Kesehatan Tubuh
Toksoplasmosis - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Table of Contents
Toksoplasmosis adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh infeksi parasit bernama Toxoplasma gondii. Parasit ini dapat bertahan dalam jangka waktu lama pada tubuh manusia ataupun hewan, bahkan seumur hidup. Namun, infeksi toksoplasmosis dapat dikontrol oleh sistem kekebalan tubuh sehingga tidak menimbulkan gejala serius.
Di sisi lain, toksoplasmosis akan menimbulkan masalah kesehatan serius apabila dialami oleh seseorang dengan daya tahan tubuh lemah atau ibu hamil. Ibu hamil yang terinfeksi toksoplasmosis bahkan berisiko menyebabkan cacat janin hingga keguguran.
Ketahui informasi tentang toksoplasmosis selengkapnya melalui ulasan berikut.
Apa itu Toksoplasmosis?
Toksoplasmosis adalah infeksi parasit Toxoplasma gondii di dalam tubuh. Infeksi toksoplasmosis dapat mengganggu berbagai macam organ tubuh, mulai dari kulit, saraf, saluran pencernaan, hingga jantung.
Toksoplasmosis jarang menimbulkan gejala serius, biasanya hanya menyerupai flu. Namun, pengidap toksoplasmosis yang memiliki daya tahan tubuh lemah berisiko mengalami komplikasi yang berbahaya.
Penyebab Toksoplasmosis
Penularan toksoplasmosis umumnya tidak terjadi dari manusia ke manusia. Manusia biasanya terinfeksi toksoplasmosis melalui benda, makanan, atau minuman yang telah terkontaminasi parasit Toxoplasma gondii. Namun, ibu hamil yang terinfeksi toksoplasmosis berisiko tinggi menularkan penyakit tersebut pada janin.
Adapun penjelasan lengkap dari cara penularan toksoplasmosis adalah sebagai berikut:
- Kontak langsung dengan feses kucing yang terdapat parasit Toxoplasma gondii. Kucing menjadi inang definitif dari parasit Toxoplasma gondii sehingga dapat berkembang biak secara sempurna melalui tubuh hewan tersebut.
- Plasenta ibu hamil yang terinfeksi Toxoplasma gondii sehingga berisiko menularkannya pada janin.
- Mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi parasit Toxoplasma gondii. Beberapa makanan yang berisiko tinggi terkontaminasi parasit penyebab toksoplasmosis adalah daging mentah atau belum matang sempurna dan susu yang belum dipasteurisasi.
- Mengonsumsi buah dan sayuran yang tidak dicuci dengan bersih menggunakan air mengalir.
- Transfusi darah atau transplantasi organ dari donor yang telah terinfeksi toksoplasmosis.
Faktor Risiko Toksoplasmosis
Toksoplasmosis dapat dialami oleh siapa saja. Namun, sejumlah faktor yang bisa meningkatkan seseorang terkena infeksi toksoplasmosis adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil yang terinfeksi toksoplasmosis sehingga berisiko menularkannya ke janin.
- Mengidap penyakit HIV/AIDS dan kanker yang membuat daya tahan tubuh lemah.
- Menjalani perawatan kemoterapi.
- Mengonsumsi obat imunosupresan.
Gejala Toksoplasmosis
Toksoplasmosis umumnya tidak menimbulkan gejala serius. Pada beberapa kasus, pengidap toksoplasmosis akan mengeluhkan gejala menyerupai penyakit flu, seperti:
- Nyeri otot.
- Demam.
- Nyeri tenggorokan.
- Kelenjar getah bening membengkak.
Gejala ringan ini dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga beberapa bulan dan akan sembuh dengan sendirinya. Namun, parasit akan tetap berada di dalam tubuh dan dapat kambuh bila terjadi penurunan daya tahan tubuh.
Sementara itu, toksoplasmosis yang terjadi pada seseorang dengan daya tahan tubuh lemah atau ibu hamil biasanya akan menunjukkan gejala yang lebih serius. Berikut penjelasannya.
Toksoplasmosis pada Seseorang dengan Daya Tahan Tubuh Lemah
Toksoplasmosis dapat menyerang beberapa organ vital, seperti paru-paru, otak, dan mata, apabila penderitanya memiliki daya tahan tubuh yang lemah. Gejala yang ditimbulkan apabila toksoplasmosis menyerang paru-paru adalah:
- Masalah pernapasan.
