakit infeksi dapat dilakukan dengan tidak melakukan kontak dengan mikroorganisme penyebabnya. Sayangnya, keberadaan mikroorganisme tersebut tidak kasat mata dan hanya bisa teridentifikasi di bawah mikroskop, sehingga sulit untuk dihindari. Maka dari itu, upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan vaksinasi secara rutin dan menerapkan gaya hidup sehat, seperti:
-
Rajin mencuci tangan dengan sabun antiseptik dan air mengalir.
-
Hindari menyentuh bagian wajah, seperti mata, hidung, dan mulut terutama jika belum mencuci tangan terlebih dahulu.
-
Membatasi kontak langsung dengan orang sakit.
-
Menutup mulut saat batuk dan bersin.
-
Menjaga kebersihan makanan dan minuman.
-
Tidak berbagi peralatan pribadi dengan orang lain, seperti sikat gigi, handuk, peralatan makan dan minum, dan sisir.
-
Menerapkan hubungan seks yang sehat.
-
Melakukan vaksinasi, seperti TBC, difteri, COVID-19, influenza, dan herpes zoster.
Itulah informasi mengenai penyakit infeksi yang penting untuk diketahui, karena sifatnya yang umum dan sering dialami oleh banyak orang. Apabila Anda mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada penyakit infeksi, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Selain itu, Anda juga bisa memesan paket Vaksinasi yang dapat mengurangi risiko terkena penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti dengue fever, influenza, hepatitis, atau rabies.
Unduh juga aplikasi MySiloam untuk melihat informasi jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter, memantau hasil pemeriksaan kesehatan Anda, dan masih banyak lagi. Jadi, mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
CRP / Penanda Infeksi Akut
Darah, Infeksi, Jantung
1 Service/Item
Rp185.400
TERPOPULER
CRP-High Sensitive / Penanda Infeksi Akut
Darah, Infeksi, Jantung
1 Service/Item
Rp341.100
TERPOPULER
Complete Urinalysis (Chem & Sed) / Urine Lengkap
Infeksi, Skrining Ginjal, Urin
1 Service/Item
Rp76.500
TERPOPULER
Routine Test / Urine Rutin (Protein, Glukosa, Sedimen)
Infeksi, Skrining Ginjal, Urin
1 Service/Item
Rp63.000
TERPOPULER
Sputum, Direct Preparat BTA / Tes Dahak (BTA)
Infeksi, Tuberkulosis (TBC)
1 Service/Item
Rp77.400