- Demam.
- Batuk.
Toksoplasmosis yang menyerang otak akan menimbulkan beberapa gejala, antara lain:
- Gangguan koordinasi.
- Kejang.
- Lemah otot.
- Tampak bingung.
- Penurunan kesadaran.
Sementara itu, toksoplasmosis yang menyerang mata akan menimbulkan gejala berupa:
- Nyeri pada mata.
- Penglihatan kabur.
- Floaters, bayangan garis tampak mengambang pada penglihatan.
- Kebutaan.
Toksoplasmosis pada Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir
Toksoplasmosis pada ibu hamil berisiko menyebabkan gangguan perkembangan janin, mulai dari cacat janin hingga keguguran. Ibu hamil yang terinfeksi juga dapat menularkan toksoplasmosis pada bayi baru lahir dan menyebabkan terjadinya toksoplasmosis kongenital pada bayi. Beberapa gejala yang timbul jika toksoplasmosis menginfeksi bayi baru lahir di antaranya:
- Muncul ruam pada kulit.
- Gangguan jantung.
- Organ hati atau limpa membengkak.
- Bayi kuning.
- Kejang.
- Gangguan perkembangan, pendengaran, dan penglihatan.
Pengobatan Toksoplasmosis
Toksoplasmosis pada banyak kasus dapat sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan penanganan medis. Akan tetapi, infeksi toksoplasmosis yang terjadi pada seseorang dengan kondisi tertentu, seperti daya tahan tubuh lemah dan ibu hamil, dibutuhkan penanganan medis untuk mengobati toksoplasmosis.
Tindakan medis yang dilakukan dokter untuk mengobati toksoplasmosis adalah meresepkan obat-obatan, seperti pyrimethamine, sulfadiazine, leucovorin, dan azithromycin. Pada ibu hamil, pengobatan toksoplasmosis akan disesuaikan dengan usia kehamilan. Dokter akan memberikan spiramycin apabila usia kehamilan kurang dari 16 minggu. Jika infeksi terjadi di atas 16 minggu, dokter akan mempertimbangkan untuk memberikan kombinasi terapi pyrimethamine, sulfadiazine, dan leucovorin.
Cara Pencegahan Toksoplasmosis
Pencegahan toksoplasmosis pada dasarnya dilakukan dengan menghindari faktor risiko infeksi tersebut. Adapun beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan toksoplasmosis adalah sebagai berikut:
- Menggunakan sarung tangan saat membersihkan kotoran kucing dan berkebun.
- Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah membersihkan kotoran kucing serta sebelum dan sesudah makan.
- Mencuci bersih peralatan masak yang akan digunakan.
- Memastikan daging yang akan dikonsumsi telah matang sempurna.
- Mencuci buah dan sayuran dengan benar sebelum dikonsumsi.
Walaupun jarang menimbulkan gejala, toksoplasmosis bisa menyebabkan masalah kesehatan serius terlebih pada orang dengan imun tubuh yang lemah dan tidak ditangani dengan tepat. Apabila Anda atau keluarga mengeluhkan gejala toksoplasmosis yang telah disebutkan di atas, jangan ragu untuk mengonsultasikannya dengan dokter Siloam Hospitals guna mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Untuk membuat janji temu, Anda bisa menghubungi call center kami di 1-500-181 atau menggunakan fitur yang terdapat pada aplikasi MySiloam. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang juga dan jaga kesehatan Anda serta keluarga #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Hidup Sehat Basic
Penawaran Spesial, Skrining Lite
11 Service/Item
Rp649.000
TERPOPULER
Skrining Hidup Sehat Mini
Skrining Lite
7 Service/Item
Rp449.000
Paket Hidup Sehat 3 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
8 Service/Item
Rp2.199.000
TERPOPULER
Paket Hidup Sehat 1 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
8 Service/Item
Rp1.025.000
Paket Hidup Sehat 2 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
6 Service/Item
Rp875.000
TERPOPULER
Homecare Bugar
4 Service/Item
Rp800.000
TERPOPULER
Homecare Prima
6 Service/Item
Rp1.500.000







